Peojanga Baroe (Periode 1933-1942)

Sejak tahun 1920 kita sudah mengenal majalah yang memuat karangan sastra seperti Sri Poestaka (1919-1941). Panji Poestaka (1919-1992), dan Yong Soematra (1920-1926). Namun, hinggga awal tahun 1930-an, untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan belum juga terlaksana

Tahun 1930 terbit Majalah Timboel (1930-1933) mula-mula dalam bahasa Belanda kemudian pada tahun 1932 terbit juga edisi bahasa Indonesia dengan Sutan Takdir Ali Syahbana sebagai direktur.

Baru pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan Majalah Kesastraan dan Bahasa serta Kebudayaan Umum. Tahun 1935 isue majalah itu berubah menjadi menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum”. Kemudian tahun 1936 terjadi lagi perubahan yaitu berbunyi “Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia.” (materi lengkap lihat di www.geocities.com/daudp65).

Apa yang bisa Anda kemukakan tentang (1) Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir? (2) Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya? (3) Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu? (4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu (5) Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi? (lihat dalam Kumpulan Sajak Tanah Air)

About these ads

106 Tanggapan

  1. Assalamualaikum. . .

    Menurut saya pada periode 1900-1933 awal mula adanya sastra di indonesia.pada periode ini adalah dengan di awalinya adanya politik etis oleh pihak belanda. Politik etis tersebut ada sisi positifnya bagi indonesia. politik etis itu diawali dengan didirikannya sekolah untuk anak-anak bumi putera (pribumi). Dengan adanya sekolah itu munculah sastrawan-sastrawan di indonesia yang sampai sekarang telah banyak membuat buku-buku sastra. Salah satunya ” Semaun ” adalah sastrawan indonesia yang telah berhasil membangkitkan semangat-semangat putra-putri indonesia, dalam bukunya yang berjudul Hikayat Kadirun. Buku Semaun membuat putra-putri indonesia berjuang untuk mendapatkan kemerdekaannya kembali. Mungkin hanya ini yang saya tahu karena saya belum terlalu jauh mengetahuinya
    Terima kasih. . . .

    wassalammu’alaikum wr. wb.
    ___________________________________________________________________

    Wah,… ke mana saja? Periode itu udah lewat kale.

  2. assalamualaikum…..

    menurut saya awal mula nya sejarah indonesia pada periode 1900-1933 di Indonesia yaitu pada periode ini di awali nya dengan politik Etis oleh pihak Belanda.politik tersebut mempunyai sisi positif nya bagi Indonesia yaitu di awali dengan didirikan nya sekolah untuk anak -anak.
    Rakyat Indonesia mempunyai kegemaran membaca dan menulis sehingga tumbuh lah orang yang berbakat dalam hal menulis dan kemudian mereka tuangkan dalam karangan sastra, puisi, cerpen dan roman.
    dengan itu mereka tahu arti kesadaran dan keinginan memerdekakan bangsa Indonesia.
    mungkin hanya ini yang saya ketahui sebelum nya terima kasih.

    ___________________________________________________________________

    Maaf, Anda ini bisa baca gak? Periode 1900-1933 udah lewat kale.

  3. maaf pak nim nya ketinggalan
    A1B107261

  4. Assalamualaikum

    Menurut saya pada periode 1900-1933 awal mula adanya sastra Indonesia
    pada periode itu di awalinya dengan adanya politik etis oleh pihak Belanda,politek etis tersebut tidak hanya memberikan dampak negatif pada bangsa Indonesia namun memberikan dampak positif juga terhadap bangsa Indonesia yaitu dengan didirikannya sekolah untuk anak-anak Bumi Putera(pribumi)
    sekolah pertama yang didirikan oleh Belanda memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan sastra dimasa itu dan merupakan cikal bakal lahirnya tokoh-tokoh sastra Indonesia yang berkembang hingga saat ini.Bangsa Indonesia mempunyai kegemaran membaca dan menulis sehingga tumbuhlah orang yang berbakat dalam hal menulis dan kemudian mereka tuangkan dalam karangan sastra,puisi,cerpen,dll.
    karya-karya yang dihasilkan pada saat itu memberikan pengaruh yang besar dalam membangkitkan kesadaran kebangsaan Indonesia
    Hanya ini pendapat saya

    Terima kasih
    ___________________________________________________________________

    Ini sama saja, gak bisa baca.

  5. Ass…….
    Menurut saya awalnya sejarah sastra pada periode
    1900-1933 yaitudengan di mulainya munculnya para sastrawan seperti Sutan takdir ali syahbana yang mengarang buku berjudul layar terkembang ,buku ini menceritakan tentang perjuangan seorang wanita yang ingin mendapatkan haknya sebagai wanita yang bebas dan para wanita yang lain nya ,kisah ini mirip dengan kisah RA.Kartini .
    Dan pada priode ini masyarakat mulai gemar membaca sehingga banyak yang menjadi penulis atau sastrawan baik menulis majalah,puisi,novel dan lain-lain .
    Hanya ini yang saya ketahui……….
    Terimakasih………………
    wass………….
    ___________________________________________________________________

    Ini juga, gak bisa baca ya?

  6. Menurut saya majalah pujangga baru lahir karena adanya keinginan dari Amrijn pane, Amir hamzah & Sultan Takdir Ali Syahbana untuk memberikan semangat-semangat perjuangan kepada bangsa indonesia untuk melawan penjajahan. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942, yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya adalah tema pada karya sastra periode ini bertema kebudayaan dan kesastraan sedangkan pada periode sebelumnya tidak ada.
    ___________________________________________________________________

    Apa iya karya sastra pada periode 1900-1933 gak ada temanya? Aneh!

  7. Ass. . .

    Sejak tahun 1920 bangsa indonesia sudah mengenal majalah yang memuat karangan sastra seperti Sri poestaka(1919-1941),Panji poestaka(1919-1992) dan Yong soemarta(1920-1926).
    Tetapi pada awal tahun 1930_an penerbitan majalah khususnya kebudayaan dan kesastraan belum terlaksana.
    walaupun pada waktu itu majalah yang diterbitkan pada tahun 1930 menggunakan bahasa belanda yang kemungkinan besar sulit untuk dipahami bagi bangsa indonesia,kemudian pada tahun 1932 terbit edisi bahasa indonesia ini memberi kemudahan bagi bangsa indonesia untuk memahaminya karya sastra.
    akhirnya dengan keberhasilan mendirikan majalah kesastraan dan bahasa sastra kebudayaan imum oleh Armijn pane,Amir hamzah dan Sultan takdir ali syahbana pada tahun 1933.
    Disisilain juga memberi dampak positif menjadi semangat baru dalam kesastraan seni,budaya dan soal masyarakat umum juga membentuk kebudayaan persatuan indonesia.

    Terimakasih.
    ___________________________________________________________________

    Coba baca dulu materinya!

  8. Ass………

    Pada periode 1900-1933 dengan adanya sastra indonesia pada periode tersebut diawali dengan adanya politik Etis oleh pihak belanda.
    pihak Belanda tersebut mendirikan sekolah-sekolah yang memberikan dampak positif bagi anak-anak pribumi.
    sekolah-sekolah tersebut menghasilkan para sastrawan-sastrawan yang terampil dalam bidang karya sastra,,mereka dapat menghasilkan novel,roman,puisi dan lain-lain.
    hasil-hasil karya tersebut menambah perkembangan dan pengaruh yang besar bagi indonesia.

    Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan.
    terimakasih……
    wss……………
    ___________________________________________________________________

    Anda itu bisa baca gak?

  9. assalamualaikum …….
    1.)Majalah poejangga baroe lahir dikarenakan pada tahun 1933 Armijn Pane , Amir hamzah dan sultan takdir alisyahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kesastraan umum.sehingga majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berkat pengorbanan dan keuletan sultan takdir alisyahbana.
    2.) Ya jelas sangat berbeda karena dimajalah poejangga baroe ini banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan sehingga menimbulkan reaksi dari para tokoh bahasa yang erat berpegang pada bahasa melayu yang tinggi.
    3.)Mungkin STA ingin mengungkapkan cerminan kehidupan nya sehingga dia bisa menceritakan gimana hidupnya.
    4.) Karena menyokong sebagai hasil karyasastra yang berani dan yang kontra menyebutkan sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang disembunyikan dibelakang dinding kesopanan.
    disini yang diceritakan belenggu adalah sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskan bukanlah gerak-gerak lahir tokoh melainkan gerak-gerak bathinnya.
    5.) Amir Hamzah selalu banyak menggunakan kata-kata dari bahasa melayu dan kawi serta kata-kata daerah yang banyak menekankan pada rasional.
    Sekian dulu komentar dari saya ……………
    thank’
    ___________________________________________________________________

    Anda mengatakan jelas beda, tapi apa bedanya? Coba cari tahu, apa yang diceritakan STA dalam Layar Terkembang.Apa Anda bisa memberi contoh penggunaan bahasa Kawi dalam sajak Amir Hamzah?

  10. Assalamu’alaikum Wr. Wb…..

    Maaf Pak saya tadi salah kirim pokok pembahasan, saya tadi mau kirim tugas yang kemarin tapi valid terus makanya baru siang tadi saya mengirimnya sekali bisa mengirim malah salah kirim sekali lagi maaf banget Pak………

    Sekarang langsung saja saya mau mengomentari Peojanga Baroe ( periode 1933 – 1942 )

    Sejak tahun 1920 bangsa indonesia sudah mengenal majalah yang memuat karangan sastra seperti Sri poestaka(1919-1941),Panji poestaka(1919-1992) dan Yong soemarta(1920-1926).
    Tetapi pada awal tahun 1930’an terbit Majalah Timboel (1930-1933) khususnya kebudayaan dan kesastraan belum terlaksana.
    walaupun pada waktu itu majalah yang diterbitkan pada tahun 1930 menggunakan bahasa belanda yang kemungkinan besar sulit untuk dipahami bagi bangsa indonesia ( bangsa pribumi)
    kemudian pada tahun 1932 terbit edisi bahasa indonesia Sultan Takdir Ali Syahbana sebagai direktur. memberi kemudahan bagi bangsa indonesia untuk memahaminya karya sastra.
    Pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah yang karyanya menggunakan kata-kata dari bahasa melayu dan kawi serta kata-kata daerah yang banyak menekankan pada rasional dan Sutan Takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan Majalah Kesastraan dan Bahasa serta Kebudayaan Umum, dengan keberhasilan mendirikan Majalah Kesastraan dan Bahasa Sastra Kebudayaan Umum
    selain itu juga memberi tonggak bagi bangsa indonesia menjadi semangat baru dalam Kesastraan dan Bahasa serta Kebudayaan Umum agar terbentuk kebudayaan yang beragam tetapi keragaman itu menjadi persatuan indonesia.

    Mungkin hanya itu komentar dari saya…..
    Oya sekali lagi maaf banget ya Pak atas keteledoran saya yang salah kirim pokok pembahasan tadi.

    wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  11. Komentar saya, sastrawan dulu mempunyai semangat yang tinggi untuk maju dalam membuat sastra-sastranya. contohnya saja majalah yang terbit pada tahun 1932 dalam bahasa indonesia, padahal sebelumnya itu majalah majalah masih dalam bahasa belanda, berarti sastrawan dulu semangatnya itu tinggi untuk memajukan sastra-sastranya. Selain itu banyak juga karya-karya sastra yang sangat bagus yang dibuat oleh sastrawan-sastrawan terdahulu, dan karya-karya sastra itu sengat terkenal di masa itu. Contohnya dalam hal cerpen, drama, dan roman-roman.

    ini saja pak komentar saya tentang lahirnya pujangga baru..

    Terima kasih
    ___________________________________________________________________

    Ehm, … Anda baca dulu gak? Serba tidak jelas

  12. Assalamu’alaikum…

    Menurut pendapat saya pada periode 1900-1933 awal mula adanya sastra di indonesia.pada periode ini adalah dengan di awalinya adanya politik etis oleh pihak belanda. Politik etis tersebut ada sisi positifnya bagi indonesia. politik etis itu diawali dengan didirikannya sekolah untuk anak-anak bumi putera (pribumi).Sekolah-sekolah tersebut menghasilkan para sastrawan-sastrawan yang terampil dalam bidang karya sastra,,mereka dapat menghasilkan novel,roman,puisi dan lain-lain.
    Salah satunya ” Semaun ” adalah sastrawan indonesia yang telah berhasil membangkitkan semangat-semangat putra-putri indonesia, dalam bukunya yang berjudul Hikayat Kadirun. Buku Semaun membuat putra-putri indonesia berjuang untuk mendapatkan kemerdekaannya kembali.Selain itu menjadikan semangat baru bagi bangsa Indonesia dalam Kesastraan dan Bahasa serta Kebudayaan Umum agar terbentuk kebudayaan yang beragam tetapi keragaman itu menjadi persatuan indonesia.
    Terima kasih….

    Wassalamu’alaikum…….
    ___________________________________________________________________

    Anda ini bisa baca gak?

  13. Yang dapat saya kemukakan tentang poejangga Baru pereodi (1933-1942)

    >Poejangga Baru lahir bentukkan dari Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisyahbana karena belum ada terbitan majalah yang khusus kebudayaan dan kesusastraan, kemudian mereka berinisiatif yang banyak melontarkan gagasan dalam bidang kebudayaan umum.
    >Karya sastra yang terbit pada periode 1933-1942 yang berbeda dari bahasanya, Dulu banyak yang menggunakan bahasa Belanda, dan sekarang banyak bermunculan menggunakan bahasa Indonesia.
    >Yang ingin diungkapkan Sultan Takdir Alisyahbana yang berjudul layar terkembang merupakan roman penting, dan yan salah satu terpenting dari para pungga baru.
    >Karya Belenggu oleh Armijn Pane menimbulkan pro dan kontra karena menceritakan menyokong sebagai hasil sastra yang berani dan yang menimbulkan kontra sebuah karya sastra cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang disembunyakan dibelakang dinding
    kesopanan.
    >Komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam buah rindu, dan nyanyian, biasanya sajak Amir hamzah isinya bernada kerinduan, yang menggunakan bahasa melayu dan menekankan pada rasional.

    Itu saja yang dapat saya kemukakan.
    Terimakasih!!

    Coba apresiasi ulang STA, Armin, & Hamzah biar komentarnya jelas

  14. Menurut saya pada priode !990-1933 awal mulanya sastra adanya sastra di Indonesia. Pada priode ini adalah diawali adanya politik etis oleh pihak-pihak dari Belanda. Politik etis ada sisi positifnya yaitu membangun sekolah untuk anak-anak Indonesia. Sekolah tersebut akan menghasilkan sastrawan-sastrawan yang akan menghasilkan karya-karya sastra.
    ___________________________________________________________________

    Anda ini bisa baca gak?

  15. Assalamu’alaikum Wr. Wb…..
    1. Lahirnya Majalah poejangga Baru di bentuk pada tahun 1933 oleh Amijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaanumum. Pada tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum. Mjalah Poejangga Baru yang banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksi keberaniannya menandakan bahasa Indonesia sekolah bahasa melayu meimbulkan berbagai reaksidari para tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa Melayu tinggi seperti; H. Agus Salim(1884-1954), Sutan Moh. Zain (tahun 1887), S.M.Latif menggunakan nama samaran LineaRecta dan lain-lain.
    2. Karya sastra yang terbit pada priode 1933-1942 yang berbeda dari segi bahasanya pada priode 1933-1942 banyak menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Belanda sekarang banyak yang menggunakan bahasa Indonesia.
    3.Layar Berkembang merupakan roman Takdir yang penting yang terbit pada tahun tiga puluhan merupakan salah satu karya terpenting pula dari para punjangga baru sebagai penulis roman, Takdir dikenal sebagai penulisesai dan sebagai pembina Indonesia.
    4. Armijn Pane terkenal sebagai pengarang roman belenggu (1940). Roman ini mendapat reaksi yang hebat, baik yang pro maupun yang kontra. yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani. Sedangkan yang kontra menyebut sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan, Yang ingin diceritakan oleh Armijn Pane ialah sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskan bukan gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya melainnkan gerak-gerak batinnya.
    5.Amir hamzah dalam karya yang berjudul “Buah Rindu” banyak menggunakan bahasa Melayu serta kata-kata bahsa daerah banyak menekan rasional. Isinya bernada kerinduan.

  16. 1. Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?
    Jawab :
    Karena Majalah Pujangga Baru lahir untuk memenuhi keinginan para pengarang/ penyair, yaitu sebagai wadah khusus untuk menampung hasil karya-karya sastra yang memuat kebudayaan dan kesastraan Indonesia pada masa itu.
    Majalah ini diterbitkan oleh Sutan takdir Alisyahbana, Amir Hamzah dan Armijn Pane pertama kali pada tahun 1933.

    2. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    Jawab :
    Majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berkat pengorbanan dan keuletan Sutan Takdir Alisahbana. Kelahiran majalah Poejangga Baru yang banyak melontarkan gagsan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksi. Keberaniannya menandakan bahasa Indonesia sekolah bahasa Melayu menimbulkan berbagai reaksi, sikap ini menimbulkan reaksi dari para tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa Melayu tinggi seperti H. Agus Salim (1884-1954) Sutan Moh. Zain (tahun1887), S.M Latif yang menggunakan nama samaran Linea Recta dan lain-lain.
    Dan yang membedakan karya sastra pada masa Pujangga Baru dan tema karya sastra pada periode sebelumnya yang paling mencolok, yaitu dalam penggunaan Bahasa ataupun strukturnya yang tidak lagi terikat oleh khazanah kesastraan Melayu Lama.

    3). Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?
    Jawab :
    Yaitu untuk menangani pertanggungjawapan wanita Indonesia yang merdeka.
    Dan yang ingin di ungkapkan STA dalam karya itu yaitu memperlihatkan adanya gagasan tentang wanita yang berbeda dari novel-novel lainnya.
    Dan yang diceritakan dalam Layar Terkembang yaitu tentang wanita diwakili oleh tokoh Tuti. Tuti yang mempunyai kedudukan yang sangat berbeda dari tokoh wanita dalam novel-novel yang telah disebutkan di atas. la berjuang bukan hanya untuk dirinya, melainkan untuk kaumnya. Pendidikan yang dituntutnya digunakan sebagai bekal untuk perjuangan itu. Dalam novel ini juga ada perubahan sikap wanita yang sangat berbeda dengan sikap wanita dalam novel-novel sebelumnya, yaitu sikap Tuti yang pada awalnya memperjuangkan kedudukan kaum wanita dengan prinsip yang keras karena hanya berdasarkan pikirannya, tanpa menghiraukan perasaannya sebagai wanita.

    4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?
    Jawab :
    Apakah gerangan karyanya itu? Karya yang ditolak oleh Balai Pustaka, merupakan rangkuman dari realita sosial dalam sebuah kehidupan di rumah tangga. Karya novel yang berjudul “Belenggu” itu, memaparkan kehidupan para tokohnya yang masing-masing terbelenggu oleh ke-egoisannya sendiri, sehingga tidak memunculkan sebuah kebahagiaan. Padahal, pada tiap-tiap Ijab Qabul, sering terlontar, bahwa setiap pasangan harus hidup rukun demi menciptakan kehidupan yang mawaddah dan warohmah.

    5) Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Jawab :
    Puisi Amir Hamzah dalam Buah rindu atau Nyanyi Sunyi yaitu kebanyakan bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan. Tetapi isi puisinya tidak hanya menimbulkan kesedihan, rasa sunyi dan pasrah diri tapi ia juga menekankan pada rasional. Ia banyak mempergunakan kata-kata lama yang diambilnya dari khasanah bahasa melayu dan kawi. Kata-kata yang dijemputnya dari bahasa daerah, terutama bahasa-bahasa Melayu, Jawa, Sunda.

    OK.

  17. Assalamu’alaikum…

    Menurut pendapat saya pada periode 1900-1933 awal mula adanya sastra di indonesia.pada periode ini adalah dengan di awalinya adanya politik etis oleh pihak belanda. Politik etis tersebut ada sisi positifnya bagi indonesia. politik etis itu diawali dengan didirikannya sekolah untuk anak-anak bumi putera (pribumi).Sekolah-sekolah tersebut menghasilkan para sastrawan-sastrawan yang terampil dalam bidang karya sastra,,mereka dapat menghasilkan novel,roman,puisi dan lain-lain.
    Itu saja yang saya ketahui
    Terima kasih….

    Wassalamu’alaikum…….
    ___________________________________________________________________

    Apa Anda bisa baca?

  18. aslm.
    maaf pak salah tulis NIM, ini yang benar A1B108204

  19. Assalamualaikum….

    Yang bisa saya kemukakan dari pertanyaan dari Peojangga Baroe(periode 1933-1942) adalah
    1.) Lahirnya Majalah Poejangga Baroe, sebab pada periode 1933, Belanda banyak menheluarkan peraturan terutama pembatasan dalam karangan bahasa Indonesia. Hal ini terjadi karena Belanda merasa takut,kalau-kalau bangsa Indonesia bangkit untuk mengadakan pergolakan perjuangan kemerdekaan. Karena sudah tampak gejala-gejala adanya rasa nasionalisme yang disebabkan karna sastra yang berbau politik,semangat perjuangan,masalah agama,dan karya yang berisi pendidikan telah mampu mencerdaskan masyarakat pribumi. Dengan semangat gigih,bangsa Indonesia khususnya para pengarang secara diam-diam mendirikan organisasi baru yang diberi nama Poejangga Baroe. Nama itu diambil dari majalah yang diterbitkan pada 29 Juli 1933. Penerbitan majalah poejangga baroe dipimpin oleh Sultan Takdir Alisjahbana, Amir Hamzah, Armijn Pane, dan Sanusi Pane.

    2.) Perbadaan dalam karya yang diterbitkan pada periode 1933-1942 dengan tema karya sastra periode sebelumnya adalah pada angkatan Balai Pustaka (angkatan dua puluh), atau angkatan Siti Nurbaya. Tema cerita pada angkatan ini , terutama melukiskan masalah adat istiadat daerah, seperti kawin paksa,dll. Gaya ceritanya bersifat Romantik Sentimental.

    3.) Diantara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, karena Layar Terkembang merupakan roman STA yang terpenting’ ketiga diantaranya roman-roman sebelum perang. Sebagian besar kritikus sastra, seperti Ajip Rosidi, Zuber Usman, Amal Hamzah, maupun Teeuw, menyebut novel Layar Tekembang sebagai novel bertendensi. Yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu, adalah diantanya ada yang berpendapat bahwa sikap dan pemikiran tokoh Tuti lebih menyerupai sebagai sikap dan pemikiran STA khususnya dalam usaha mengangkat harkat kaum wanita (Indonesia). Tokoh Tuti yang digambarkan sebagai wanita modern yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, memang tidak sedikit melontarkan gagasan progresif. Ia juga selalu merasa terpanggil untuk ikut terjun memajukan bangsanya sendiri, khususnya kaum wanita.

    4.) Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, sebab sejak kemunculan yeng pertama , 1940, novel ini banyak memperoleh berbagai tanggapan dan pujian. Semula novel ini ditolak oleh penerbit Balai Pustaka karena isinya dianggap tidak sesuai dengan kebijaksanaan balai pustaka. Baru pada tahun 1940 penerbit Dian Rakyat -milik STA- menerbitkan novel ini yang ternyata mendapat sambutan luas sebagai kalangan. Novel ini juga dipandang sebagai novel pertama Indonesia yang menampilkan gaya arus kesadaran (Strean of Consciousness). Yang diceritakan Armijn Pane dalam Belenggu adalah akibat lesibukan suami-istri yang jarang mempunyai waktu bersama-sama,dan timbul kesalahpahaman yang sering menimbulkan pertengkaran yang mewarnai rumah tangga. Penyebab utama ketidakharmonisan hubungan suami-istri terletak pada tidak ada rasa seling mencintai dan kekacauan rumah tangga disebabkan dengan hadirnya orang ketiga.

    5.) Sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu merupakan gambaran seseorang yang kesepain dan kerinduan terhadap seseorang yang sangat dicintainya. Dan menggunakan bahasa Melayu dan menekankan pada rasional.
    Terimakasih.

    Wassalamu’alaikum….

    OK

  20. Assalamualaikum….

    1) Lahirnya majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953) pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. Pada mulanya majalah itu berbunyi “majalah kesusatraan dan bahasa serta kebudayaan umum”, tetapi tahun 1935 berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum” dan sejak tahun 1936 berbunyi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.
    Majalah Poejangga Baroe berdiri karena mempunyai tujuan untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah dan menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu.
    Ketika Jepang masuk dan menduduki Indonesia, majalah ini dilarang edar. Namun terbit kembali setelah Indonesia merdeka.

    2) Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya pada periode 1933-1942 berbeda dengan tema karya sastra periode sebelumnya. Pada periode ini, tema yang dikembangkan lebih bebas dan terbuka serta banyak menceritakan kehidupan nyata yang selama ini ditutupi dengan kesopanan.

    3) Satu diantara buku-buku Sultan Takdir Alisjahbana ada yang berjudul Layar Terkembang. Melalui Layar Terkembang (1936), Sultan Takdir Alisjahbana menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa saat itu.

    4) Karya Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro dan kontra saat itu. Dikatakan pro karena karya ini dinilai sebagai hasil karya yang berani, sedangkan kontra karena dinilai sebagai sebuah karya cabul yang melukiskan kehidupan nyata sehari-hari yang selama ini ditutupi dalam bentuk kesopanan.
    Di dalam “Belenggu” Armijn Pane menceritakan seorang tokoh yang bernama dokter Sukartono yang tidak mendapatkan perhatian yang memuaskan dari istrinya dan kemudian bermain cinta dengan Yah, seorang pasien dr.Tono. Akhir cerita ini pun tidak jelas, karena ceritanya tidak selesai dan Armijn Pane membiarkan para pembaca yang menyelesaikan cerita tersebut dengan angan-angan masing-masing pembaca.

    5) Menurut pendapat saya sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi banyak bertemakan kerinduan. Sajak-sajak ini menggunakan bahasa Melayu dan bersifat rasional.

    Mungkin hanya itu yang bisa saya paparkan pak….
    Terima kasih….

    Wassalam…..

    OK.

  21. Assalamu’alaukum wr.wb.

    Pada awal tahun 1930 an majalah khusus kebudayaan dan kesastraan Indonesia belum ada. Meskipun telah ada majalah-majalah yang memuat karangan sastra. Dari sinilah majalah pujangga baru terlahir untuk menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum. Majalah pujangga baru terlahir berkat pengorbanan dan keuletan Sutan Takdir Alisahbana Armijn Pane, dan Amir Hamzah yang diterbitkan pada tahun 1933.

    Karya sastra yang diciptakan sebelum tahun 1933-1942 Dari segi penggunaan bahasa masih menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Belanda dan tema yang di pakai kebanyakan bercerita tentang keadaan dan penderitaan yang dialami pada masa itu. Karya sastra 1933-1942 telah mengalami perubahan dari segi bahasa dan sebagai Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan dan kesastraan Indonesia itu sendiri.

    Pada salah satu judul buku STA yang diberi nama layer terkembang mengungkapkan tantang keberadaan kaum wanita yang seringkali dianggap sepele, dan sebenarnya kaum wanitapun bisa berjuang untuk kaumnya dengan tetap memposisikan dirinya sebagai seorang wanita.

    Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra.sebagian ada yang menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan sebagian lagi menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan. Roman yang terlihat menarik ini digambarkan dengan gerak gerik batin dari tokoh-tokohnya. Tetapi Arminj pane tidak menyelesaikan ceritanya sehinga membiarkan para pembaca menyelesaikan bacaannya dengan pemikiran mereka sendiri, sehingga bnyaknya pendapat yang berbeda terhadap apa yang Armijn Pane tulis.

    Amir Hamzah dalam karyanya yang bersajak buah rindu dan nyanyian sunyi
    banyak mempergunakan kata-kata lama yang diambilnya dari khasanah bahasa melayu dan kawi. Karya yang diciptakannya bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan. Tetapi isi puisinya tidak hanya menimbulkan kesedihan, rasa sunyi dan pasrah diri tapi ia juga menekankan pada rasional.

    wassalamu’alaikum wr.wb.

  22. Assalamualaikum……

    1). Karena lahirnya majalah poejangga baroe karena pada tahun 1933 Armijn Pane,amir hamzah dan sultan takdir alisyahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kesastraan umum.
    karena majalah ini mempunyai tujuan untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah.

    2). Perbedaannya dari tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya pada periode 1933-1942 berbeda dengan tema karya sastra periode sabelumnya.

    3). Karena buku yang berjudul Layar Terbang ini,merupakan roman STA yang penting yang isinya tentang pendapat-pendapat dan pandangan tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa.

    4). Karena kemunculan novel ini memperoleh banyak pujian dan tanggapan sehingga memunculkan pro dan kontra.Dan di ceritakan Armijn Pane pada karyanya yang berjudul Belenggu yaitu menceritakan tentang sikap sukartono yang sukar di mengerti. Yang mana Sukartono merupakan seorang dokter yang peduli terhadap kondisi pasien-pasiennya. Setiap hari, siang maupun malam, Sukartono selalu sibuk dengan pasiennya itu. Sehingga Tini, seorang wanita yang berparas ayu, cantik pun dilupakannya. Tini merasa, Tono egois. Betapa tidak, Tono menikahi Tini, tidak dengan dasar cinta, tetapi Tono menganggap bahwa Tini, pantas untuk menjadi istrinya. Begitu pula dengan Tini, yang menikah dengan Tono hanya sekedar ingin melupakan masa lalunya.Dan kehidupan yang dipaparkan para tokohnya yang masing-masing terbelenggu oleh ke-egoisannya sendiri.

    5). Menurut saya sajak-sajak Amir hamzah menggambarkan kerinduan dan kesedihan seseorang dan juga menekankan pada rasional.
    Dan mempergunakan kata-kata yang diambil dari bahasa melayu.

    Terima Kasih….

    wassalamu’alaikum wr.wb.

    Beberapa komentar Anda ga jelas.

  23. Assalamualaikum….

    Ketika lahirnya majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953) pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. timbul
    Karya sastra yang lahirnya pada tahun1933-1942 telah mengalami perubahan dari segi bahasa dan sebagai Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan dan kesastraan Indonesia itu sendiri.

    Majalah Poejangga Baroe berdiri karena memiliki tujuan yang baik dan bersedia menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah,tidak jelas tempat dan menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu.
    lalu setelah masuknya jepang dan menduduki wilayah Indonesia,sehingga majalah ini dilarang edar. tapi akhirnya indonesia setelah Indonesia merdeka majalah itu dapat di terbitkan kembali.
    Satu diantara buku-buku Sultan Takdir Alisjahbana ada yang berjudul Layar Terkembang. Melalui Layar Terkembang (1936), Sultan Takdir Alisjahbana menyampaikan tentang pendapat-pendapat dan pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa saat itu.

    Di dalam “Belenggu” Armijn Pane menceritakan seorang tokoh yang bernama dokter Sukartono yang tidak mendapatkan perhatian yang memuaskan dari istrinya dan kemudian bermain cinta dengan, seorang pasien dr.Tono. Akhir cerita ini pun tidak jelas, karena ceritanya tidak selesai dan Armijn Pane membiarkan para pembaca yang menyelesaikan cerita tersebut.

    Amir Hamzah berkarya dalam sajak-sajaknya Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi banyak bertemakan kerinduan,dan banyak mempergunakan kata lama bersifat rasional.seperti bahasa melayu dan kawi,

    Mungkin hanya ini yang bisa saya paparkan kepada bapak dan saya mengucapkan
    Terima kasih banyak….

    Wassalamualaikum…..Wr.Wb…………………..!!!

    OK.

  24. Assalamualaikum….

    Ketika lahirnya majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953) pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. timbul
    Karya sastra yang lahirnya pada tahun1933-1942 telah mengalami perubahan dari segi bahasa dan sebagai Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan dan kesastraan Indonesia itu sendiri.

    Majalah Poejangga Baroe berdiri karena memiliki tujuan yang baik dan bersedia menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah,tidak jelas tempat dan menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu.
    lalu setelah masuknya jepang dan menduduki wilayah Indonesia,sehingga majalah ini dilarang diedar. tapi akhirnya setelah Indonesia merdeka majalah itu dapat di terbitkan kembali dan di edarkan ke beberapa wilayah.
    Satu diantara buku Sultan Takdir Alisjahbana ada yang berjudul Layar Terkembang. Melalui Layar Terkembang (1936), Sultan Takdir Alisjahbana menyampaikan tentang pendapat-pendapat dan pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa saat itu.

    Di dalam “Belenggu” Armijn Pane menceritakan seorang tokoh yang bernama dokter Sukartono yang tidak mendapatkan perhatian yang memuaskan dari istrinya dan kemudian bermain cinta dengan, seorang pasien dr.Tono. Akhir cerita ini pun tidak jelas, karena ceritanya tidak selesai dan Armijn Pane membiarkan para pembaca yang menyelesaikan cerita tersebut.

    Amir Hamzah berkarya dalam sajak-sajaknya Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi banyak bertemakan kerinduan,dan banyak mempergunakan kata lama bersifat rasional.seperti bahasa melayu dan kawi,

    Mungkin hanya ini yang bisa saya paparkan kepada bapak dan saya mengucapkan
    Terima kasih banyak….

    Wassalamualaikum…..Wr.Wb…………………..!!!

  25. Assalamualaikum….wr. wb.

    “POEJANGGA BAROE (PERIODE 1933-1942)”

    Yang bisa saya kemukakan dari uraian tentang “Peojangga Baroe” (pada periode 1933-1942) adalah
    lahirnya Majalah Poejangga Baroe, sebab pada periode 1933, Belanda banyak mengeluarkan peraturan terutama pembatasan dalam karangan bahasa Indonesia. Hal ini terjadi karena Belanda merasa takut, kalau-kalau bangsa Indonesia bangkit untuk mengadakan pergolakan perjuangan kemerdekaan. Karena sudah tampak gejala-gejala adanya rasa nasionalisme yang disebabkan karna sastra yang berbau politik, semangat perjuangan,masalah agamaan, karya yang berisi pendidikan telah mampu mencerdaskan masyarakat pribumi. Dengan semangat gigih, bangsa Indonesia khususnya para pengarang secara diam-diam mendirikan organisasi baru yang diberi nama Poejangga Baroe. Nama itu diambil dari majalah yang diterbitkan pada 29 Juli 1933. Penerbitan majalah poejangga baroe dipimpin oleh Sultan Takdir Alisjahbana, Amir Hamzah, Armijn Pane, dan Sanusi Pane.

    Perbedaan dalam karya yang diterbitkan pada periode 1933-1942 dengan tema karya sastra periode sebelumnya adalah pada angkatan Balai Pustaka (angkatan dua puluh), atau angkatan Siti Nurbaya. Tema cerita pada angkatan ini , terutama melukiskan masalah kebudayaan adat istiadat daerah, seperti kawin paksa, dan lain -lain.
    Serta gaya ceritanya bersifat Romantik Sentimental.

    Diantara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, karena Layar Terkembang merupakan roman STA yang terpenting, ketiga diantaranya roman-roman sebelum perang. Sebagian besar kritikus sastra, seperti Ajip Rosidi, Zuber Usman, Amal Hamzah, maupun Teeuw, menyebut novel Layar Tekembang sebagai novel bertendensi. Yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu, adalah diantanya ada yang berpendapat bahwa sikap dan pemikiran tokoh Tuti lebih menyerupai sebagai sikap dan pemikiran STA khususnya dalam usaha mengangkat harkat kaum wanita (Indonesia). Tokoh Tuti yang digambarkan sebagai wanita modern yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, memang tidak sedikit melontarkan gagasan progresif. Ia juga selalu merasa terpanggil untuk ikut terjun memajukan bangsanya sendiri, khususnya kaum wanita.

    Sedangkan karya Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro-kontra, sebab sejak kemunculan yeng pertama tahun 1940. Novel ini banyak memperoleh berbagai tanggapan dan pujian. Semula novel ini ditolak oleh penerbit Balai Pustaka karena isinya dianggap tidak sesuai dengan kebijaksanaan balai pustaka. Baru pada tahun 1940 penerbit Dian Rakyat -milik STA- menerbitkan novel ini yang ternyata mendapat sambutan luas sebagai kalangan. Novel ini juga dipandang sebagai novel pertama Indonesia yang menampilkan gaya arus kesadaran (Strean of Consciousness). Yang diceritakan Armijn Pane dalam Belenggu adalah akibat lesibukan suami-istri yang jarang mempunyai waktu bersama-sama,dan timbul kesalahpahaman yang sering menimbulkan pertengkaran yang mewarnai rumah tangga. Penyebab utama ketidakharmonisan hubungan suami-istri terletak pada tidak ada rasa seling mencintai dan kekacauan rumah tangga disebabkan dengan hadirnya orang ketiga.

    Sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu merupakan gambaran seseorang yang kesepain dan kerinduan terhadap seseorang yang sangat dicintainya. Dan menggunakan bahasa Melayu dan menekankan pada rasional.

    Jadi menurut pendapat saya, dari apa yang saya pelajari pada periode 1900-1933 awal mula adanya sastra di indonesia. pada periode ini adalah dengan di awalinya adanya politik etis (politik balas budi) oleh pihak belanda. Politik etis tersebut ada sisi positifnya bagi indonesia. politik etis itu diawali dengan didirikannya sekolah untuk anak-anak bumi putera (pribumi).Sekolah-sekolah tersebut menghasilkan para sastrawan-sastrawan yang terampil dalam bidang karya sastra, mereka dapat menghasilkan novel, roman, puisi dan lain-lain.
    mungkin Itu saja yang saya ketahui tentang kebudayaan dan kesastraan pada masa itu, semoga dari apa yang saya pelajari di mata kuliah sejarah sastra indonesia ini saya bisa menabah wawasan dan pengetahuaan yang nantinya berguna bagi saya.
    Terima kasih….

    Wassalamu’alaikum…….

    Kenapa komentarmu balik lg ke 1900-1933. sejak kapan Pujangga Baru jadi organisasi. bedakan antara PB sbg majalah, gerakan, dan organisasi.

  26. Peojangga baroe (periode 1933- 1942 ) awal tahun 1930-an untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan belum juga terlaksana tapi karena kerja keras Sutan Takdir Alisyahbana sebagai motor dan pengerak semangat gerakan poejangga baroe maka terbitlah majalah timboel edisi bahasa indonesia , majalah terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan, berkat pengorbanan dankeuletan Sutan Takdir Alisyahbana. Kelahiran poejangga baroe yang melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan tidak berarti tidak menimbulkan reaksi.
    Keberanian Sutan Takdir Alisyahbana menandakan bahasa indonesia sekolah bahasa melayu menimbulkan banyak reaksi dan para tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa melayu tinggi.
    Disini juga kita dapat melihat tokoh-tokoh sastra poejangga baroe yang memberikan semangat-semangat perjuangan kepada bangsa indonesia untuk melawan penjajah. Karya sastra yang diangkat periode ini bertemakan kebudayaan dan kesatraan, hasil karya tersebut berupa roman, cerpen, sajak, esai,sandiwara, prosa, sketsa, puisi, dsb.
    Dan melalui poejangga baroelah pada tahun 1938 di Solo diadakan kongres bahasa indonesia yang pertama.
    Semoga dengan mempelejari sejarah sastra dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita semua.
    Terima kasih

    Komentarmu agak ngaco, baca lagi.

  27. Assalamuallaikum. . .

    1). mengapa majalah poejangga baru lahir??
    karena pada periode 1930 para pengarang yang ingin menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan belum juga terlaksana. kemudian pada tahun 1933 para sastrawan (Armijn pane, Amir hamzah dan Sultan Takdir Alisyahbana ) berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. majalah poejangga baru ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berkat pengorbanan dan keuletan sutan takdir Alisyabana.

    2).dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang di kemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    -pada periode 1900-1933 pokok persoalan yang dikemukakan tentang perjuangan-perjuangan merebut kemerdekaan. pada periode ini lebih banyak menceritakan bagaimana putra-putri indonesia berjuang mendapatkan kemenangan. karya sastra yang dibuat pada periode ini lebih untuk membakar semangat-semangat pejuang indonesia.
    -pada periode 1933-1942,pokok persoalannya lebih kepada penceritaan tentang kehidupan bangsa indonesia, kebudayaan bangsa indonesia dan perjuangan. seperti karya sultan takdir Alisyahbana yang menceritakan tentang sejarah perkembangan indonesia. dan pada periode ini, pendidikan mulai digalakkan. sehingga para sastrawan menerbitkan buku-buku pendidikan salah satunya perjuangan dan pertumbuhan bahasa indonesia karya sultan takdir Alisyahbana.

    3).Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu??
    karena layar terkembang merupakan salah satu karya STA yang terpenting.. Selain itu, Layar Terkembang merupakan cerminan cita-citanya. Dalam novel ini Takdir merenuangkan gagasannya dalam memajukan masyarakat, terutama gagasan memajukan peranan kaum wanita. cita-cita Takdir digambarkannya melalui tokoh Tuti sebagai wanita Indonesia yang berpikiran maju yang aktif dalam pergerakan wanita. Layar Terkembang merupakan puncak karya sastra Pujangga Baru.

    4).Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu?
    karena roman yang diterbitkan Armijn Pane melukiskan kehidupan nyata yang selama ini disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan sehingga menimbulkan pro kontra. yang pro menyokong sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai karya cabul. menurut saya yang ingin diceritakan Armijn Pane dalam belenggu yaitu bagaimana penderitaan rakyat yang selama ini ditutup-tutupi para penjajah dengan bermuka dua.dalam artian banyak terjadi kekerasan yang dilakukan para penjajah. sedangkan rakyat tidak bisa berbuat apa-apa karena mendapat ancaman dan kekerasan.

    5).Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    menurut saya sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi tersebut menceritakan seseorang yang dalam kepasrahan yang tidak tahu harus bagaimana untuk kehidupannya. seseorang yang mencari kekasihnya karena dia merindukan kekasihnya tersebut.sajak Amir Hamzah dalam buah rindu tersebut banyak menggunakan kata-kata kiasan yang agak sulit dipahami namun sajak yang dibuat Amir Hamzah patut untuk dicontoh.saya juga kurang memahami apa makna yang sebenarnya ingin disampaikan Amir Hamzah.

    itu saja jawaban dari saya.
    terima kasih. . . .

    Kalau Anda belum baca Belenggu, setidaknya ikhtisarnya jika Anda sudah baca bener2 Anda pahami, biar ga asal.

  28. Yang dapat saya kemukakan

    1. Majalah poejangga baroe lahir karena pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir Ali Syahbana sukses mendirikan Majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum dan pada tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum”. Kemudian tahun 1936 terjadi lagi pembahasan yaitu berbunyi “Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia.”
    Majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berkat pengorbanan dan keuletan Sutan Takdir Alisahbana lahirlah majalah Poejangga Baru yang banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan.

    2. Perbandingan antara karya sastra yang terbit pada 1933-1942 dan karya sastra sebelumnya adalah karya sastra yang terbit sebelum tahun 1933-1942 dalam penerapan dan pemakaian Bahasa tidak lagi terikat oleh kesastraan melayu lama kemudian tema yang di pakai kebanyakan bercerita tentang keadaan dan penderitaan. Sedangkan Karya sastra 1933-1942 telah mengalami perubahan dari segi bahasa dan juga banyak menimbulkan gagasan baru dalam bidang kebudayaan.

    3. Satu diantara buku-buku STA diberi judul layar terkembang adalah karena novel Layar Tekembang disebut sebagai novel yang bercenderung bersikap mengagap. Kemudian Mungkin yang ingin diungkapkan STA pada buku yang berjudul layar terkembang adalah
    usaha untuk mengangkat harkat dan martabat seluruh kaum wanita dan memajukan bangsa/negara.

    4. Karya Armijn pane yang berjudul belenggu menimbulkan pro-kontra karena cerita tersebut dianggap terlalu berani karena Arminj pane tidak menyelesaikan ceritanya sehinga membiarkan para pembaca menyelesaikan bacaannya dengan pemikiran mereka sendiri kemudian roman tersebut juga menarik karena yang dilukiskan bukanlah gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya melainkan gerak-gerak batinnya.
    sedangkan bagi yang pro kemudian meanggap bahwa karya armijn pane sebagai karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.

    5. Komentar tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam
    Karya buah rindu yang diciptakannya cenderung bersifat kerinduan dan juga penuh kesedihan terhadap seseorang|(adinda|) yang ingin dijumpainya. Kemudian penggunakan bahasa cenderung lebih banyak menggunakan bahasa Melayu.

    terima kasih..
    ass.wr.wb

    Cukup OK.

  29. Ass, Bapak…
    Yang dapat saya kemukakan

    1. Majalah poejangga baroe lahir karena ,hinggga pada awal tahun 1930 an para pengarang belum juga bisa menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan.Namun kemudian, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir Ali Syahbana akhirnya bisa sukses mendirikan Majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum, yang pada tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum. Kelahiran majalah Poejangga Baroe ini banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan walaupun masih menimbulkan reaksi tetapi ini merupakan salah satu bentuk semangat untuk terus mengembangkan sastra, seni, dan budaya.
    2. Perbedaan dari sisi tema kayra satra atau pokok persoalan yang dikemukaan dlam karya yang terbit dalam periode 1933-1942 dibandingkan dengan tema karya sastra sebelumnya adalah pada periode 1900-1933 pokok persoalan yang dikemukakan lebih bersifat karangan-karangan yang isinya lebih banyak menghasut rakyat untuk berontak, maka karangan-karangan itu disebut “Bacaan Liar”, begitu juga dengan pengarangnya disebut “Pengarang liar”. Sedangkan pada periode ini lebih banyak menceritakan tentang kehidupan nyata,takdir, dan adapula yang mencoba menggambarkan gerak kejiwaan tokoh-tokohnya seperti karangan yang dibuat oleh Armijn Pane.
    3. Di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang karena buku itu merupakan roman yang terpenting yang terbit pada tahun tiga puluhan.Didalam bukunya STA mencoba mengungkapkan suatu gagasan yang lebih mengarah pada kemajuan peranan seorang wanita. Karya STA ini juga merupakan karya terpenting dari para pungga baru.
    4. Karya Armijn Pane yang berjudul belenggu menimbulkan pro-kontra karena pada karyanya Armijn terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan, sehingga karya itu di anggap sebuah karya cabul.Selain itu, Arminj pane sebagai pengarang dalam roman yang berjudul Belenggu ini tidak menyelesaikan ceritanya sebagai kebiasaan-kebiasaan para pengarang sebelumnya, melainkan membiarkannya diselesaikan oleh para pembaca sesuai dengan angan masing-masing.
    5. KOmentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu adalah sajaknya bernada kerinduan yang menggambarkan rasa rindunya pada seseorang (adinda). Pada sajak Buah Rindunya Amir Hamzah lebih banyak menggunakan bahasa melayu dan kiasan-kiasan sehingga agak sukar untuk dipahami. Namun dari bait ke lima sudah dapat terlihat bahwa sajaknya mengganbarkan sebuah kerinduan pada seorang yang dikasihinya.

    Terima kasih…

    OK.

  30. 1. Majalah Poejangga Baroe lahir karena hingga awal tahun 1930 an keinginan para pengarang untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan belum jug terlaksana. Baru pada tahun 1933 Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sutan Takdir Alisyahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. Setelah lahir majalah Poejangga Baroe menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan pada masa itu.
    2. Pada karya sastra periode 1900-1933 temanya kebanyakan tentang adat istiadat seperti dalam novel ajab dan sengsara, Siti Nurbaya, dan salah asuhan. Sedangkan pada periode 1933-1942 temanya lebih beragam seperti tentang budaya, politik, agama, dan ada juga berisi lelucon.
    3. Salah satu buku STA diberi judul Layar Terkembang karena roman Layar Terkembang merupakan roman Takdir yang terpenting karena roman ini bukan sekedar bacaan perintang waktu melainkan sebuah roman bertendensi. Takdir melalui tokoh Tuti menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalamkebangunan bangsa.
    4. Karya Armijn Pane menimbulkan Pro karena mendukungnya sebagai karya sastra yang berani dan yang Kontra karena menganggapnya sebagai karya yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.
    5. Sajak amir Hamzah dalam Buah Rindu merupakan sebuah syair pendek yang mengisahkan pertemuan saat malam terang bulan dalam suasana kampung Melayu di mana si gadis berselopa dan dikejauhan terdengar gembala berdendang. Menurut saya isinya bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan yang menimbulkan kepasrahan kepada Allah, tetapi intelektualnya menyebabkan ia was-was dan ragu-ragu akan keyakinan yang dianutnya. Pada sajak Nyanyi Sunyi berisi tentang keputus asaan yang melampaui masa kesepian dan kebimbangan dan setelah keraguan dan rasa was-wasnya diuji akhirnya ia menemukan keikhlasan dan jalan kedamaian dalam Tuhan.

    OK.

  31. Poejangga Baroe ( Periode 1933-1942 )

    Yang dapat saya kemukakan mengenai Poejangga Baroe, yaitu :

    1) Majalah Poejangga Baroe lahir karena pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sutan Takdir Alisyahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum.Tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum.Kemudian tahun 1936 terjadi lagi pembahasan yaitu berbunyi : “Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.Majalah Poejangga Baroe ini lahir berkat pengorbanan Sutan Takdir Alisyahbana.

    2) Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya adalah karya yang terbit periode 1933-1942 banyak sekali melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan,sedangkan untuk karya sastra periode sebelumnya,untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan saja tidak terlaksana.

    3) Satu di antara buku STA diberi judul “Layar Terkembang” karena isi dalam buku tersebut menceritakan tentang emansipasi wanita.
    Yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu adalah bahwa kemajuan akan dapat dicapai bangsa Indonesia kalau bangsa ini mau mengambil sebanyak-banyaknya pandangan dan sikap dari Barat.

    4) Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro dan kontra karena yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani, sedangkan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan.
    Sesungguhnya yang diceritakan Armijn Pane dalam Belenggu adalah gerak-gerak batin tokoh-tokohnya, sedangkan gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya tidak diceritakan.

    5) Komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi yaitu sajak-sajaknya sangat sulit untuk dipahami baik isi maupun makna yang tersirat dalam sajak-sajak tersebut karena dalam sajak tersebut ada yang menggunakan kata-kata dalam bahasa Melayu.

  32. Assalamualaikum…..

    Majalah Poejangga Baroe lahir pada tahun (1933-1942 dan 1949-1953) pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. pada waktu itu majalah itu membahas mengenai “majalah kesusatraan dan bahasa serta kebudayaan umum”, tetapi tahun 1935 berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum” dan pada tahun 1936 berbunyi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.

    Majalah Poejangga Baroe ini bertujuan untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah dan juga menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu.
    tapi pada saat jepang memjajah indonesia majalah ini dilarang diedarkan, kecuali setelah kemerdekaan.
    Sedangkan dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya pada periode 1933-1942 berbeda dengan tema karya sastra periode sebelumnya.pada periode 1933-1942, tema yang dikembangkan agak bebas dan terbuka juga banyak menceritakan kehidupan nyata yang pada dulunya ditutup dengan kesopanan.

    Diantara buku-buku Sultan Takdir Alisjahbana ada yang berjudul Layar Terkembang. Melalui Layar Terkembang (1936), Sultan Takdir Alisjahbana menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa saat itu.

    Pada tahun 1938 di Solo diselenggarakan kongres Bahasa Indonesia yang pertama sehabis perang Takdir pernah menerbitkan dan memimpin majalah pembina Bahasa Indonesia (1947-1952)

    Pada karya Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro dan kontra saat itu. disini Dikatakan pro karena karya ini dinilai sebagai hasil karya yang berani , sedangkan kontra karena dinilai sebagai sebuah karya cabul yang melukiskan kehidupan nyata sehari-hari yang selama ini ditutupi dengan kesopanan.
    Di dalam “Belenggu” Armijn Pane menceritakan seorang tokoh yang bernama dokter Sukartono yang tidak mendapatkan perhatian yang memuaskan dari istrinya dan kemudian bermain cinta dengan Yah, seorang pasien dr.Tono. Akhir cerita ini pun tidak jelas, karena ceritanya tidak selesai dan Armijn Pane membiarkan para pembaca yang menyelesaikan cerita tersebut dengan angan-angan masing-masing pembaca.

    Amir Hamzah adalah orang yang termasuk religius (keagamaan). Ia menulis prosa, baik berupa esai, kritik, maupun sketsa.
    Pada sajak-sajak Amir Hamzah dalam Nyanyian Sunyi atau Buah Rindu banyak bertemakan kerinduan. Sajak-sajak ini menggunakan kata-kata dari bahasa Melayu, Jawa, Sunda dan.

    Mungkin ini saja yang dapat saya tanggapi,.
    makacieh…..( “~” ) heeeee
    ASS…..

  33. Assalamu’alaikum wr wb………………..

    1. Lahirnya majalah pujangga baru pada tahun 1933 yaitu tokohnya Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sutan Takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. Tahun 1935berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni kebudayaan dan soal masyarakat umum. kemudian tahun 1936 terjadi lagi pembahasan yaitu berbunyi ” pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan indoneesia.
    majala ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berlat pengorbanan dan keuletan Sutan Takdir Ali Syahbana. Kelahiran majalah pujangga baru yang banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksidari para tokoh bahasa yang berpegang kepada kemurnian bahasa.
    2. Yang berbeda adalah kalau karya sastra sebelumnya yaitu: gaya bahasanya banyak menggunakan perumpamaan klise, pepatah, dan pribahasa. Alur yang digunakan sebagian besar alur lurus ada juga yang mempergunakan alur sorot balik, misalnya Azab dan Sengsara. teknik penokohan dan perwatakanya banyak menggunakan analisis langsung. pusat pengisahanya pada umumnya mempergunakan metode orang ketiga. latar cerita pada umumnya latar daerah, pedesaan dan kehidupan daerah.
    Sedangkan karya sastra di periode (1933-1942) adalah :
    Puisi berbentuk puisi baru, bukan pantun dan syair lagi. pilihan kata-katanya diwarnai dengan kata-kata nan indah. bahasa kiasan utama ialah perbandingan. hubungan antara kalimat jelas dan hampir tidak ada kata-kata yang ambigu. Mengekspresikan perasaan, pelukisan alam yang indah, dan tentram. persajakan merupakan salah satu sarana kepuitisan utama.
    3. Diantara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, karena merupakan roman takdir yang terpenting yang terbit pada tahun tiga puluhan merupakan salah satu karya terpentng pula dari para pujangga baru.
    yang ingin diungkapkanya adalah salah satu masalah yang ditampilkan adalah masalah emansipasi wanita.
    4. Karya armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra karena roman mendapat reaksi yang hebat baik dari pro dan kontra terhadapnya. yang pro menyokong sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.
    Yang diceritakanya adalah sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskan bukanlah gerak-gerak lahir tokohnya tetapi gerak-gerak batinya.
    5. Komentar saya tentang sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi adalah mengekspresikan perasaan rindu dan cinta kepada sang kekasih.

    Terima kasih…………..
    Wassalamu’alaikum wr wb………………

  34. Assalamualaikum wr.wb.

    1. karena di tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan Majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum .
    Tujuan didirikannya majalah tersebut adalah untuk menjadi pembawa semangat baru dalam kesusastraan,seni ,kebudayaan dan soal masyarakat umum.

    2.perbandingannya adalah pada tahun 1933-1942 cenderung menggunakan bahasa melayu yang sederhana sedangkan karya sastranya pada 1933-1942 lebih kepada gagasan baru dibidang kebudayaan dan dari bahasanya mengalami perubahan.

    3.Yang Pro terhadap Belenggu karya Armijn Pane adalah dia dianggap terlalu berani pada karyanya dan juga ceritanya tidak di selesaikannya sehingga memancing pembacanya untuk memikirkannya sendiri.Sedangkan yang kontra adalah menganggap bahwa karyanya cabul karena menggambarkan kehidupan yang tidak semestinya .

    4.Karena judul cerita Layar Terkembang dari novel STA tersebut lebih bersifat menganggap.Sedangkan yang ingin di ungkapkan STA pada Layar Terkembang adalah usaha untuk meningkatkan derajat dan martabat wanita (emansipasi wanita) untuk bangsa dan negara .

    5 Menurut saya ,karya Buah Rindu dan nyanyian sunyi ceritanya lebih bersifat kerinduan pada seseorang yang sangat di cintainya.Bahasanya pun lebih banyak memakai kata kata dari bahasa melayu yang khas.Itu bisa dilihat dari penggunaan kosakatanya seperti Tuan ,Adinda,selindung dan sebagainya.

    Terima kasih

    Assalamualaikum …. wr…wb

  35. 1) Majalah Poejangga Baroe pada tahun 1933 berdiri karena mempunyai tujuan untuk mengumpulkan semua hasil karya yang selama ini masih terpisah-pisah dan merupakan tenpat berkumpulnya para budiawan serta cendikiawan pada masa itu. Majalah tersebut dilarang beredar dikawasan Indonesia, tapi setelah Indonesia merdeka majalah tersebut dapat terbit kembali.

    2) Dilihat dari tema karya sastra serta pokok persoalannya, dalam karya pada periode 1933 -1942 ini ternyata berbeda dengan karya sastra sebelumnya. Perbedaannya dapat terlihat pada kebebasan dan keterbukaan serta banyaknya menceritakan kehidupan yang realita hal ini terdapat pada karya periode ini.

    3) Pada buku Sultan Takdir Alisjahbana yang berjudul Layar Terkembang, dalam buku tersebut beliau ingin mengutarakan tentang pendapat-pemdapat dan pandangan-pandangan terhadap peranan seorang wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa pada masa itu.

    4) Sebuah karya Armijin Pane yang berjudul Belenggu pada masa itu menyebabkan terjadinya pro dan kontra. Pro disebabkan oleh karya tersebut dianggap sebagai sebuah hasil karya yang bersifat berani. Sedangkan kontra terjadi karena karya tersebut adalah karya cabul yang memaparkan suatu kehidupan sehari-hari yang nyata yang selama ini ditutupi dalam bentuk kesopanan.

    5) Kalau dilihat dari sajak karya Amir Hamzah tersebut isinya menggambarkan tentang perasaan rindu yang sangat mendalam pada sang kekasih yang dinanti.
    mungkin saya kira begitu…..?!!!!!!!!!!!

    Sekian jawaban dari saya…!
    Terimakasih…….!!!!!?

  36. Assalamualaikum Wr Wb………
    1.Majalah Poejangga Baroe lahir pada periode 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane ,Amir Hamzah dan Sultan Takdir Alisyabana.Majalah ini lahir dan diterbitkan untuk khusus majalah Kesastraan dan Bahasa sastra Kebudayaan Umum.Majalah ini merupakan suatu gebrakan baru untuk sejarah sastra waktu itu hasil -dari karya satra yang menggunakan bahasa Indonesia.
    2.Perbedaan antara karya satra pada periode 1990-1993 sampai dengan periode1993-1942 adalah periode 1990 karya sastra kebanyakan mengangkat cerita dari kehidupan rakyat dulu misal Siti Nurbaya yang terkenal pada zaman itu dan banyak menggunakan bahasa Belanda ataupun bahasa Melayu.Sedangkan pada periode 1993- bangsa ,identitas bangsa yaitu bahasa indonesia.Semua karya sastra yang dimuat mempersilahkan menggunakan bahasa indonesia.Dan hasil karya nya pun juga beragam.
    3.Layar terkembang yang dicip[takan oleh Sultan Takdir alisyabana merupakan roman yang terpenting pada periode pujangga baru karena menceritakan tentang gagasanya peranan wanita dalam pembangunan bangsa ini,sehingga menggangkat harkat dan martabat perempuan.
    4.Karya Armin Pane dalam Belenggu menimbulkan pro kontra waktu itu.IArmin Pane menceritakan sesuatu yang dianggap vulgar,jorok/cabul karena itu banyak yang kontra,sedangkan yang pro karena Armin Pane berani mengungkapkan sesutu yang waktu itu disembunyikan di belakang dinding kesopanan.Yang menarik adalah yang dilukiskan bukan gerk gerik tokohnya tapi gerak gerik batinnya.
    5.Amir Hamzah merupakan penyair religius .Tentang sajaknya yang berjudul buah rindu merupakan sutu ungkapan penyair yang sedang rindu pada waktu itu dengan seseorang yang dikasihinya.
    mungkin itu saja tanggapan saya
    wassalam.Terimakasih

  37. Assalamualaikum Wr.Wb,

    1) Karena para pengarang ingin menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan, maka dari itu dibuatlah majalah Poejangga Baroe. Sejak didirikan majalah Poejangga Baroe, majalah tersebut menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendikiawan Indonesia pada masa itu.

    2) Pada periode 1900-1933 itu masih menuliskan tentang awal dari kesastraan Indonesia, dimana pada masa ini rakyat Indonesia baru diberi kesempatan untuk bersekolah dan secara perlahan-lahan lahirnya para penulis-penulis. Tapi pada periode 1933-1942 ini menuliskan tentang semangat para penulis untuk menerbitkan majalah yang khususnya untuk kebudaan dan kesastraan. Dan juga melahirkan tokoh-tokoh baru, seperti tokoh-tokoh Poejangga Baru.

    3) Yang ingin disampaikan oleh Sutan Takdir Alisjahbana dalam roman Layar Terkembang adalah tentang pendapat-pendapatnya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa. Kisahnya ialah tentang dua orang gadis bersaudara Tuti dan Maria. Tuti sebagai gadis yang tergolong kaum muda, aktif pula dalam gerakan wanita. Ia merasa berkewajiban untuk membela kedudukan kaumnya dimata laki-laki.

    4) Karena yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani. Dan yang kontra menyebutkan sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang slama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan . Isi roman yang berjudul Belenggu ialah menceritakan seorang dokter Sukartono yang karena tidak mendapat perhatian yang memuaskan dari istrinya, lalu tergoda oleh Yah seorang wanita yang mula-mula datang sebagai pasien. Tapi kemudian Yah meninggalkan Tono demi kebahagiaan Tini dan Tono.

    5) Sajak yang dibuat oleh Amir Hamzah mempunyai hikmah yang dapat kita ambil. Misalnya dalam sajak Buah Rindu. Dalam sajak tersebut, kita dapat mengambil pelajaran agar kita janganlah cepat berputus asa sehingga kita sampai berpikir untuk mengakhiri hidup kita hanya karena keadaan.

    Ok.

    Sekian
    Wassalamualaikum, Wr.Wb

  38. Maksud saya temanya bukan tentang kebudayaan dan kesastraan.
    Mohon ma’af pak atas ketidak lengkapan jawaban saya.

  39. Assalamualaikum…
    Pujangga baru itu lahir karena berkat pengorbanan dan keuletan Sultan Takdir Alisahbana. Dan untuk memenuhi keinginan para pengarang ataupun penyair, tujuannya untuk sebagai wadah khusus untuk menampung hasil karya-karya sastra yang memuat kebudayaan dan kesusastraan Indonesia pada masa itu
    Perbedaan antara karya sastra yang terbit pada tahun 1933-1942 dengat karya sastra pada priode sebelumnya ialah terutama pada bahasa dan keuletan para sastrawan pada priode itu..
    Di antara buku-buku STA diberi judul layer terkembang karena untuk menangani pertanggungjawapan wanita Indonesia yang merdeka. Dan yang ingi di ungkapkan STA dalam karya itu ialah memperlihatkan adanya gagasan tentang wanita yang berbeda dari novel-novel lainnya.
    Karya Armijn pane yang berjudul menimbulkan pro-kontra karena karya armijn pane ini terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding kesopanan
    Komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam buah rindu atau nyanyian sunyi, bahasanya banyak melukiskan tentang kesedihan, dan banyak menggunakan bahasa melayu yang agak sulit untuk dimengerti.
    Terima kasih

    Penjelasan Anda tegesa-gesa.

  40. Jawab:
    1. Karena berkat pengorbanan dan keuletan Sutan Takdir Alisyahbana majalah Poejangga Baroe bisa lahir. Kelahiran majalah Poejangga Baru yang banyak mengeluarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksi.

    2. Bedanya tema karya sastra periode 1900-1933 para sastrawan banyak mengangkat kisah-kisah nyata seperti roman Siti Nurbaya. Namun ada juga sajak yang menggambarkan sikap penyair yang melihat bangsa yang berada dalam cengkeraman penjajah misalnya dalam sajak yang berjudu “Mengeluh”.
    Karya sastra periode 1933-1942 para sastrawan ingin sekali menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan sehingga pemikiran-pemikiran mereka tertuang dalam majalah tersebut dalam bentuk karya sastra.

    3. Layar terkembang menceritakan dua orang gadis bersaudara Tuti dan Maria. Tuti seorang yang sungguh-sungguh bekerja sebagai guru dan Maria seorang periang lincah. Tuti sebagai gadis yang tergolong kaum muda, aktif pula dalam gerakan wanita. Kedua gadis itu berkenalan dengan yusuf, seorang mahasiswa kedokteran. Meskipun Yusuf pada mulanya tertarik pada tuti, tetapi kemudian menjadi kekasih Maria.

    4. Karena karya Armijn Pane yang berjudul belenggu dianggap sebagai sebuah karya Cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding kesopanan.

    5. Dalam sajak-sajak Amir Hamzah baik yang dimuat dalam buah rindu maupun nyanyi sunyi, Amir Hamzah banyak mempergunakan kata-kata lama yang diambilnya dari hazanah bahasa melayu dan kawi, dan kata yang diambil dari bahasa daerah, terutama bahasa-bahasa melayu, Jawa dan Sunda.

    Penjelasnnya Anda tentang perbedaan 1933-1942 dg sebelumnya bener2 ga jelas.

  41. 1. Majalah Poejangga Baru dilahirakan karena majalah Poejangga Baru menjadi suatu wadah berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu. Majalah ini juga sebagai pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum.

    2. Dalam periode sebelumnya tepatnya periode 1900-1933 masih menggunakan bahasa Melayu. membahas hukum adat istiadat dan juga kebiasaan buruk yang tidak sesuai lagi dengan zaman modern. Diperiode ini para sastrawan menggambarkan sajaknya dengan sikap penyair yang melihat bangsanya yang berada dalam cengkeraman penjajah. Diperiode ini juga banyak menghasilkan karya sastra tentang perjuangan tentang kemerdekaan/
    Sedang diperiode 1933-1942 telah diselenggarakan konres bahasa Indonesia. Diperiode ini terdapat perkembangan dan masalah bahasa Indonesia, hingga lahirlah sebuah tulisan dengan bahasa Indonesia tersebut. Diperiode ini juga karya sastra banyak melukiskan tentang pengalaman pribadi sang penyair.

    3. Roman STA diberi judul “Layar Terkembang” karena menggambarkan seorang gadis yang sungguh-sungguh. Ia merasa berkewajiban untuk membela kedudukan kaumnya di mata laki-laki. Tetapi iapun berjuang pula melawan hatinya sendiri yang tak lepas dari sifat kewanitaan yang memimpikan suami dan menjadi seorang ibu. Roman ini menggambarkan emansipasi wanita da mata laki-laki.
    STA dalam roman ini ingin mengungkapkan dengan melalui tokoh Tuti menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangunan bangsa.

    4. Roman Belenggu ini mendapat reaksi yang hebat baik yang pro maupun kontra terhadapnya. Yang pro karena menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani, sedangkan yang kontra karena menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama ini disembunyikan dinding-dinding kesopanan. Roman Belenggu ini sebuah roman yang menarik karena menceritakan bukanlah gerak-gerik lahir tokoh-tokohnya tapi juga gerak-gerik bathinnya.

    5. Buah Rindu yang mirip sebuah syair pendek mengisahkan tentang pertemuan kala malam terang bulan dalam suasana kampung melayu. Sajak Buah Rindu ini bernada keputusasaan dan menyesali nasibnya. Bahkan kemudian Ia berpikir tentang maut yang dipanggilnya supaya melepaskan dirinya dengan nestapa. Tetapi keputusasaan itu setelah melampaui masa kesepian dan kebimbangan, dan setelah menguji keraguan dan kewas-wasannya sendiri, akhirnya ia menemukan kedamaian dalam Tuhan.
    Dalam nyanyi sunyi ini menggambarkan kedamaian dan keikhlasan nasibnya yang selalu dalam kerinduan, penuh ratap kesedihan. Kesedihan itu menyebabkan timbulnya rasa sunyi dan pasrah diri.

  42. Assalamualaikum . . .
    jawaban saya :
    1).karena keinginan para pengarang menerbitkan majalah yang khusus mengenai kebudayaan dan kesastraan belum terlaksana,sehingga sutan takdir Ali Syahbana dan kawan-kawan berhasil mendirikan majalah poejangga baru. . .majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan.dalam majalah ini banyak menimbulkan gagasan-gagasan baru di bidang kebudayaan.

    2).pada periode 1900-1933 tema karya sastranya lebih kepada penceritaan terhadap perjuangan untuk mencapai kemerdekaan.karya sastra yang dibuat ditujukan untuk membakar semangat-semangat pejuang indonesia. seperti dalam karya sastra semaun yang judulnya hikayat kadiroen.pada periode 1933-1942 tema karya sastra yang dibuat lebih kepada penceritaan tentang kehidupan serta kebudayaan pada masa itu.seperti dalam karya Asmara Hadi yang isinya lebih terasa tentang semangat perjuangan,juga dalam karya A. M. Thahir yang kecendrungan kepada pelukisan kehidupan sehari-hari kaum buruh,

    3).karena dalam Layar Terkembang merupakan cerminan cita-cita sutan takdir Ali Syahbana.sultan takdir alisyahbana merenuangkan gagasannya dalam memajukan masyarakat, terutama gagasan memajukan peranan kaum wanita.Layar Terkembang merupakan puncak karya sastra pada masa Pujangga Baru.

    4). karena karya Armijn Pane menceritakan tentang suatu kenyataan yang selama ini ditutup-tutupi.sehingga menimbulkan pro kontra.yang pro mengatakan sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan. Armijn Pane yang dilukiskannya bukanlah gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya, tetapi gerak-gerak batinnya.

    5).dalam sajak Amir Hamzah tersebut menceritakan tentang kerinduan seseorang terhadap kekasihnya namun fikiran yang ingin diungkapkan dalam sajak tersebut mungkin bukan kerinduannya terhadap seseorang tetapi kerinduannya tehadap kemerdekaan tanah airnya.
    kata-kata yang diungkapkan sangat sulit untuk dipahami karena selain banyak terdapat bahasa melayu juga banyaknya kiasan-kiasan yang sulit untuk diberi makna.
    itu saja tanggapan dari saya.
    terima kasih…

  43. Jawaban saya ;
    1. Majalah Poedjangga Baroe lahir karena majalah ini diterbitkan khusus tentang kebudayaan dan kesustraan dan majalah ini diperuntukkan guna menanmpung segala tenaga yang bercerai berai dan memuat hasil-hasil karya. sehingga majalah ini menjadi tempat berkumpul kaum bangsawan, seniman dan cendikiawan pada masa itu.
    2. Dari sisi tema karya sastra pada periode 1900-1933 lebih banyak mencerikan tentang adat istiadat, kawin paksa, dan tanah air. sedangkan pada periode 1933-1942 menceritakan tentang keTuhanan (agama), pergulatan, perjuangan batin, dan semangat perjuangan yang penuh keyakinan.
    3. Buku yang di tulis Sutan Takdir Alisjahbana yang berjudul Layang Berkembang sangat penting karena roma ini bukan hanya merupakan sekedar bacaan perintang waktu, melainkan sebuah roman bertendensi dan melalui tokoh Tuti menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangunan bangsa.
    4. Armin Pane sebagai pengarang “Belenggu” mengalami pro dan kontra. Alasan pro karena roman ini adalah hasil sastra yang berani dan alasan kontra karena roman ini adalah sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidipan yang nyata yang selama ini disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan.
    Roman “Belenggu” menceritakan tentang kisah seorang dokter yang tidak puas dengan istrinya kemudian jatuh hati dengan wanita lain yang tidak lain adalah pasiennya sendiri. Dalam roman ini yabg dilukiskan adalah gerak-gerik tokohnya. Armin Pane tidak menyelesaikan cerita ini dan membiarkan diselesaikan oleh para pembaca sesuai dengan angan masing-masing.
    5. Menurut saya sajak Amir Hamzah yaitu Buah Rindu dan Nyanyi Sunyi adalah sajak ini bernada kerinduan dan penuh ratap kesedihan sehingga timbul rasa sunyi dan kepasrahan diri. akhirnya beliau menemukan kedamaian dan keikhlasan dalam Tuhan yang dituangkan dalam sajaknya tersebut.

  44. Assalamualaikum…

    Tanggapan yang bisa saya kemukakan mengenai perkembangan sastra pada periode 1933-1942 sebagai berikut :
    1). Majalah “Poedjangga Baru” lahir pada periode itu karena pada awalnya para pengarang mempunyai niat untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan yang bertujuan untuk mengumpulkan semua hasil karya yang masih terpisah- pisah sehingga menjadi tempat berkumpulnya para budayawan, seniman dan cendekiawan Indonesia saat itu yang masih belum terlaksana. Maka akhirnya Sutan Takdir Ali S., Armijn Pane dan Amir Hamzah mendirikan majalah itu yang pada mulanya berketerangan resmi “majalah kesusastraan dan bahasa serta kebudayaan umum”, tetapi sejak 1935 berubah menjadi ” pembawa semangat baru dalam kesusastraan seni, kebudayan, dan soal masyarakat umum”, kemudian berubah pula sejak 1936 menjadi ” pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”. Jadi kesimpulannya, majalah itu didirikan karena memiliki tujuan yang jelas yakni membawa semangat baru dalam memperjuangkan persatuan Indonesia.

    2). Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 berkisar tentang kehidupan masyarakat kota dengan segala permasalahannya (misalnya “Belenggu”,Armijn Pane), materi ceritanya ada yang berisi bagaimana menggunakan kebebasan dan bagaimana fungsi kebebasan itu (misalnya “Layar Terkembang” karya STA), ada juga yang berisi tentang keagamaan/religi (“Buah Rindu” karya Amir hamzah) sedangkan sebelumnya belum ada yang bercorak religi, tidak lagi mengkritik atau bercerita tentang adat-istiadat / kawin paksa, temanya juga ada yang membangkitkan semangat atau cita-cita nasional terutama yang berhubungan dengan kebudayaan.

    3). STA menerbitkan sebuah romannya yang berjudul ” Layar Terkembang” Karena ingin menyampaikan pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan perempuan dan kaum muda yang ikut berjuang dalam kebangkitan bangsa. Dalam roman itu, Ia menceritakan tentang dua orang gadis bersaudara. Tuti sebagai tokoh yang bersungguh-sungguh, bekeruja sebagai guru, aktif dalam gerakan kaum muda. Ia merasa berkewajiban untuk membela kedudukan kaumnya di mata laki-laki. Di sini STA mengangkat cerita tentang seorang gadis yang memperjuangkan kebebasan dan emansipasinya bahwa seorang perempuan itu juga memiliki kekuatan dan tidak lemah daripada laki-laki, Ia juga mampu memperjuangkan kebangkitan bangsa.

    4). Karya Armijn Pane yangt berjudul ” Belenggu” menimbulkan pro dan kontra. Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan. Menurut saya Armijn Pane memang ingin menceritakan kenyataan yang terjadi saat itu yang Ia lihat di sekitarnya, Ia berusaha menggambarkan segala permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Walaupun akhir cerita tidak jelas tetapi ada makna yang tersirat bahwa dalam cerita itu ada pengobanan dan keinsyafan para tokoh terhadap sebuah kesalahan.

    5). Mengenai sajak-sajak Amir Hamzah dalam kumpulanya ” Buah Rindu / Nyanyi Sunyi” menurut saya banyak yang bercorak religi, karena Ia pun dikenal sebagai penyair yang religius, kebanyakan pula yang bernada kerinduan, kesedihan, keputusasaan,kepasrahan, dan kedamaian yang dirasakan pada Tuhan. Semua hasil karangannya itu tidak lepas dari latar belakangnya sejak kecil mendapat didikan agama Islam dan sekolah yang intlektualistis sehingga lahirlah karya-karya yang begitu menarik dan penuh makna. Walaupun bahasa yang digunakan masih terpengaruh dengan bentuk puisi lama yang artinya saya kurang mengerti tetapi keindahan sajak-sajaknya masih terasa menampakkan sebuah kemahiran yang tinggi dalam berbahasa. Tidak heran kalau Ia disebut sebagai ” Raja Penyair Pujangga Baru”.

    Itulah yang dapat saya kemukakan, selebihnya saya masih ada yang kurang mengerti dalam pembahasan itu, misalnya pada masalah tema apa saja yang masih memiliki kesamaan tema dengan periode sebelumnya? dan kenapa Pak pada periode sebelumnya nama STA tidak dibicarakan padahal setahu saya cukup berperan pada masa itu??
    Terima kasih!!

    Tema secara signifikan sebenarnya tak banyak berubah khususnya tentang pandangan2 tentang kebebasan & kemerdekaan. Nama STA lebih banyak dibicarakan di masa Pujangga Baru berkait dengan upayanya mendirikan majalah Pujangga Baru dan menjadi ikon gerakan itu.

  45. asalamualaikum wr.wb.

    tanggapan saya terhadap perkembangan sastra periode 1933 -1942 sebagai berikut :
    .Mengapa majalah poedjangga baroe lahir ?
    jawab : karena sekitar tahun 1920 dikenal majalah dan juga memuat karangan – karangan berupa cerita, sajak serta karangan – karangan tentang sastra seperti majalah sri poestaka ( 1919 – 1941 ), pandji poestaka (1919 – 1942), jong Sumatra (1920 – 1926), tetapi hingga awal tahun 1930-an niat para pengarang untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesusastraan belum juga terlaksana. Pada tahun 1930 terbit majalah Tim Hoel (1930 – 1933), mula – mula dalam bahasa belanda, kemudian pada tahun 1933 terbit juga edisi bahasa Indonesia dengan sanasi pane sebagai redaktur. Pada tahun 1932 itu pula Sultan Takdir Alisjahbana yang ketika itu bekerja di balai pustaka mengadakan rubrik “ Menuju Kesusastraan Baru “ dalam majalah pandji poestaka. Baru pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sultan Takdir Alisjahbana berhasil mendirikan majalah poedjangga baroe (1933-1942 dan 1949-1953). Pada mulanya keterangan resmi tentang tentang majalah itu berbunyi “ Majalah Kesusastraan dan bahasa Serta Kebudayaan Umum “ tetapi sejak tahun 1935 berubah menjadi “ Pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum ” dan sajak 1936 bunyinya berubah pula menjadi “Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”. Majalah ini diperuntukkan guna menampung segala tenaga yang selama ini bercerai berai memuatkan hasil – hasil karyanya di berbagai surat kabar dan majalah umum. Segera majalah poedjangga baroe menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman dan cendekiawan Indonesia pada masa itu. Berturut – turut dalam lingkungan majalah itu kita saksikan munculnya nama – nama Armijn Pane, Sultan Takdir Alisjahbana, Mr.Sumanang, Mr.Amir Syariffudin, Mr.S.Muh.Sjah, Dr.Ng.Poerbatjaraka, W.J.S. Koerwadarmenta, H.B. Jassin sebagai anggota redaksi. Majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan, berkat pengorbanan dan keuletan Sultan Takdir Alisjahbana. Oplahnya pernah hanya sekitar 500 eksemplar saja setiap terbit dan langganan yang membayar tetap hanya sekitar 150 orang. Kerugian ditanggung oleh kantong Sultan Takdir alisjahbana dan Armijn Pane. Tetapi ketika Jepang masuk dengan menduduki Indonesia, majalah poedjangga baroe ini segera dilarang terbit karena dianggap “kebarat- baratan”. Tetapi setelah negara Indonesia merdeka, majalah ini tetap diterbitkan kembali oleh Sultan Takdir Alisjahbana. Kelahiran majalah poedjangga baroe yang banyak melontarkan gagasan – gagasan baru dalam bidang kebudayaan itu bukan tidak menimbulkan reaksi, tetapi menimbulkan berbagai reaksi. Polemik pujangga baru dengan kaum tua itu tidak hanya mengenai bahasa saja, karena gerakan pujangga baru bukanlah hanya gerakan bahasa dan ssatra belaka, tetapi mengenai kebudayaan, pendidikan,pandangan hidup kemasyarakatan terjadi polemik yang seru.
    2. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya sastra yang terbit pada periode 1933 – 1942. Apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya ?
    jawab : Menurut saya, karya sastra pada periode 1933 – 1942 ( poedjangga baru ) lebih menonjolkan majalah kesusastraan, semangat baru kesusastraan dan untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia. Karena disisi semua sastrawan boleh melontarkan gagasan – gagasan baru dalam ladang kebudayaan dan menimbulkan reaksi gerakan pujangga baru bukanlah hanya gerakan bahasa dan sastra belaka tetapi mengenai kebudayaan, pendidikan, pandangan hidup kemasyarakatan terjadi polemik yang seru. Apalagi dengan tokoh –tokoh pujangga barunya seperti Sultan Takdir Alisjahbana, Armijn pane, Amir Hamzah, J.E.Tatengkeng,Asmara Hadi dan penyair pujangga baru lainnya. Misalnya saja pada Sultan Takdir Alisjahbana, beliau pada tahun 1929 muncul dalam panggung sejarah sastra Indonesia. Roman “Layar Terkembang” merupakan roman takdir yang terpenting. Roman ini bukan roman sekedar bacaan perintang waktu, melainkan sebuah roman bertendensi. Takdir terkenal juga sebagai penulis esai dan sebagai pembina bahasa Indonesia. Selain itu beliau juga menulis sajak – sajak. Misalnya “puisi Indonesia zaman baru” kesusastraan di zaman pembangunan bangsa (1938), kedudukan perempuan dalam kesusastraan timur baru (1941). Armijn Pane terkenal dengan roman “Belenggu” (1940) yang terbit pertama kali dalam majalah poedjangga baroe. Belenggu adalah sebuah roman yang menarik Karen ayang dilukiskannya bukanlah gerak – gerik lahir tokoh – tokohnya, tetapi gerak – gerik batinnya. Sebelum menulis romannya itu, Armijn Pane banyak menuliscerpen, sajak, esai dan sandiwara. Gaya bahasa Armijn sangat bebasdari struktur bahasa melayu. Dalam karangan- karangannya ia pun lebih banyak melukiskan gerak kejiwaan tokoh –tokohnya daripada gerak lahirnya.inilah terutama yang membedakan Armijn Pane dengan para pengarang sejamannya. Amir Hamzah dan J.E.Tatengkeng merupakan dua orang penyair yang dikenal sebagai penyair religius. Amir Hamzah (Islam) sedangkan J.E.Tatengkeng (Kristen). Keduanya tidak semata – mata menulis sajak tetapi juga menulis prosa, berupa esai, kritik maupun sketsa. Namun mereka lebih terkenal dalam sajak “Buah Rindu” dan “Nyanyi Sunyi”. Dalam sajak – sajaknya banyak mempergunakan kata – kata lama, yang diambil dari khazanah bahasa melayu dan kawi dan kata – kata yang dijemputnya dari bahasa daerah terutama bahasa melayu, jawa, dan sunda. Kata –kata itu kadang – kadang diambilnya dalam hubungan purwakanti, kadang – kadang pula hanya sebagai lambang, perumpamaan untuk menjaga irama sajak. Dan sajak – sajak Amir Hamzah kebanyakan bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan itu menyebabkan timbulnya rasa sunyi, pasrah diri kepada Allah. J.E. Tatengkeng dalam sajak berjudul Rindu Dendam ialah salah satu buku J.E.Tatengkeng yang pernah terbit. Sebenarnya masih banyak lagi buah tangannya yang masih berserakan dalam berbagai majalah terutama dalam majalah poedjangga baru. Kecuali sajak , juga kritik – kritik dan esai –esainya penting karena sikapnyayang tegas dan jujur. Justru karena itulah buah tangannya menarik. Bahasanya,misalnya bukanlah bahsa yang baik menurut norma – norma bahasa melayu riau. Struktur puisinya pun kebanyakanberasal dari Sumatra, paling bebas dari pengaruh pantun dan syair/bentuk – bentuk puisi melayu lama lainnya. Sajak – sajak asmara Hadi sebagian penuh romantik dan kesedihan karena ditinggal mati oleh kekasihnya yang pertama. Dan dalam sebagian sajaknya juga terasa semangat perjuangan yang penuh keyakinan. Ia bukan saja seorang yang yakin akan kemenangan apa yang diperjuangkannya, melainkan juga tabah serta riang dalam menempuh segala kesukaran yang dihadapinya. Sajak A.M.Thahir sajaknya cenderung kepada pelukisan kehidupan sehari – hari kaum buruh. Sajak M.R.Dajoli kebanyakan melukiskan para petani melarat dan akibat – akibat keburukan ijon di desa. Sajak – sajak Mohammad Zain kebanyakan melukiskan kegembiraan menghadapi alam. Kalau pada zaman balai pustaka cenderung tentang hikayat dan roman – roman. Pada zaman balai pustaka penulissajak yang paling terkjenal adalah Yamin dan Roestam Effendi. Kebanyakan sajak – sajak yamin berupa pujian – pijian terhadap tanah air dabn bahsa bundanya. M. Yamin banyak menulis drama yang berlatar belakang ken arok dan ken dedes. Penyair sezaman dengan Yamin yang juga sadar akan tugasnya untuk berjuang guna kemerdekaan bangsanya adalah Roestam Effendi. Roestam menulis dua buah buku yaitu”Bebasari” dan “Percikan Permenungan”. Bebasari adalah drama bersajak sedangkan percikan permenungan adalah kumpulan sajak – sajak yang dimuat dalam kumpulan ini merupakan percobaan – percobaan berani yang dilakukan Roestam dalam menulis puisi Indonesia yang sedapat mungkin lepas dari tradisi sastra melayu. Balai pustaka juga terdapat roman – roman yang sangat menarik seperti “Azab dan Sengsara”( karya Merari Siregar), “Siti Nurbaya” ( Karya Marah Rusli ), “Salah Asuhan” ( karya Abdul Muis ). Dan kebanyakan roman balai pustaka menceritakan tentang keburukan adat kuno berkenaan dengan perkawinan paksa dan kebanyakan penulis romannya berasal dari Sumatra. Sajak Sanusi Pane hampir seluruhnya berbentuk soneta. Soneta terdiri 14 baris yang umumnya 2 bait pertama berupa 4 seuntai dan 2 bait berupa tiga seuntai. 4 seuntai biasanya digunakan penyairnya untuk melukiskan suasana (keindahan) alam (lahir) dan 3 seuntainya dipergunakan untuk mengajuk hatinya sendiri, sehingga keseluruhan soneta itu tak ubahnya dengan pantun yang terdiri sampiran dan isi.
    3. Mengapa satu diantara buku – buku Sultan Takdir Alisjahbana diberi judul layar terkembang, apa sesungguhnya yang igin diungkapkan sultan takdir alisjahbana dalam karya itu?
    Jawab : salah satu diantara buku – buku sultan takdir alisjahbana diberi judul layar terkembang karena layar terkembang merupakan roman takdir yang terpenting. Roman ini jelas bukan roman sekedar bacaan perintang waktu melainkan sebuah zaman bertendensi. Di roman ini takdir melalui tokoh tuti menyampaikan pendapat – pendapat dan pandangan – pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangunan bangsa. Kisahnya ialah tentang dua orang gadis bersaudara, tuti dan manis. Tuti seorang yang sungguh – sungguh bekerja sebagai guru dan maria seorang periang, lincah. Tuti sebagai gadis yang tergolong kaum muda, aktif pula dalam gerakan wanita. Ia merasa berkewajiban untuk membela kedudukan kaumnya dimasa laki – laki. Tetapi ia pun berjuang pula melawan hatinya sendiri yang tidak lepas dari sifat kewanitaannya yang memimpikan suami dan menjadi seorang ibu. Kedua orang gadis itu berkenalan dengan jusuf. Seorang mahasiswa kedokteran. Meskipun jusuf pada mulanya tertarik kepada tuti tetapi ia kemudian menjadi kekasih maria. Kematian maria oleh penyakit paru – paru terasa terlalu dipaksakan pengarang yang kelihatan hanya mau mempertemukan cinta jusuf dengan tuti. Roman ini merupakan salah satu hanya terpenting pula dari para pengarang pujangga baru dan salah satu roman terpenting yang terbit pada tahun tiga puluhan.
    4. Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan prokontra apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn Pane dalam “Belenggu” .?
    jawab : karya Armijn Paneyang berjudul “Belenggu”(1940) yang terbit pertama kali dalam majalah poedjangga baroe. Roman ini mendapatkan reaksi yang hebat, baik dari yang pro maupun yang kontra terhadapnya. Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cekil yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama ini disembunyikan dibelakang dinding – dinding kesopanan. Tetapi keributan itu, tidak menghalangi jalan roman ini untuk menjadi roman yang terpenting yang ditulis para pengarang pujangga baru. Belenggu adalah sebuah roman yang menarik karena yang melukiskannya bukanlah gerak gerik lahir tokoh – tokohnya tetapi gerak – gerik batinnya. Tokoh utamanya ialah dokter sukartono yang karena tidak mendapat perubahan yang memuaskan dari istrinya, lalu tergoda. Oleh Yah, seorang wanita yang mula – mula datang kepadanya sebagai pasien. Keadaan itu dilukiskan oleh Armijn secara mahir sekali, sehingga jelas tergambar perubahan sikap dan kejiwaan tokoh – tokohnya dan baik tono maupun istrinya tini, keduanya hidup dalam ketakutan dan perasaan berdosa karena keduanya sebelum menikah telah melakukan hal – hal yang dianggapnya salah. Apalagi ketika kemudian tini bertemu kembali dengan pemuda yang pernah merebut hati dan dirinya ketika masih menjadi mahasiswa. Tetapi setelah melalui krisis dan klimaks akhirnya tini insyaf dan mau berkorban untuk kebahagian berdua. Namun pengorbanannya itu kalah cepat dan kalah besar oleh pengorbanan Yah yang semula dianggapnya barang tak berharga tetapi ternyata mempunyai hati yang halus. Yah pergi meninggalkan tono dengan sebuah piringan hitam yang merekam lagu kesayangan tono yang dinyanyikan oleh Yah sendiri. Gaya bahasa Armijn sangat bebas dan struktur bahasa melayu. Dalam karangan – karangannya ia pun lebih banyak melukiskan gerak kejiwaaan tokoh – tokohnya daripada gerak lahirnya.
    5.Apa komentar anda tentang sajak- sajak Amir Hamzah dalam buah rindu atau nyanyi sunyi?
    Jawab : Menurut saya sajak – sajak karya Amir Hamzah sangat menarik sekali karena dalam bentuk puisi dituangkannya menjadi sekumpulan sajak berjudul “Nyanyi Sunyi” (1937) menceritakan tentang kehidupannya sendiri Karen adia harus meninggalkan semua teman – temannya dalam menerbitkan majalah pujangga baru karena mendapat panggilan dari pamannya. Ia harus pulang ke langkat dan menikah dengan salah seorang putri sultan langkat. Dengan berat hati ia meninggalkan “tanah jawa” dan sekolahnya di fakultas hokum yang hampir tamat dan kunon juga seorang gadis yang dicintainya. Kesemuannya itu menyebabkan ia merasa sunyi dan sepi. Dan dengan indah pengalamannya itu kemudian dituangkannya dalam bentuk puisi, menjadi sekumpulan sajak berjudul “Nyanyi Sunyi”. Sajak – sajaknya yang ditulis lebih dahulu kemudian dikumpulkan dan diterbitkan juga dengan judul buah rindu(1941). Dalam sajak – sajaknya baik yang dimuat dalam buah rindu maupun yang dimuat dalam nyanyi sunyi, Amir bnayak mempergunakan kata – kata kuno, yang diambilnya dari khazanah bahasa melayu dan kawi, dan kata – kata yang dijemputnya dari bahasa daerah terutama bahasa – bahasa melayu, jawa, sunda. Kata – kata itu kadang-kadang diambilnya dalam hubungan puryakanti, kadang – kadang pula hanya sebagai lambang,perumpamaan atau untuk menjaga irama sajak. Dan bentuk sajak – sajaknya menunjukkan pengaruh bentuk puisi lama terutama bentuk pantun melayu. Bentuk ini digunakan dengan banyak variasi dan dengan kemahiran yang tinggi misalnya dalam sajak “purnama raja”(buah rindu) yang merupakan syair pendek yang mengisahkan pertemuan kala malam terang bulan dalam suasana kampung melayu dimana si gadis berseloka dan dikejamkan bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan. Kesedihan itu menyebabkan timbulnya desa sunyi, pasrah diri. Sebagai seorang yang sejak kecilnya kerasmendapat didikan agama islam, amir pasrah diri kepada Allah. Kadang – kadang ia pun merasa was – was dan rasa akan keyakinan yang dianutnya. Sajak – sajaknya yang permulaan bernoda keputusasaan, bahkan kemudian ia pun berpikir tentang maut yang dipanggilnya supaya melepaskan dirinya dari nestapa yang gelap – gulitamenimpa “ anak langkat musafir kita” tetapi keputusasaan itu setelah melampui masa kesepian dan kebimbangan dan setelah menguji keraguan dan kewas – wasannya sendiri, akhirnya menemukan kedamaian dalam tuhan.

    Terimakasih

    Ok

  46. 1. Majalah pujangga Baru lahir karena keinginan yang kuat dari para tokoh pujangga baru seperti STA, Armjin Pane, Amir Hamzah untuk menumbuhkan kesusastraan baru yang sesuai dengan semangat zamannya dan mempersatukan para sastrawan dalam satu wadah karena sebelumnya bisa dikatakan cerai berai dengan menulis diberbagai majalah, serta keinginan dari para tokoh tersebut pada keterangan resmi yang berbunyi”majalah kesusastraan dan bahasa sert kebudayaan umum, kemudian berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum, kemudian berubah lagi menjadi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia. Tampak bahwa Amir Hamzah, seperti teman-teman segenerasinya, S. Takdir Alisjahbana dan Sanusi Pane, yang aktif di sekitar majalah Poedjangga Baroe, melihat diri bagian dari generasi yang didera oleh masa depan. Mereka hendak menciptakan sesuatu yang baru dari sebuah kondisi terjajah, terkebelakang, terhina—sesuatu yang bukan lagi bisa disebut ”Jawa”, ”Melayu”, atau ”Ambon”. Dalam artian sebuah fenomen ”pasca-Melayu”.
    2. perbedaan karya sastra antara periode 1900-1933 dengan periode 1933-1942 adalah kalau angkatan pujangga baru cirinya adalah bahasa yang dipakai bahasa Indonesia modern, temanya tidak hanya tentang adat atau kawin paksa, tetapi mencakup masalah yang kompleks, seperti emansipasi wanita, kehidupan kaum intelek, dan sebagainya, bentuk puisinya adalah puisi bebas, mementingkan keindahan bahasa, dan mulai digemari bentuk baru yang disebut soneta, yaitu puisi dari Italia yang terdiri dari 14 baris, pengaruh barat terasa sekali, terutama dari Angkatan ’80 Belanda, aliran yang dianut adalah romantik idealisme, dan setting yang menonjol adalah masyarakat penjajahan, dengan kata lain, periode sebelumnya awal (1900-1933) adalah persoalan adat yang sedang menghadapi akulturasi dan dengan demikian menimbulkan berbagai problem bagi kelangsungan eksistensi masing-masing, sedangkan periode 1933-1942 diwarnai pencarian tempat di tengah pertarungan kebudayaan Timur dan Barat dengan pandangan romantis-idealis.
    3. Yang ingin diungkapkan pada layar terkembang adalah meninginkan jika wanita-wanita indonesia mampu untuk mengembangkan layarnya dalam kehidupan yang fana ini. Ceritanya melukiskan perjuangan wanita Indonesia beserta cita-citanya. Roman ini memperkenalkan masalah wanita Indonesia yang mulai merangkak pada pemikiran modern. Kaum wanita mulai bangkit untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai wanita, berwawasan luas, serta bercita-cita mandiri. Masalah lain yang dipersoalkan dalam roman ini, yaitu masalah kebudayaan barat dan timur, serta masalah agama.
    4. Yang diceritakan Belenggu sehingga menimbulkan pro-kontra adalah karena ceritanya merupakan rangkuman dari realita sosial dalam sebuah kehidupan di rumah tangga. Karya novel yang berjudul “Belenggu” itu, memaparkan kehidupan para tokohnya yang masing-masing terbelenggu oleh ke-egoisannya sendiri, sehingga tidak memunculkan sebuah kebahagiaan. Padahal, pada tiap-tiap Ijab Qabul, sering terlontar, bahwa setiap pasangan harus hidup rukun demi menciptakan kehidupan yang mawaddah dan warohmah. Balai Pustaka pernah menolak karyanya ini. Sebab, karya ini, pada zaman ketika itu, merupakan sebuah bahasan yang masih tabu, karena menyangkut kehidupan pribadi dalam sebuah rumah tangga. Belenggu merupakan novel yang mencerminkan sebuah ketegangan kebudayaan.
    5. Karya-karyanya adalah serangkaian ekspresi yang merupakan bagian dari ”puisi baru” Indonesia, dan memang demikian. Amir tak ingin sepenuhnya lepas dari ungkapan Melayu klasik, tapi banyak kata bentukannya yang datang dari gramatika Jawa. Dalam sebuah sajak yang indah, gabungan ironi dan kesedihan, ia menyebut diri ”beta, bujang Melayu”, Dalam sebuah sajak yang. Buah Rindu (yang ditulis pada 1928-35), ia persembahkan kepada ”Paduka Indonesia Raya”, selain kepada ”ibu ratu” dan kepada seorang perempuan dengan nama ”Sendari”. melihat diri bagian dari generasi yang didera oleh masa depan. Mereka hendak menciptakan sesuatu yang baru dari sebuah kondisi terjajah, terkebelakang, terhina, sesuatu yang bukan lagi bisa disebut ”Jawa”, ”Melayu”, atau ”Ambon”. Jika kita perhatikan sajaknya yang terkenal itu, kata ”bujang Melayu” itu memang disebut bukan hendak membanggakan diri. Bahkan sebaliknya: kata itu sejajar dengan frase ”anak Langkat, musyafir lata,” bagian dari bait-bait yang murung:
    Itu jawaban yang saya dapat, semoga bisa dimengerti. Terima Kasih!

    Komentarnya variatif, meski perlu dipertanyakan juga bahasa Indonesia modern ala Pujangga Baru itu seperti apa…

  47. 1.Majalah poejangga baru lahir untuk menerbitkan majalah khusus kebubayaan dan kesastraan. Majalah ini lahir pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir HAmzah dan Sutan Takdir Ali Syahbana. Tahun 1035 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan masyarakat umum. Kemudian pada tahun 1938 terjadi lagi pembahasan yang berbunyi ” Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”. Majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa hambatan berkat pengorbanan dan keuletan Sutan Takdir Ali Syahbana.

    2. Pada periode 1033-1942 karya sastra temanya lebih bebas dan karya-karya tersebut menjadi pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, dan kebudayaan. Karena pasa sastrawan pada zaman itu banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan.

    3.STA memberi judul “Layar Terkembang” pada salah satu karyanya karena roman tersebut menceriakan tentang masalah wanita Indonesia yang mulai merangkak pada pemikiran modern. Kaum wanita mulai bangkit untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai wanita, berwawasan luas serta bercita-cita mandiri. Masalah lain yang dipersoalkan dalam roman ini, yaitu masalah kebudayaan barat dan timur. Juga termasuk masalah agama. Roman ini menampilkan kisah cinta kasih antara yusuf, Maria dan Tuti.

    4. Pada karya sastra Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro kontra. Pro menyokongnya sebagai hasil karya satra yang berani bahkan roman yang diterbitkan oleh Dian Rakyat pada tahun 1940 ini mendapat pujian dari berbagai pengamat sastra baik dari dalam maupun luar negeri dan yang kontra menyebutnya sebuah karya sastra cabul yang banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dindimg kesopanan.

    5. Menurut saya sajak-sajak Amir Hamzah pada ” Nyanyian Sunyi (1937)” sangat menarik. Dalam sajaknya tersebut Amir menceritakan tentang kehidupannya yang meninggalkan sahabat-sahabatnya karena ia harus pulang dan menikah dengan puteri Sutan Langkat. Sehingga dia merasakan kesunyian yang amat sangat.
    Dalam sajak-sajaknya yang tertuang dalam nyanyian sunyi maupun buah rindu banyak menggunakan kata-kata lama yang diambilnya dari khazanah bahasa melayu dan kawi. Banyak pula kata-kata yang dijemputnya dari bahasa daerah, terutama bahasa-bahasa Melayu, Sunda, dan Jawa. Isi sajak Amir Hamzah kebanyakan bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan. Tapi puisi-auisinya tidak hanya menimbulkan kesedihan, rasa sunyi dan pasrah tapi juga menekankan pada rasional.

    Terimakasih.
    Wassalamu’alaikum

  48. 1)Mengapa Majalah Poedjangga Baroe lahir?
    Jawab:
    Pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir Alisjahbana berhasil mendirikan majalah Poedjangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953). Pada mula keterangan resmi tentang majalah itu berbunyi “majalah kesusastraan dan bahasa serta kebudayaan umum”, tetapi sejak tahun 1935 berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum, dan sejak 1936 bunyinya berubah pula menjadi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.
    Majalah Poedjangga Baroe lahir karena diperuntukan guna menampung segala tenaga yang selama itu bercerai-berai memuatkan hasil-hasil karyanya di berbagai surat kabar dan majalah umum, serta agar para kaum budayawan, seniman dan cendekiawan Indonesia dapat berkumpul menerbitkan karya-karyanya di sana.

    2)Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    Jawab:
    Menurut saya perbedaannya ada pada penggunaan bahasanya dan juga tema karyanya. Pada periode 1900-1933 karya sastranya kebanyakan menggunakan bahasa Melayu sedangkan periode 1933-1942 karya sastranya sudah mulai menggunakan bahasa Indonesia.
    Dari segi tema yang diambil, pada periode 1900-1933 banyak bercerita tentang kebebasan akan tanah ari dan adat tradisional terutama tentang kawin paksa, sedangkan pada periode 1933-1942 tema yang diambil lebih beragam. Selain yang disebutkan sebelumnya, ada juga karya sastra yang bersifat ketuhanan atau keagamaan.

    3)Mengapa satu di antara buku-buku sta diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karya itu?
    Jawab:
    Karena Layar Terkembang merupakan roman Takdir yang terpenting. Roman ini bukan roman sekedar bacaan perintang waktu, melainkan sebuah roman bertendensi. Di sini Takdir melalui tokoh Tuti menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa.

    4)Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu?
    Jawab:
    Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra. Yang pro menyokongnya sebagai hasil karya yang berani, dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan.
    Belenggu ialah sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskannya bukanlah gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya, tetapi gerak-gerik batinnya. Tokoh utamanya yaitu dokter Sukartono yang karena tidak mendapat perhatian yang memuaskan dari istrinya, lalu tergoda oleh Yah, seorang wanita yang mula-mula datang kepadanya sebagai pasien. Mungkin yang ingin diceritakan oleh Armijn yaitu tentang kesetiaan yang bisa luntur dikarenakan pasangan kurang perhatian. Hal ini juga disebabkan karena pada masa sebelum menikah mereka telah melakukan hal-hal yang dianggap salah, jadi timbullah perasaan bersalah dan berdosa antara satu sama lain. Mungkin itu juga yang menyebabkan mereka agak sulit untuk mengungkapkan perhatian dan kasih sayang pada pasangan.

    5)Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Jawab:
    Pada sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi, Amir banyak mempergunakan kata-kata lama, yang diambilnya dari khazanah bahasa Melayu. Isi sajak-sajak Amir kebanyakan bernadakan kerinduan, penuh ratap kesediahan. Kesedihan itu menimbulkan rasa sunyi, pasrah diri. Sebagai seorang yang sejak kecilnya keras mendapat didikan agama Islam, Amir pasrah diri kepada Allh. Tetapi sebagai seorang yang pernah mendapat didikan sekolah yang intelektualistis ia pun mempergunakan rasionya.

    Mungkin ini saja yang dapat saya paparkan pak…
    terimakasih..
    Wassalam’ualaikum..

  49. Asslammualaikum . . .

    1.Pada sekitar tahun 1920 dikenal majalah yang memuat karangan-karangan berupa cerita,sajak serta karangan-karangan tentang sastra seperti majalah Sri poestaka (1919-1941), Pandji poestaka (1919-1942), Jong Sumatra (1920-1926) dan lain-lainnya. Pada awal tahun 1930-an para pengarang memiliki sebuah keinginan untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesustraan yang belum juga terlaksana hingga pada tahun 1933 Armijn pane, Amir Hamjah, dan Sultan Takdir Alisjahbana behasil mendirikan majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953), majalah tersebut merupakan sebuah tempat dimana diperuntukan segala tenaga-tenaga yang selama ini bercerai-berai hasil-hasil karyanya diberbagai surat kabar dan majalah umum, majalah ini juga menjadi tempat berkumpul kaum budayawan ,seniman dan cendikiawan Indonesia pada masa itu. Meskipun sempat dilarang peredarannya ketika jepang menduduki Indonesia tapi setelah Indonesia merdeka majalah tersebut terbit kembali oleh Sultan Takdir Alisjabana.

    2. Menurut saya perbedaannya, pada periode ini tidak hanya menghasilkan sebuah karya sastra yang menceritakan tentang sebuah adat istiadat yang sangat kental pada suatu daerah, namun mereka juga menghasilkan karya-karya yang bertemakan semangat perjuangan, ketaatan kepada sang pencipta, kisah pengalaman pribadi yang mendorongnya menghasilkan sebuah karya sastra baik dalam bentuk roman, syair, puisi maupun drama serta cerita pendek. Dan pada periode ini tidak hanya kaum laki-laki saja yang menghasilkan karya sastra namun kaum perempuan pun sudan ada yang menghasilkan karya sastra, dalam penggunaan bahasa juga sudah mulai mengalami perkembangan karena sudah ada yang menggunakan bahasa Indonesia.

    3.Layar terkembang merupakan roman Takdir yang terpenting. Roman ini jelas bukan roman sekedar bacaan perintang waktu melainkan sebuah roman bertedensi. Di dalam roman ini Takdir melalui tokoh Tuti menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangunan bangsa. kisahnya tentang dua orang gadis bersaudara, Tuti dan Maria, Tuti seorang yang sungguh-sungguh bekerja sebagai guru, dan Maria seorang periang lincah,. Tuti sebagai gadis yang tergolong kaum muda, aktif pula dalam gerakan wanita. Ia merasa berkewajiban untuk membela kedudukan kaumnya dimata laki-laki.

    4.Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan reaksi hebat baik yang pro maupan yang kontra tehadapnya. Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kaehidupan nyata yang selama ini disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan. Roman tersebut menceritakan seorang dokter Sukartono yang menjadi tokoh utamanya, karena tidak mendapat perhatian memuaskan dari istrinya lalu ia tergoda oleh Yah, seorang wanita yang menjadi pasiennya.sehinga menimbulkan ketakutan dan perasaan berdosa karena keduanya sebelum menikah telah melakukan hal-hal yang dianggap salah,yang pada akhirnya harus ada salah satu dari mereka berkorban.

    5.Pada sajak-sajak yang ditulis Amir Hamjah banyak mempergunakan bahasa daerah terutama bahasa-bahasa Melayu dan isinya dapat kita ketahui bahwa sajak tersebut mengisahkan tentang kehidupannya yang bernada kerinduan penuh ratap kesedihan yang menimbulkan rasa sunyi pasrah diri sehingga apa yang diami menemukannya pada kedamaian Tuhan serta keikhlasannya atas semua yang menimpa dirinya.

  50. 1).1) Lahirnya majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953) pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. Pada mulanya majalah itu berbunyi majalah kesusatraan dan bahasa serta kebudayaan umum, tetapi tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum dan sejak tahun 1936 berbunyi pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia.
    Majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berkat pengorbanan dan keuletan sultan takdir Alisahbana. kelahiran majalah poejangga baru ini yang banyak melontarkan gagasa baru dalam bidang kebudayaan bukan bearti tidak menimbul kan reaksi.
    2) karya sastra pada periode 1933 – 1942 poedjangga baru lebih menonjolkan majalah kesusastraan, menceritakan tentang keTuhanan (agama), pergulatan, perjuangan batin, dan semangat perjuangan yang penuh keyakinan.
    3). Karena Layar Kembang merupakan roman takdir yang terpenting ,yang terbit pada tahun tiga puluhan merupakan salah satu karya terpenting pula dari pujangga baru. Roman ini jelas bukan roman sekedar bacaan perintang waktu melainkan sebuah roman bertedensi. Di dalam roman ini Takdir melalui tokoh Tuti menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangunan bangsa.
    4).Yang mana roman ini mendapat reaksi yang hebat baik dari yang pro maupun kontra terhadapnya.yang pro menyongkongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyabutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.Arminj pane sebagai pengarang dalam roman yang berjudul Belenggu ini tidak menyelesaikan ceritanya sebagai kebiasaan para pengarang sebulumnya.
    5).Menurut saya pada karya-karya Amir Hamzah ini yang mana ia banyak menggunakan kata kata lama yang diambilnya dari khasanah bahasa melayu dari kawi,Kata kata yang dijemputnya dari bahasa daerah,terutama bahasa bahasa melayu,jawa,sunda,Selain itu isi sajak Amir Hamzah kebanyakan bernada kerinduan ,penuh ratap kesedihan.Tetapi isi puisinya tidak hanya menimbulkan kesedihan ,rasa sunyi dan pasrah diri tapi ia juga menekankan pada rasional.
    Terimakasih

  51. Maaf pak , saya ingin memperbaiki jawaban saya yang sebelumnya.

    1. Lahirnya majalah Poejangga Baroe karena keinginan yang kuat dari para tokoh pujangga baru seperti STA, Armjin Pane, Amir Hamzah untuk menumbuhkan kesusastraan baru yang sesuai dengan semangat zamannya dan mempersatukan para sastrawan.dengan lahirnya poejangga baroe juga membawa pengaruh semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan masyarakat umum.

    2. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya yaitu karya sastra pada periode 1933 – 1942 ( poedjangga baroe) lebih menonjolkan majalah kesusastraan, semangat baru kesusastraan dan untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia. Materi ceritanya ada yang berisi bagaimana menggunakan kebebasan dan bagaimana fungsi kebebasan itu dan juga berisi tentang keagamaan/religi sedangkan sebelumnya belum ada yang bercorak religi, tbercerita tentang adat-istiadat / kawin paksa, temanya juga ada yang membangkitkan semangat perjuangan atau cita-cita nasional terutama hubungannya dengan kebudayaan.

    3. Salah satu buku STA diberi judul layar terkembang karena karyanya roman tersebut menceriakan tentang masalah wanita Indonesia yang mulai bangkit untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai wanita, berwawasan luas serta bercita-cita mandiri. Masalah lain juga yaitu masalah kebudayaan barat dan timur. Juga termasuk masalah agama. Roman ini menampilkan kisah cinta kasih.

    4. karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra karena yang pro menyokong sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.
    Belenggu adalah sebuah roman yang menarik karena melukiskan gerak-gerik batinnya. Ceritanya merupakan rangkuman dari realita sosial dalam sebuah kehidupan di rumah tangga. memaparkan kehidupan para tokohnya yang masing-masing terbelenggu oleh ke-egoisannya sendiri, sehingga tidak memunculkan sebuah kebahagiaan. Padahal, pada tiap-tiap Ijab Qabul, sering terlontar, bahwa setiap pasangan harus hidup rukun demi menciptakan kehidupan yang mawaddah dan warohmah.

    5. komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam buah rindu atau nyayi sunyi yaitu banyak yang bercorak religi. Ia pun dikenal sebagai penyair yang religius, kebanyakan pula yang bernada kerinduan, kesedihan, keputusasaan,kepasrahan, dan kedamaian yang dirasakan pada Tuhan. Karya-karya Amir Hamzah ini juga banyak menggunakan kata kata lama yang diambilnya dari khasanah bahasa melayu dari kawi,Kata kata yang dijemputnya dari bahasa daerah,terutama bahasa bahasa melayu,jawa,sunda.
    Terimakasih

  52. assalamuallaikum,jawaban / serta tanggapan :1)Majalah poejangga baroe lahir karena sebenarnya pada tahun 1920 sudah dikenal yang namanya majalah akan tetapi tidak ada majalah khusus memuat tentang kebudayaan dan kesastraan oleh karena itu pada tahun 1933 Sutan Takdir Alisyahbana , Armijn Pane dan Amir Hamzah , berhasil mendirikan majalah poejangga Baroe ini . Karena majalah ini pula banyak berkumpul para satrawan serta cendikiawan.
    2)Menurut saya , Pada tahun 1933-1942 ini banyak persoalan atau tema karya sastra yang di angkat kebanyakan tentang percintaan , perjuangan hak-hak perempuan (layar terkembang,STA) , serta banyak sajak-sajak yang bertema keagamaan/religius (karya-karya Amir Hamzah dan J.E Tetangkeng berbeda sekali pada periode sebelumnya yang kebanyakan bertema tentang pemberontakan serta penghasutan terhadap rakyat.
    3)Karya Sutan Takdir Alisyahbana ini berjudul layar terkembang karena roman ini menceritakan tentang perjuangan seorang wanita yang bernama Tuti yang ingin kedudukan serta hak-haknya sebagai perempuan diakui,roman ini juga menceritakan masalah percintaan antara Tuti , Maria dan Yusuf.
    4)Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro dan kontra , yang pro karena mendukung serta menghargai hasil karyanya sebagai hasil karya yang berani , sedangkan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata,yang sebenarnya ingin disampaikan oleh Armijn Pane adalah sesuatu yang realistis atau kenyataan itu tidak perlu ditutupi .

    5)Sajak-sajak ini menurut saya menceritakan tentang kerinduan kepada kekasih serta sajak-sajak kerinduan terhadap Tuhan ,serta kepasrahan diri ,sajak ini ditulis dengan bahasa melayu,

    terimakasih ^_^
    wassalamuallaikum,,,,

  53. Tanggapan yang bisa saya kemukakan mengenai perkembangan sastra pada periode 1933-1942 sebagai berikut :
    1. Majalah Poedjangga Baroe lahir sebagai reaksi atas banyaknya sensor yang dilakukan oleh Balai Pustaka terhadap karya tulis Sastrawan pada masa itu, terutama pada karya sastra yang menyangkut rasa nasionalisme dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. Kelahiran Poedjangga Baroe merupakan usaha sadar para pengarang untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesenian. Akhirnya Pedjangga Baroe pun menjadi magnet sekaligus lahan baru bagi para Sastrawan-sastrawan kreatif serta menjadi penyemangat dalam gelombang kesusastraan dan kebudayaan Indonesia baru. Perjuangan para tokoh pujangga baru seperti STA dkk. Patut diacungi jempol pasalnya pada masa itu perjuangan mereka tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak menuai polemik dan pertentangan-pertentangan.
    2. Pada periode Balai Pustaka ( 1900-1933 ) tema karya sastra yang diusung adalah meliputi persoalan adat istiadat yang banyak menimbulkan problematika dan kawin paksa. Media yang digunakan dalam karya sastra adalah bahasa Indonesia yang masih banyak terpengaruh oleh bahasa Melayu. Sedangkan tema karya sastra yang diangkat pada masa Poedjangga Baroe ( 1933-1942 ) yaitu menceritakan kehidupan masyarakat kota, persoalan intelektual, emansipasi, menonjolkan rasa nasionalisme yang tinggi, romantisme, individualisme dan materealisme. Media yang digunakan pun sudah bahasa Indonesia, meskipun masih menimbulkan pertentangan dari para tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa Melayu tinggi seperti H. Agus Salim (1884-1954) Sutan Moh, Zain ( 1887) dan S.M. Latif.
    3. Pesan yang ingin disampaikan oleh STA melalui karyanya yang berbentuk roman bertendens adalah Perempuan harus memiliki pengetahuan yang luas sehingga dapat memberikan pengaruh yang sangat besar didalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan demikian perempuan dapat lebih dihargai kedudukannya di masyarakat dan sederajat dengan kaum laki-laki. Masalah yang datang harus dihadapi bukan dihindarkan dengan mencari pelarian. Seperti perkawinan yang digunakan untuk pelarian mencari perlindungan, belas kasihan dan pelarian dari rasa kesepian atau demi status budaya sosial. Di dalam layar terkembang STA menceritakan antara 3 muda-mudi; Yusuf, Maria, dan Tuti. Yusuf adalah seseorang mahasiswa kedokteran tingkat akhir yang menghargai wanita. Maria adalah seorang mahasiswi periang, senang akan pakaian bagus, dan memandang kehidupan dengan penuh kebahagian. Tuti adalah guru dan juga seorang gadis pemikir yang berbicara seperlunya saja, aktif dalam perkumpulan dan memperjuangkan kemajuan wanita
    4. Yang diceritakan Armijn Pane dalam roman Belenggu adalah realita kehidupan suami istri ( Tono dan Tini ) yang terjadi pada masa itu. Tini, istri Tono, protagonis dalam Belenggu, menemukan dirinya sebagai istri juga perempuan yang problematis. Walau pada mulanya ia hanya berkeluh tentang perhatian suami yang habis untuk pekerjaan, cemburu pada perempuan-perempuan lain, ia akhirnya juga menemukan konflik yang lebih dalam antara dirinya dan Tono. Tentang bagaimana seorang perempuan harus berperan sebagai perempuan, sebagai istri. Sebuah ide feminis yang sungguh sangat berani di negeri ini pada masa itu. Tini dengan gagasan-gagasannya yang merdeka dan Tono dengan harapan-harapannya akan istri yang patuh dan tunduk terhadap suami”. Tono yang sebenarnya ragu pada pendiriannya itu, pada dirinya sendiri yang terikat oleh angan-angan yang semu. Mereka terbelenggu oleh pikirannya sendiri. Roman Amijn ini sebenarnya adalah menguak dan menyodorkan pada kita realitas manusia Indonesia yang sebenarnya dibelenggu oleh dirinya sendiri
    5. Sajak-sajak Amir HamZah dalam buah rindu menceritakan tentang kerinduannya yang begitu kuat kepada seseorang yang dia sebut Adinda sehingga menimbulkan rasa belas kasihan bagi yang membaca sajaknya. Kerinduan akan seseorang dapat dibuktikan dari beberapa kalimat dalam sajaknya antara lain : Sampaikan rinduku pada adinda, adakah tuan melihat adinda, tetapi adinda mantah dia !. Sajak-sajak Amir yang masih mempertahankan bahasa melayunya membuat saya bingung dan sulit memahami makna yang tersirat dalam puisinya. Sehingga mohon maaf apabila komentar yang saya ungkapkan melenceng dari isi sajak tersebut. Maklum saya masih awam tentang bahasa sastra. Hehehe terimakasih….

  54. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Jawaban saya:
    1) lahirnya majalah pujangga baru karena keuletan Sutan Takdir Alisahbana. itupun karena dimajalah pujangga baru terdapat gagasan baru dalam bidang kebudayaan.
    2) -pada peiode 1900-1933 banyak menceritakan masalah semangat kaum muda untuk memperebutkan kemerdekaan dari tangan penjajah. Selain itu juga pada periode ini lebih banyak membela hak yang terkadang cenderung dipaksa seperti yang terdapat dalam karya Marah Rusli yang berjudul “Siti Nurbaya” disana dijelaskan siti nurbaya dipaksa kawin dengan datuk maringgih padahal siti nurbaya sama sekali tidak mencintai datuk maringgih.
    – pada periode 1933-1942 ini Sutan Takdir Alisahbana lebih mengutamakan soal pendidikan para putra putri bangsa dan kebudayaan persatuan Indonesia. STA juga membahas soal penggunaan bahasa Indonesia di negeri indonesia.
    3) dalam karya sastra “layar terkembang” STA mengemukakan tentang hak-hak kaum perempuan, dan bagaimana peranan kaum perempuan yang akan datang
    4) karena dalam karyanya yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro-kontra. pro: menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani sedangkan kontra: sering disebut sebagai sebuah karya yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.
    5) menurut saya karya Amir Hamzah yang berjudul ” Buah Rindu II” mengemukakan tentang seseorang yang kesepian yang merindukan kekasihnya dan dia tidak tahu kemana arah yang akan dia tuju dalam hidupnya.

    mungkin itu saja jawaban dari saya…..
    terimakasih
    Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Jawaban poin 1 Anda ga jelas.

  55. Assalamu’alaikum………….
    Tanggapan yang dapat saya sampaikan mengenai perkembangan sastra periode 1933-1942,yaitu

    1.Karena majalah poejangga baru banyak melontarkan gagasan – gagasan baru dalam bidang kebudayaan,bukan berarti tidak menimbulkan reaksi.Keberaniannya menandakan bahasa indonesia sekolah bahasa melayu menimbulkan berbagai reaksi,sikap ini menimbulkan reaksi daripara tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa melayu tinggi seperti H.Agus salim (1884-1954) sutan moh.zain (tahun 1887),S.M latif yang menggunakan nama samaran linda Recta dan lain-lain.

    2.Dari sisi tema karya sastra pokok persoalan yang dikemukakan perbedaannya terletak pada karya-karyanyanya yang bersifat bebas,dan berupa adat-istiadat.Dari sini perbedaan itu sangat memungkinkan karya sastra ini sangat berbeda.Karya sastra pujangga baru banyak menggunakan bahasa melayu.

    3.STA memberi judul pada salah satu romannya yang terkenal yaitu” layar terkembang” karena ingin melihat salah satu kesusastraan dimana dalam pergerakan kaum wanita.Kedudukan kaum wanita harus memiliki pengetahuan yang lebih luas sehingga dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap masyarakat,bangsa.dan negara.

    4.Karena roman “belenggu” ini yang dilukiskan bukan gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya.melainkan gerak-gerak bathinnya.Selain itu,roman ini menimbulkan reaksi yang hebat,baik dari yang pro maupun yang kontra.Pro artinya hasil sastra yang berani,kontra artinya sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding – dinding kesopanan.

    5.Menurut saya,sajak amir Hamzah yang berjudul BUAH RINDU ini menceritakan seseorang yang meratapi kesedihan hidupnya.menantikan kerinduan seorang adinda yang sudah lama dinanti-nantinya.Sajak ini banyak menggunakan bahasa melayu,terus terang saja saya begitu sulit memahaminya.karena saya sedikit kesulitan memahami bahasa melayu. saya mohon ma’af apabila komentar saya ini kurang memuaskan. hee…. Terimakasih
    Wassalam,,,,,,,,

  56. 1)Majalah Poejangga Baroe lahir karena, pada tahun 1993 Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir alisjahbana telah meresmikan majalah Poejangga Baroe yang bebunyi “majalah kesusastraan dan bahasa sastra kebudayaan umum”, tetepi sejak tahun 1935 berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni kebudayaan, dan social masyarakat umum” dan sejak tahun 1936 bunyinya berubah pula menjadi “pembiming semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebbudayyan persatuan bangsa. Majalah ini juga diperuntukkan guna menampung segala tenaga yang selama ini bercerai berai memuatkan hasil-hasil karyanya di berbagai surat kabar. Majalah Poejangga Baroe ini juga menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman dan cendikiawan Indonesia pada masa itu.

    2)Karya sastra pada periode 1933 – 1942 ( poedjangga baru ) lebih menonjolkan majalah kesusastraan, semangat baru kesusastraan dan untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia. Pada periode 1900-1933 banyak bercerita tentang kebebasan akan tanah ari dan adat tradisional terutama tentang kawin paksa, . Selain yang disebutkan sebelumnya, ada juga karya sastra yang bersifat ketuhanan atau keagamaan.

    3)Buku yang berjudul Layar Terkembang yang diterbitkan oleh Sutan Takdir Alisjahbana sangatlah penting karena, roman ini bukan roaman sekedra bacaan perintang waktu, melainkan sebuah roman yangbertendensi. Didalam bukunya itu Sutan Takdir Alisjahbana ingin mengungkapkan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum mudadalam pembangunan bangsa.

    4)Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan prokontra karena, karya-karyanya sebagei hasil sastra yang berani dan sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan. Belenggu ialah sebuah roman yang menarik karena, yang dilukiskan bukanlah gerak-gerak dokter Sukartono yang karena tidak mendapat perhatian yang memuaskan dari istrinya, lalu tergoda oleh Yah, seorang wanita yang mula-mula dating kepadanya sebagai pasien. Keadaan itu dilukiskan oleh Armijn Pne secara mahir sekali, sehingga jelas tergambar perubahan lahir tokoh-tokohnya, tetapi sgerak-gerik batinya. Tokoh utamanya ialah sikap dan kejiwaan tokoh-tokohnya.

    5)Sajak-sajak Amir HamZah dalam buah rindu atau nyanyi sunyi menceritakan tentang kerinduannya yang begitu kuat kepada seseorang adinda yang sudah lama di nantinya.
    Dalam pembuatan karyanya, Amir Hamzah banyak menggunakan bahasa melayu

  57. 1. Majalah pujangga baru lahir karena para pengarang ingin menerbitkan masalah khusus yang isinya tentang kebudayaan, kesastraan, seni yang pada saat karya sastra sebelumnya belum terlaksana sehingga pada tahun 1933 Armijn Pane, Amir hamzah dan Sultan Takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan Majalah kesastraan, bahasa dan kebudayaan umum, Selain itu majalah ini Lahir sebagai pembawa semangat baru dalam Kesastraan, kebudayaan dan soal masyarakat umum.2.Karya sastra yang di buat pada preode 1900-1933 lebih memusatkan pada pengisahan perjuangan untuk mencapai kemerdikaan dan menumbuhkan semangat kepada para pejuang,seperti dalam karya sastra Semaun tentang hikayat kadirun. sedangkan karya sastra pada preode 1933-1942 mengisahkan tentang kehidupan,dan menuangkan gagasan untuk memajukan kaum wanita dan lain-lain.3. Layar terkembang merupakan roman taktid yang terpenting, roman ini jelas bukan sekedar bacaan atau rintang waktu melainkan sebuah roman bertendensi yang banyak memuat aspek kehidupan. Roman layar terkembang ini berusaha untuk menyampaikan pendapat dan pandangan-pandangan tentang peranan kaum prempuan serta kaum muda dalam usaha pembangunan bangsa. Seperti karya Sultan takdir yang isinya tentang penuangan gagasan dalam memajukan kaum wanita.4.Roman belenggu di anggap sebagai hasil karya sastra yang berani oleh yang pro, roman ini mengisahkan tentang gerak kejiwaan tokoh-tokohnya daripada gerak lahirnya dan membiarkan pembaca mengartikan sesuai dengan angan masing-masing. Sedangkan yang kontra menganggap karya ini merupakan karya yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu di sembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan.5. Menurut saya, sajak-sajak Amir hamzah dalam buah rinduatau nyanyian sunyi ini mengisahkan tentang pengalamannya yang meninggalkan tanah jawa, sekulah dan kekasih yang sangat di cintainya hanya karena menuruti suruhan sultan langkat untuk menikahi putrinya.Dalam sajak ini Amir Hamzah mengemukakannya dalam Khaznah melayu dan kata-kata yang di jemputnya berasal dari bahasa-bahasa daerah terutama bahasa melayu, jawa dan sunda. Sajak ini digunakan dengan banyak variasi dan kemahiran yang tinggi yang identik dengan penggunaan bentuk puisi lama.

    Mungkin bisa dijelaskan apa itu roman taktid.

  58. 1. Majalah Pujangga baru lahir karena betapa besarnya keinginan para pengarang dan budayawan muda Indonesia untuk memiliki media sendiri khusus dalam hal kebudayaan kesusastraan,dan juga majalah ini lahir karena didorong ole semangat yang tertuang dalam pernyataan para pendirinya : ” dalam zaman kebangunan sekarang inipun kesusasteraan bangsa kita mempunyai tanggungan dan kewajiban yang luhur.ia menjelmakan semangat baru yang memenuhi masyarakat-masyarakat kita,ia harus harus menyampaikan berita kebenaran yang terbayang -bayang dalam hati segala bangsa Indonesia yang yakin akan tibanya masa kebesaran itu”.
    2.perbedaannya dengan karya sastra sebelumnya ialah pada periode ini tema-tema cerita mulai menunjukkan warna lain, kalau pada periode sebelumnya lebih didominasi pada umumnya tentang kawin paksa dan adat istiadat sumatera, sedangkan pada periode ini ada yang bertemakan sejarah, pengalaman hidup, penderitaan, adat istiadat luar sumatera,tentang keidupan yang penuh dengan penderitaan yang berakhir bahagia,perselingkuhan dan lain-lain, meskipun masih ada sedikit tentang perjodohan dan adat istiadat tetapi hanya sedikit saja. dan juga dengan meningkatnya jumlah kumpulan sajak dan kumpulam cerita pendek yang pad periode sebelumnya hanya ada 3 buah kumpulan sajak ( termasuk 1 prosa lirik ) dan ceriata drama, menjadi 13 buah kumpulan cerita dan drama.

    3.mengapa satu diantara novel STA diberi nama layar trkembang?
    karena novel layar terkembang merupakan roman STA yang terkenal dan terpenting diantara novel-novel yang lain, roman ini jelas bukan roman sekedar bacaan perintang waktu melainakan sebuah roman yang brtendensi. Yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu ialah dengan melalui tokoh Tuti ia ingin menyampaikan pendapat-pendapat dn pertanyaan -pertanyaan nya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangunan bangsa

    4. karya Armijn pane yang berjudul berjudul Belenggu menimbulkan pro dan kontra karena bagi yang pro mereka menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani sedangkan yang kontra menyebutnya sebagai karya yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yag selama itu di sembunyikan dibelakang dinding2 kesopanan.
    armijn dalam karyanya belenggu menceritakan tentang tokoh utamanya ialah Dr. sukartono yang karena tidak mendapat perhatian yang memuaskan dari istrinya lalu tergoda oleh “Yah” seorang wanita yang mula-mula datang kepadanya sebagai pasien.baik tono maupun isrinya keduanya hidup dalam ketakutan dan persaan berdosa keduanya sebelum menikah telah melakukan hal-hal yang dianggap salah. tetapi setelah melalui krisis dan klimaks akhirnya Tini insyaf dan mau berkorban untuk kebahagian berdua. cerita berakhir dengan perpisahan ketiganya .
    Didalm novel ini jelas Armijn mahir sekali sehingga tergambar jelas perubahan sikap dan kejiwaan tokohnya .

    5.menurut saya sajak-sajak Amir Hamzah itu menceritakan tentang pengalaman sendiri, Ia terpaksa harus pulang ketanah kelahiranya Langkat di sumatera timur karena mendapat panggilan dari pamannya dan menikah dengan salah seorang putri sultan Langkat. dengan berat hati ia meninggalkan tanah” jawa” dan sekolahnya di fakultas hukum yang hampir selesai dan konon juga seorang gadis yang di cintainya. Kesemuanya itu menyebabkna ia merasa sunyi, dan sepi.Rasa kesunyiannya itu rupanya yang kemudian mendorong timbulnya renungan-renungan mendalam yang dituangkan dalam bentu sajak dan puisi.
    dan tak dapat disanggah lagi memang benar sajak Amir Hamzah bernada kerinduan,penuh ratap. kesedihan yang yang menyebabkan timbulnya rasa sunyi pasrah diri sebagai seorang yang sejak kecilnya mendapat didikan agama Islam Ia pasrah kepada Allah tetapi sebagai seorang yang Intelektual ia pun menggunakan rasionya. hal ini menyebabkan kemudian kadang merasa was-was dan ragu akan keyakinan yang diambilnya.

    sekian dulu hanya ini komentar yang dapat saya sampaikan terima kasih.

  59. Assalamualikum…

    1. Lahirnya majalah “Poedjangga Baroe” itu dikarenakan awalnya oleh para pengarang dengan niat ingin menerbitkan sebuah majalah khusus kebudayaan dan kesusastraan dimana mempunyai tujuan sebagai pengumpul semua hasil karya yang selama ini masih terpisah-pisah sekaligus menjadi tempat berkumpulnya kaum budayawan,seniman, dan cendekiawan indonesia pada masa itu. Maka pada tahun 1933 oleh Sultan Takdir Alisjahbana, Armijin Pane, dan Amir Hamzah didirikanlah majalah yang pada mulanya berketerangan resmi berbunyi “Majalah Kesusastraan dan Bahasa serta Kebudayaan Umum” tetapi sejak tahun 1935 berubah menjadi “Pembawa Semangat Baru dalam Kesusastraan, Seni, Kebudayaan, dan Soal Masyarakat Umum”, dan sejak 1936 bunyinya berubah pula menjadi “Pembimbing Semangat Baru yang Dinamis untuk membentuk Kebudayaan Persatuan Indonesia”. Oleh karena itu secara khusus majalah ini didirikan agar memberi pencerahan serta semangat untuk membentuk persatuan indonesia yang utuh.

    2. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 berbeda dengan tema karya satra periode sebelumnya. Pada karya sastra periode 1933-1942 berkisah tentang tema yang lebih bebas serta terbuka, yang berkisah kehidupan nyata, juga karya-karyanya menjadi pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, dan kebudayaan. Dimana banyak memunculkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan oleh para sastrawan. Misalnya saja pada karya sastra “Layar Terkembang” oleh STA mengisahkan tentang perjuangan seorang perempuan dalam kebangkitan bangsanya, ada juga dalam karya sastra “Nyanyi Sunyi” oleh Amir Hamzah yang berkisah tentang Ketuhanan (keagamaan). Sedangkan sebelumnya berkisah tentang adat istiadat (kebudayaan) yang kuat. Disini tema yang timbul yaitu membangkitkan semangat baru dalam kebudayaan.

    3. Sultan Takdir Alisjahbana menerbitkan sebuah romannya yang berjudul “Layar Terkembang” karena ingin menyampaikan pendapat dan pandangan tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangkitan bangsa. Disini diungkapkan oleh STA kaum wanita mulai berjuang dan bangkit segera untuk memperjuangkan hak-hak mereka, dan tidak semena-mena dihadapan para lelaki, serta menjadi wanita yang kuat dalam memperjuangkan kebebasannya demi terciptanya kebangkitan bangsa. Dalam ceritanya STA mengisahkan tentang 2 orang gadis yang bersaudara, Tuti dan Maria. Tuti seorang yang bersungguh-sungguh, bekerja sebagai guru, akitf dalam gerakan wanita, serta merasa berkewajiban membela kedudukannya dimata laki-laki dan pada akhirnya terjadilah kisah cinta antara Yusuf, Maria , dan Tuti. Maka terlihatlah betapa perjuangannya sebagai seorang wanita yang gigih demi kemajuan bangsanya.

    4. Karya Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro dan kontra, yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan. Disini diceritakan dalam karya “Belenggu” Armijn Pane menceritakan seorang tokoh yang bernama Dokter Sukartono yang karena tidak mendapat perhatian yang memuaskan dari istrinya, lalu tergoda oleh Yah, seorang wanita yang mula-mula datang kepadanya sebagai pasien, tetapi akhir ceritanya tidak jelas karena Armijn Pane membiarkan diselesaikan oleh pembaca sesuai anganya masing-masing. Menurut saya karya Armijn Pane memang menceritakan kehidupan / kenyataan dalam masyarakat. Jadi tidak salah walaupun cerita akhirnya tidak jelas tapi pasti ada tersirat sesuatu atau makna dalam cerita itu.

    5. Mengenai sajak- sajak Amir Hamzah dalam “Buah Rindu/ Nyanyi sunyi” menurut saya sangat menarik dimana bertemakan sebuah kerinduan, kesediahan, keputusasaan , kepasrahan, kedamaian, keikhlasan, ketenangan dalam Tuhan YME, serta terlihat banyak bercorak keagamaan dimana terlihatlah sajak-sajak yang bertemakan kerinduannya kepada Tuhan. Ini memang tidak lepas dari pendidikan kecilnya mendapat keras dalam agama islam, sehingga timbullah sebuah sajak-sajak yang sangat menarik itu, walaupun dia mendapat ilmu pengetahuan agama tidak menutup dirinya juga yang mendapat didikan sekolah yang intelektualitas tinggi sehingga dia mempergunakannya dengan rasionya.

    Mungkin hanya ini yang saya sampaikan Pak….

    Terima Kasih ..

    Wassalamualaikum..

  60. Assalamualaikum……………..
    komentar saya mengenai sejarah sastra pada periode 1933-1942
    1. Majalah poejangga baroe lahir karena pada saat itu para sastrawan memerlukan satu majalah khusus untuk kebudayaan dan kesusastraan yang mana majalah tersebut diperuntukkan untuk budayawan, sastrawan, dan cendekiaan. karya-karya mereka akan dimuat dalam majalah poejangga baroe, majalah yang khusus untuk memuat karya-karya mereka, jadi mereka tidak perlu lagi memuat karya-karya mereka ke majalah lain.

    2.perbedaan tema pada periode sebelumnya dengan periode 1933-1942 adalah kalau pada periode terdahulu temanya mengenai Nasionalisme( meskipun harus diperiksa oleh balai pustaka dahulu), adat yang di tentang dan ini masih dibatasi oleh pemerintahan belanda jadi kurang bebas mengekspresiakn diri mereka sebagai seorang sastrawan. namun pada periode 1933-1942 tema yang diangkat sudah tidak dibatasi lagi, banyak mengenai bahasa, sastra, budaya, dan pendidikan.
    3. yang ingin diungkapkan oleh STA dalam karyanya Layar terkembang adalah bagaimana seorang wanita berani mengungkapkan gagasannya dari sudut pandang seorang wanita dan ia juga ingin menjadi salah satu penikmat cinta . meski tidak mendapatkan cinta yang diinginkannya.
    4. roman karya Armijn Pane itu oleh sebagian orang dianggap cabul karena karyanya itu menceritakan apa yang selama ini ditutupi dari pandangan orang luar sebab ada batasan-batasan kesopanan dalam kehidupan yang harus dijaga. sedangkan bagi orang-orang yang kontra dengan karyanya itu karena dianggap telah berani menceritakan hal yang tidak semua orang mampu dan berani membuat karya yang seperti itu. hal ini untuk memberikan gambaran kepada orang-orang yang membaca karyanya bahwa jalan cerita yang seperti itu memang ada di masyarakat. dan mau tidak mau kita harus lebih waspada dan menjaga apa yang kita miliki.
    5. menurut saya sajak karya Amir Hamzah menceritakan tentang kerinduan yang teramat dalam untuk seseorang yang sudah lama dia rindukan. karena betapa rindunya ia kepada pujaan hatinya hingga ia terus menunggu dan berharap sang pujaan hati mendengar kerinduan yang ia rasakan dan berharap kesunyian yang dialaminya sirna. ia tidak tau kemana hendak mencari karena si pujaan hati tak tau dimana rimbanya.
    inilah komenar saya mengenai periode1933-1942 makasih pak…………….

  61. Lahirnya majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953) ,pada tahun 1933 Armijn Pane,amir hamzah dan sultan takdir alisyahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kesastraan umum. Karena majalah ini mempunyai tujuan untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah

    Karya sastra yang lahirnya pada tahun1933-1942 telah mengalami perubahan dari segi bahasa dan sebagai Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan dan kesastraan Indonesia.
    Karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya pada periode 1933-1942 berbeda dengan tema karya sastra periode sabelumnya.

    Perbedaan dalam karya yang diterbitkan pada periode 1933-1942 dengan tema karya sastra periode sebelumnya adalah pada angkatan Balai Pustaka (angkatan dua puluh), atau angkatan Siti Nurbaya. Tema cerita pada angkatan ini , terutama melukiskan masalah kebudayaan adat istiadat daerah, seperti kawin paksa, dan lain -lain.
    Serta gaya ceritanya bersifat Romantik Sentimental.

    Diantara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, karena Layar Terkembang merupakan roman STA yang terpenting, ketiga diantaranya roman-roman sebelum perang. Sebagian besar kritikus sastra, seperti Ajip Rosidi, Zuber Usman, Amal Hamzah, maupun Teeuw, menyebut novel Layar Tekembang sebagai novel bertendensi. Yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu, adalah diantanya ada yang berpendapat bahwa sikap dan pemikiran tokoh Tuti lebih menyerupai sebagai sikap dan pemikiran STA khususnya dalam usaha mengangkat harkat kaum wanita (Indonesia). Tokoh Tuti yang digambarkan sebagai wanita modern yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, memang tidak sedikit melontarkan gagasan progresif. Ia juga selalu merasa terpanggil untuk ikut terjun memajukan bangsanya sendiri, khususnya kaum wanita.
    Majalah Poejangga Baroe berdiri karena memiliki tujuan yang baik dan bersedia menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah,tidak jelas tempat dan menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu.

    Lalu setelah masuknya jepang dan menduduki wilayah Indonesia,sehingga majalah ini dilarang diedar. tapi akhirnya setelah Indonesia merdeka majalah itu dapat di terbitkan kembali dan di edarkan ke beberapa wilayah. Satu diantara buku Sultan Takdir Alisjahbana ada yang berjudul Layar Terkembang. Melalui Layar Terkembang (1936), Sultan Takdir Alisjahbana menyampaikan tentang pendapat-pendapat dan pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa saat itu.
    Karena kemunculan novel ini memperoleh banyak pujian dan tanggapan sehingga memunculkan pro dan kontra.Dan di ceritakan Armijn Pane pada karyanya yang berjudul Belenggu yaitu menceritakan tentang sikap sukartono yang sukar di mengerti. Yang mana Sukartono merupakan seorang dokter yang peduli terhadap kondisi pasien-pasiennya. Setiap hari, siang maupun malam, Sukartono selalu sibuk dengan pasiennya itu. Sehingga Tini, seorang wanita yang berparas ayu, cantik pun dilupakannya. Tini merasa, Tono egois. Betapa tidak, Tono menikahi Tini, tidak dengan dasar cinta, tetapi Tono menganggap bahwa Tini, pantas untuk menjadi istrinya. Begitu pula dengan Tini, yang menikah dengan Tono hanya sekedar ingin melupakan masa lalunya.Dan kehidupan yang dipaparkan para tokohnya yang masing-masing terbelenggu oleh ke-egoisannya sendiri.
    Sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi bertemakan kerinduan dan merupakan gambaran seseorang yang kesepian dan kerinduan terhadap seseorang yang sangat dicintainya. Sajak-sajak ini menggunakan bahasa Melayu dan Kawi yang bersifat rasional.

    Amir Hamzah berkarya dalam sajak-sajaknya Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi banyak bertemakan kerinduan,dan banyak mempergunakan kata lama bersifat rasional.seperti bahasa melayu dan kawi,

  62. Majalah peojangga baroe didirikan pada tahun 1933 oleh Armijn Pane, amir Hamzah dan STA. majalah ini terbit dengan setia. ketika Jepang masuk, majalah poejangga baroe dilarang terbit karena dianggap kebarat-baratan tetapi setelah merdeka Poejangga Baroe diterbitkan kembali oleh STA.

    Saat STA menandaskan bahwa BI bukanlah bahasa Melayu terjadilah polemik tentang bahasa yang tidak hanya dimuat di Poejangga Baroe tetapi tersebar ke surat-surat kabar dan majalah-majalah yang lain. polemik golongan Poejangga Baroe dengan kaum tua (tokoh bahasa yang erat berpegangan kepada kemurnian bahasa melayu tinggi) tidak hanya mengenai bahasa saja, tetapi dalam hal kebudayaan, pendidikan dan pandangan hidup kemasyarakatan.

    diantara tokoh-tokoh Poejangga Baroe, saya sangat suka dengan STA, ia adalah seorang yang sangat bersemangat dan yang paling setia bertahan menjadi redaksi Poejangga Baroe. sedangkan roman yang paling saya sukai adalah yang ditulis oleh Armijn Pane yang berjudul “Belenggu”. gaya bahasa Armijn pun sangat bebas dari stuktur bahasa melayu, dslsm karangan-karangannya ia lebih banyak melukiskan gerak kejiwaan tokohnya daripada gerak lahirnya.

    tetapi setelah berdirinya Poejangga Baroe mengapa roman-roman masih diterbitkan oleh Balai pustaka? seperti STA menerbitkan roman-romannya di Balai Pustaka.

  63. 1.Majalah Poedjangga Baroe lahir karena pada tahun 1920 sudah dikenal majalah, akan tetapi tidak ada majalah yang khusus memuat kebudayaan dan kesusastraan. Poedjangga Baroe juga menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu karena majalah ini jadi tempat berkumpulnya kau budayawan, seniman dan cendekiawan Indonesia pada masa itu. Seperti Armijn Pane, Sutan Takdir Alisjahbana, dan lain-lain.

    2.Karya yang terbit pada periode 1933-1942 bertemakan tentang kehidupan pribadi dari penulisnya dan memuat masalah kehidupan di sekitar penulis, sedangkan periode sebelumnya lebih bertemakan tentang nasionalisme dan adat istiadat.

    3.Salah satu buku dari STA berjudul Layar Terkembang karena ia merasa tidak puas dengan karya yang dihasilkan oleh penulis terdahulu yang menganggap bahwa perempuan tidak punya hak untuk pilihan hidup dan bahwa perempuan itu lemah. Sehingga ia membuat Layar Terkembang yang artinya perempuan itu juga mempunyai hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.

    4.Karya Armijn Pane berjudul Belenggu menimbulkan pro dan kontra. Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan. Armijn Pane ingin mengemukakan bahwa Belenggu ialah roman yang dilukiskannya bukanlah gerak-gerik lahir tokoh-tokohnya tetapi gerak-gerik batin tokoh-tokohnya.Dalam belenggu ia ingin mengemukakan bahwa dalam suatu hubungan jika tidak didasari oleh cinta maka kita akan seperti dalam belenggu.

    5.Komentar saya tentang sajak Amir Hamzah yang berjudul Buah Rindu/Nyanyi Sunyi kebanyakan bernada kerinduan penuh ratap kesedihan. Kesedihan itu menyebabkan timbulnya rasa sunyi pasrah diri bahkan ia pun berpikir tentang maut tetapi keputusasaan itu telah melampaui masa kesepian dan kebimbangan.

    terima kasih

  64. 1.) Majalah Poejangga Baroe lahir karena, pada periode 1933, Belanda banyak mengeluarkan peraturan terutama pembatasan dalam karangan bahasa Indonesia. Hal ini terjadi karena Belanda merasa takut,kalau-kalau bangsa Indonesia bangkit untuk mengadakan pergolakan perjuangan kemerdekaan

    2. Pada periode 1033-1942 karya sastra temanya lebih bebas dan karya-karya tersebut menjadi pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, dan kebudayaan. Karena pasa sastrawan pada zaman itu banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan.juga banyak bercerita tentang tema kawin paksa,percintaan,perselingkuhan,dan lain-lain.

    3. Buku STA yg diberi judul Layar Terkembang karena buku itu merupakan roman yang terpenting yang terbit pada tahun tiga puluhan.Didalam bukunya STA mencoba mengungkapkan suatu gagasan yang lebih mengarah pada kemajuan peranan seorang wanita. Karya STA ini juga merupakan karya terpenting dari para pungga baru.buku tersebut banyak mengandung tebtang perjuangan wanita untuk mendapatkan cintanya.

    4. roman karya Armijn Pane itu oleh sebagian orang dianggap cabul karena karyanya itu menceritakan apa yang selama ini ditutupi dari pandangan orang luar sebab ada batasan-batasan kesopanan dalam kehidupan yang harus dijaga. sedangkan bagi orang-orang yang kontra dengan karyanya itu karena dianggap telah berani menceritakan hal yang tidak semua orang mampu dan berani membuat karya yang seperti itu. hal ini untuk memberikan gambaran kepada orang-orang yang membaca karyanya.

    5.Amir hamzah dalam karya yang berjudul “Buah Rindu” banyak menggunakan bahasa Melayu serta kata-kata bahsa daerah banyak menekan rasional.

    terima kasih…..

  65. Assalamualikum Wr.Wb…………….!!!!!!!!!!!!!!!

    (1).Ketika Lahirnya sebuah majalah Poedjangga Baroe dikarenakan oleh adanya para pengarang dengan niat ingin menerbitkan sebuah majalah khusus kebudayaan dan kesusastraan yang memiliki tujuan sebagai pengumpul semua hasil karya yang selama ini masih terpisah-pisah sekaligus menjadi tempat berkumpulnya para seniman, budayawan, dan cendekiawan indonesia pada periode itu.

    (2). Pada karya sastra periode tahun 1933-1942 dikisahkan tentang tema yang lebih terbuka, yang menceritakan kehidupan yang nyata, semua karya-karyanya menjadi semangat baru dalam seni, kesusastraan, dan kebudayaan. Banyak muncul gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan oleh para sastrawan.

    (3). Ketika Sultan Takdir Alisjahbana menerbitkan sebuah romannya yang berjudul “Layar Terkembang” dia ingin menyampaikan pendapat tentang pandangan peranan wanita dan oleh kaum muda dalam kebangkitan bangsa. Dalam ceritanya STA mengisahkan tentang 2 orang gadis yang bersaudara, Tuti dan Maria. Tuti seorang yang bersungguh-sungguh, bekerja sebagai guru, akitf dalam gerakan wanita, serta merasa berkewajiban membela kedudukannya dimata laki-laki dan pada akhirnya terjadilah kisah cinta antara Yusuf, Maria , dan Tuti.

    (4).Disini diceritakan dalam karya “Belenggu” Armijn Pane menceritakan seorang tokoh yang bernama Dokter Sukartono yang karena tidak mendapat perhatian yang memuaskan dari istrinya, lalu tergoda oleh seorang wanita yang mula-mula datang kepadanya sebagai pasien, tetapi akhir ceritanya tidak jelas karena Armijn Pane membiarkan diselesaikan oleh pembaca sesuai anganya masing-masing.

    5. Sajak- sajak Amir Hamzah dalam “Buah Rindu/ Nyanyi sunyi” menurut saya sangat bagus dan menarik yang dimana salah satunya bertemakan sebuah kerinduan , kepasrahan, kesediahan, keputusasaan , kedamaian, keikhlasan, ketenangan dalam Tuhan yang maha esa, dan terlihat banyak bercorak keagamaan. Ini memang tidak lepas dari pendidikan kecilnya mendapat keras dalam agama islam, timbullah sebuah sajak-sajak yang sangat menarik pembaca untuk membacanya.

    Hanya inilah yang dapat saya uraikan, saya mengucapkan
    TERIMAKASIH……………………!!!!!!!!!!!

    ,Wassalamualaikum……………………!!!!!!!!!!!!!!!!!

  66. Assalamu’alaikum wr.wb……..

    1. Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir ?
    Karena tahun 1930 an para pengarang untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan belum juga terlaksana yang kemudian pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan Majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. Tahun 1935 berubah menjadi menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum”. Kemudian tahun 1936 terjadi lagi pembahasan yaitu berbunyi “Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia.”. Kelahiran majalah Poejangga Baru yang banyak melontarkan gagsan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksi.

    2.Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    Dari sisi tema karya sastra pada periode 1900-1933 lebih banyak mencerikan tentang adat istiadat, kawin paksa, dan tanah air. sedangkan pada periode 1933-1942 menceritakan tentang keTuhanan (agama), pergulatan, perjuangan batin, dan semangat perjuangan yang penuh keyakinan. Tapi yang paling berbeda dilihat dari bahasa yang digunakan dalam penggunaan karya sastra tersebut.

    3.Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?
    Layar Terkembang merupakan roman Takdir yang terpenting., yang terbit pada tahun tiga puluhan merupakan salah satu karya terpenting pula dari para pujangga baru. Yang mengemukakan tentang hak-hak kaum perempuan, dan bagaimana peranan kaum perempuan yang akan datang

    4.Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?
    Roman ini mendapat reaksi yang hebat, baik dari yang pro maupun yang kontra terhadapnya.Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.

    5.Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Komentar saya menceritakan tentang seseorang yang sangat begitu merindukan keberadaaan orang yang ingin dia temui tetapi tidak tersampaikan karena jarak yang memisahkan mereka berdua. Sehingga membuat dia terus menunggu dan akan tetap menunggu.

  67. Assalamu’alaikum Wr. Wb…..

    1). Lahirnya Majalah poejangga Baru di bentuk pada tahun 1933 oleh Amijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum.
    Pada tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum. Kelahiran majalah Poejangga Baroe ini banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan walaupun masih menimbulkan reaksi tetapi ini merupakan salah satu bentuk semangat untuk terus mengembangkan sastra, seni, dan budaya.

    2).~ pada periode 1900-1933 pokok persoalan yang dikemukakan tentang perjuangan-perjuangan merebut kemerdekaan. pada periode ini lebih banyak menceritakan bagaimana putra-putri indonesia berjuang mendapatkan kemerdekaan. karya sastra yang dibuat pada periode ini lebih mengarah untuk memicu semangat-semangat pejuang indonesia untuk mendapatkan kemerdekaan.sedangkan pada periode 1933-1942,pokok persoalannya lebih kepada penceritaan tentang kehidupan bangsa indonesia, kebudayaan bangsa indonesia dan perjuangan. seperti karya sultan takdir Alisyahbana yang menceritakan tentang sejarah perkembangan indonesia. dan pada periode ini, pendidikan mulai digalakkan. sehingga para sastrawan menerbitkan buku-buku pendidikan salah satunya perjuangan dan pertumbuhan bahasa indonesia karya sultan takdir Alisyahbana.

    3). Yang ingin disampaikan oleh Sutan Takdir Alisjahbana dalam roman Layar Terkembang adalah tentang pendapat-pendapatnya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa.Layar Terkembang merupakan cerminan cita-citanya,cita-cita itu digambarkannya melalui tokoh Tuti sebagai wanita Indonesia yang berpikiran maju yang aktif dalam pergerakan wanita di bidang pendidikan.

    4). Karya Armijn pane yang berjudul belenggu menimbulkan pro-kontra karena cerita tersebut dianggap terlalu berani,armijn tidak menyelesaikan ceritanya tersebut,ia membiarkannya saja. Pada karyanya Armijn terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan, sehingga karya itu di anggap sebuah karya cabul.

    5). Menurut saya sajak-sajak Amir Hamzah pada ” Nyanyian Sunyi (1937)”, menceritakan tentang kerinduan yang teramat dalam kepada seseorang yang sudah lama dia rindukan. karena betapa rindunya ia kepada pujaan hatinya hingga ia terus menunggu dan berharap sang pujaan hati mendengar apa yang ia rasakan. Sehingga ia merasakan kesunyian dan kesedihan.Tetapi isi puisinya tidak hanya menimbulkan kesedihan, rasa sunyi dan pasrah diri tapi ia juga menekankan pada rasional.

    terima kasih………
    ___________________________________________________________________

    Saya pikir tulisan Anda nomor 1 belum menjelaskan mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?

  68. 1. Lahirnya Majalah poejangga Baru di bentuk pada tahun 1933 oleh Amijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. Pada tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum. Mjalah Poejangga Baru yang banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksi keberaniannya menandakan bahasa Indonesia sekolah bahasa melayu meimbulkan berbagai reaksidari para tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa Melayu tinggi seperti; H. Agus Salim(1884-1954), Sutan Moh. Zain (tahun 1887), S.M.Latif menggunakan nama samaran LineaRecta dan lain-lain.
    2. Karya sastra yang terbit pada priode 1933-1942 yang berbeda dari segi bahasanya pada priode 1933-1942 banyak menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Belanda sekarang banyak yang menggunakan bahasa Indonesia.
    3.Layar Berkembang merupakan roman Takdir yang penting yang terbit pada tahun tiga puluhan merupakan salah satu karya terpenting pula dari para punjangga baru sebagai penulis roman, Takdir dikenal sebagai penulisesai dan sebagai pembina Indonesia.
    4. Roman ini mendapat reaksi yang hebat, baik yang pro maupun yang kontra. yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani. Sedangkan yang kontra menyebut sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan, Yang ingin diceritakan oleh Armijn Pane ialah sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskan bukan gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya melainnkan gerak-gerak batinnya.
    5.Amir hamzah dalam karya yang berjudul “Buah Rindu” banyak menggunakan bahasa Melayu serta kata-kata bahsa daerah banyak menekan rasional. Isinya bernada kerinduan.

    ___________________________________________________________________

    Karya sastra yang terbit pada priode 1933-1942 yang berbeda dari segi bahasanya pada priode 1933-1942 banyak menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Belanda sekarang banyak yang menggunakan bahasa Indonesia.

    Apa maksud kalimat Anda itu?

  69. Assalamualaikum………..

    1). Lahirnya majalah Poejangga Baroe pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. Majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berkat pengorbanan dan keuletan sultan takdir Alisahbana. kelahiran majalah poejangga baru ini yang banyak melontarkan gagasa baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksi. Majalah ini ber tujuan untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah.

    2). Perbedaannya banyak bercerita tentang kebebasan akan tanah ari dan adat tradisional serta karya sastra yang bersifat ketuhanan atau keagamaan.

    3). Satu di antara buku STA diberi judul “Layar Terkembang” karena isi dalam buku tersebut menceritakan tentang emansipasi wanita.
    Karena perempuan juga mempunyai hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.

    4). Pada karya sastra Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro dan kontra karena roman ini dianggap sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidipan yang nyata yang selama ini disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.

    5). Sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi banyak bertemakan kerinduan kepada seseorang yang sudah lama dia nanti.
    Sajak-sajak ini banyak menggunakan bahasa Melayu yang bersifat rasional.

    Terimakasih……………….

    ___________________________________________________________________

    Nomor 1 belum menjelaskan mengapa PB lahir, nomor 2 apa Anda bisa memberi contoh yang ercerita tentang kebebasan apa, dll.

  70. 1). Karena lahirnya majalah poejangga baroe karena pada tahun 1933 Armijn Pane,amir hamzah dan sultan takdir alisyahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kesastraan umum.
    karena majalah ini mempunyai tujuan untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah.

    2). Perbedaannya dari tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya pada periode 1933-1942 berbeda dengan tema karya sastra periode sabelumnya.

    3). Karena buku yang berjudul Layar Terbang ini,merupakan roman STA yang penting yang isinya tentang pendapat-pendapat dan pandangan tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa.

    4). Karena kemunculan novel ini memperoleh banyak pujian dan tanggapan sehingga memunculkan pro dan kontra.Dan di ceritakan Armijn Pane pada karyanya yang berjudul Belenggu yaitu menceritakan tentang sikap sukartono yang sukar di mengerti. Yang mana Sukartono merupakan seorang dokter yang peduli terhadap kondisi pasien-pasiennya. Setiap hari, siang maupun malam, Sukartono selalu sibuk dengan pasiennya itu. Sehingga Tini, seorang wanita yang berparas ayu, cantik pun dilupakannya. Tini merasa, Tono egois. Betapa tidak, Tono menikahi Tini, tidak dengan dasar cinta, tetapi Tono menganggap bahwa Tini, pantas untuk menjadi istrinya. Begitu pula dengan Tini, yang menikah dengan Tono hanya sekedar ingin melupakan masa lalunya.Dan kehidupan yang dipaparkan para tokohnya yang masing-masing terbelenggu oleh ke-egoisannya sendiri.

    5). Menurut saya sajak-sajak Amir hamzah menggambarkan kerinduan dan kesedihan seseorang dan juga menekankan pada rasional.
    Dan mempergunakan kata-kata yang diambil dari bahasa melayu.

    Terima Kasih….

    wassalamu’alaikum wr.wb.
    ___________________________________________________________________

    Dari sisi, isi komentar/tanggapan sudah ada kemajuan. Coba lain kali, teknik penulisan, seperti penggunaan huruf besar/kecil/miring diperhatikan.

  71. Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?

    Kelahiran Majalah Poejangga Baroe dilandasi karna keinginan para pengarang untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesusastraan, Penerbitan majalah-majalah ini dimulai dari Majalah timboel (1930-1933), yang mula-mula diterbitkan dengan bahasa Belanda, kemudian pada tahun 1932 diterbitkan juga dengan bahasa Indonesia dengan sanusi pane sebagai redaktur.

    Pada tahun 1932 itu pula Sutan Takdir Alisjahbana berhasil mendirikan Majalah Poejangga Baroe, majalah itu menjadi pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia.

    Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
     
    Pada karya sastra periode 1933-1942 banyak tentang bertemakan pencarian tempat para pengarangnya diantara pertarungan antara kebudayaan Timur dan Barat, dengan pandangan romantis idealis.
     
    Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?

    STA Pada karyanya yang berjudul Layar Terkembang yang merupakan sebuah roman bertendensi. Disini STA ingin menyampaikan pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangkitan bangsa.

    Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?

    Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, para penilai karya sastra yang pro dengan karya ini menyatakan bahwa karya Pane yang berjudul Belenggu merupakan hasil sastra yang berani, yang telah berhasil mengungkap kebobrokan dimasyarakat yang selama ini bersembunyi di balik dinding-dinding kesopanan.
     
    Sedangkan pihak yang kontra dengan karyanya ini menyebutkan bahwa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu itu sebuah karya yang Cabul, yang tidak sesuai dengan norma dan adat ketimuran.

    Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
     
    Dari sajak-sajak tersebut dapat disimpulkan bahwa ini adalah gambaran dari pengalaman hidupnya yang dirasakannya begitu sunyi dan sepi, dan dia ingin para pembaca merasakan apa yang sedang dia rasakan.
    ___________________________________________________________________

    Nah, ini baru ada proses pembelajaran. Jadi, makin baik, makin baik.

  72. 1.Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?
    Karena majalah poejangga baroe dianggap berhasil mendirikan majalah kesusastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. Kemudian gagasan-gagasan didalamnya membawa semangat baru dalam kesastraan seni, kebudayaan, dan sosial masyarakat umum. Sehingga tokoh-tokohnya banyak bermunculan. Seperti, Sutan Takdir Alisjahbana, Arnijn Pane, Amir Hamzah, dll.

    2. karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam tema karya sastra periode sebelumnya?
    Pada periode 1933 karya yang dibuat mengenai masalah kesastraan dan kebudayaan serta kisah-kisah roman sejarah yang berkisah tentang kesedihan seseorang. Kemudian sampai pada periode 1942 mulai berkembang semakin banyak tokoh-tokoh yamg mencipkan suatu karya baru.

    3.Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?
    karena dalam cerita tersebut seorang wanita dianggap lemah tidak menguntungkan untuk seorang lelaki. Oleh sebab itu STA ingin mengungkapkan bahwa wanita juga bisa berkarya, sehingga wanita bisa mempertahankan hak-haknya untuk berkreasi demi kehidupan bangsa dan negara.

    4.Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam belenggu?
    Karena karya yang dibuatnya dianggap sebagai sebuah karya yang berani melukiskan kehidupan nyata yang disembunyikan dibelakang dinding kesopanan, maksudnya cerita yang dilukiskan bukan gerak-gerak lahir tokohnya melainkan gerak-gerak batinya. Kemudian sebagai seorang pengarang yang berjudul Belenggu ini tidak menyelesaikan ceritanya, melainkan membiarkannya diselesaikan oleh para pembaca sesuai dengan angan-angannya. Armijin bercerita mengenai suatu kehidupan seseorang kemudian mengungkapkannya dengan hal-hal yang porno.
    5. komentar tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Sajak yang dibuat oleh Amir Hamzah terlalu berlebihan, karena ketika dia merindukann seseorang dia menginginkan maut datang untuk melepaskannya dari nestapa. Kemudian menginginkan orang lain untuk menyampaikan rindunya.

  73. 1). mengapa majalah poejangga baru lahir??
    karena pada periode 1930 para pengarang yang ingin menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesastraan belum juga terlaksana. kemudian pada tahun 1933 para sastrawan seperti Armin pane, Amir hamzah dan Sultan Takdir Alisyahbana telah berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. majalah poejangga baru ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berkat usaha ,pengorbanan dan keuletan sutan takdir Alisyabana.

    2).dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang di kemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    -pada periode 1900-1933 pokok persoalan yang dikemukakan tentang perjuangan-perjuangan merebut kemerdekaan. pada periode ini lebih banyak menceritakan bagaimana putra-putri indonesia berjuang mendapatkan kemenangan. karya sastra yang dibuat pada periode ini lebih untuk membakar semangat-semangat pejuang indonesia.
    -pada periode 1933-1942,pokok persoalannya lebih kepada penceritaan tentang kehidupan bangsa indonesia, kebudayaan bangsa indonesia dan perjuangan. seperti karya sultan takdir Alisyahbana yang menceritakan tentang sejarah perkembangan indonesia. dan pada periode ini, pendidikan mulai digalakkan. sehingga para sastrawan menerbitkan buku-buku pendidikan salah satunya perjuangan dan pertumbuhan bahasa indonesia karya sultan takdir Alisyahbana.

    3).Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu??
    karena layar terkembang merupakan salah satu karya STA yang terpenting.. Selain itu, Layar Terkembang merupakan cerminan cita-citanya. Dalam novel ini Takdir merenuangkan gagasannya dalam memajukan masyarakat, terutama gagasan memajukan peranan kaum wanita. cita-cita sang penulis digambarkannya melalui tokoh Tuti sebagai wanita Indonesia yang berpikiran maju yang aktif dalam pergerakan wanita. Layar Terkembang merupakan puncak karya sastra Pujangga Baru.

    4).Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu?
    karena roman yang diterbitkan Armijn Pane melukiskan kehidupan nyata yang selama ini disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan sehingga menimbulkan pro kontra. yang pro menyokong sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai karya cabul. menurut saya yang ingin diceritakan Armijn Pane dalam belenggu yaitu bagaimana penderitaan rakyat yang selama ini ditutup-tutupi para penjajah dengan bermuka dua.dalam artian banyak terjadi kekerasan yang dilakukan para penjajah. sedangkan rakyat tidak bisa berbuat apa-apa karena mendapat ancaman dan kekerasan.

    5).Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    menurut saya sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi tersebut menceritakan seseorang yang dalam kepasrahan yang tidak tahu harus bagaimana untuk kehidupannya. seseorang yang mencari kekasihnya karena dia merindukan kekasihnya tersebut..saya juga kurang memahami apa makna yang sebenarnya ingin disampaikan Amir Hamzah,karena sajak Amir hamzah banyak mengandung kiasan-kiasan yang sulit saya pahami.
    ini yang bisa saya uraikan …..
    atur nuhun…!!!

  74. Mengapa majalah Pujangga Baru lahir?
    Majalah pujangga baru lahir karena adanya rasa ingin memajukan kesusastraan, bahasa serta kebudayaan umum, yang dikelola oleh Sutan Takdir Ali Syahbana bersama kawan-kawan. Mereka ngin dengan terlahirnya pujangga baru dapat membentuk semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan Indonesia.

    Karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakandalam tema karya sastra sebalumnya?
    Dilihat dari karakteristiknya antara pujangga baru dengan periode 1900-1942 memiliki sedikit kemiripan karena masih sama mengungkapkan tentang adat istiadat, tetapi pada masa pujangga baru masalah adat istiadat sudah bercampur dengan masalah yang lebih modern. Sehingga para penyair di masa pujangga baru disebut juga dengan penyair Indonesia modern. Itulah yang membedakan antara angkatan pujangga baru dan angkatan 1900-1942.

    Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang dan apa yang ingin disampaikan STA dari karyanya tersebut?
    Salah satu buku Sutan Takdir Ali Syahbana diberi judul Layar Terkembang karena merupakan karunia terpenting dan juga sangat penting di masa pujangga baru, karenadalam Layar Terkembang menceritakan tntang bagaimana seorang wanita dapat hidup berdampingan dengan laki-laki, atau tidak bergantung dengan laki-laki atau bisa mandiri.

    mengapa karya Armijn Pane yang berjudul belenggu menimbulkan pro-kontra dan apa yang sebenarnya ingin disampaikan dari karyanya tersebut?
    Dalam karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu banyak menimbulkan pro-kontra. Yang pro mereka beranggapan bahwa karya Armijn Pane merupakan hasil karya sastra yang berani yang belum pernah diangkat oleh penyair lain, sedangkan yang kontra beranggapan bahwa karyanya sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan. Dari karyanya itu ada sesuatu hal yang ingin disampaikan oleh Armijn Pane yaitu di dalam diri manusia itu ada sisi lain yaitu batinnya yang tidak bisa diketahui oleh orang lain sehingga tersirat sebuah hikmah kalau manusia itu harus menjaga prilakunya, bicaranya dan akhlaknya karena hati manusia siapa yang tahu.

    Komentar tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi?
    Komentar saya tentang sajak Amir Hamzah (Dalam Buah Rindu dan Nyanyian Sunyi) ialah dalam syairnyaitu menggambarkan hati seorang penyair kepada pujaan hatinya tetapi sang pujaan tidak menanggapi perasaannya, sehingg ia merasa putus asa dan terlintas di pikirannya untuk mati saja. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, kalu ada kekurangan dari komentar saya mohon dimaklumi, karena saya hanya manusia yang penuh dengan kekurangan

  75. yang bisa saya kemukakan tentang periode 1933-1942 adalah :
    1. Sejak tahun 1920 kita sudah mengenal majalah yang memuat karangan “sastra seperti Sri Pustaka (1919-1941)”, Panji Pustaka, Yong Seonarta hingga awal tahun 1930 an para pengarang untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesusastraan belum juga terlaksana. Kelahiran majalah Poedjangga Baroe yang melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak meimbulkan reaksi. Sikap ini menimbulkan reaksi dari para tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa melayu tinggi seperti Haji Agus Salim (1884-1954).
    2. Pada periode Balai Pustaka (1900-1933) tema karya sastra kebanyakan meliputi adat istiadat kuno yang mengekang dan kawin paksa serta dalam karya sastra nya masih menggunakan bahasa melayu. Sedangkan pada periode 1933-1942 tema yang diangkat adalah mengenai persoalan intelektualisme dan menonjolkan rasa nasionalisme yang tinggi.
    3. Layar terkembang (1936) merupakan roman STA yang terpenting yang terbit pada tahun 1936 dari para pujangga Baru. Pesan yang ingin disampaikan dalam Romannya ialah : kaum perempuan hendaknya berperan dan bergiat di luar rumah demi kepentinangan masyarakat dengan kedudukan yang sederajad dengan kaum laki-laki.Peranan perempuan dan kaum muda dalam pembangunan bangsa.
    4. Roman ini mendapatkan reaksi yang hebat baik pro maupun kontra yang pro menyokong sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai karya yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama ini disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan.
    5. Sajak Amir Hamzah dalam buah rindu menceritakan akan kerinduannya terhadap seseorang begitu ia puja. Sajak -sajak Amir Hamzah pada umunya bercirikan Kerinduan, kepasrahan, ratap kesedihan dan kecintaannya terhadap TuhanNya.
    Terimakasih…

  76. 1)Asal muasal lahirnya majalah Poejangga Baroe pada tahun 1933-1942 dan 1949-1953 adalah untuk menyatukan semua hasil karya yang telah terpisah,dan juga untuk menyatukan para cendekiawan,sastrawan dan para seniman dalam satu wadah yang pasti, maka lahirlah majalah ini, sebelum majalh ini terbit awalnya bernama “majalah kesusatraan dan bahasa serta kebudayaan umum”, tetapi pada tahun 1935 terdapat perubahan nama menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum” dan sejak tahun 1936 berbunyi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.dan tujuan yang terpenting dalam lahirnya majalah ini adalah terciptanya kebinekaan karena para pionernya datang dari bermacam-macam suku.
    2)Perbedaan pada 2 periode yaitu pada tahun 1900-1933 lebih banyak masalah adat istiadat,hasutan kepada rakyat dan juga tentang tanah air. sedangkan pada tahun 1933-1942 karya-karyanya lebih cenderung kepada masalah ketuhanan,pergolakan bathin dan temanya lebih pada bebas dan terbuka terhadap kenyataan yang ada.
    3)Yang terkandung pada karya Sutan Taqdir Alisyahbana yang berjudul “Layar Terkembang” adalah betapa pentingnya peranan wanita dalam pembangunan bangsa ini.dan ini adalh karya penting yang terbit pada tahun tigapuluhan dan juga terpenting bagi para pujangga baru.
    4)Karya Armin Fani yang berjudul ‘”Belenggu” adalah karya yang kontroversial tapi juga fenomenal, karena pada karya ini terdapat dua persepsi yang berbeda bagi yang pro mereka menganggap karya yang sangat berani,dan bagi yang kontra menyebut sebagai karya yang cabul yang diselubungi oleh benteng-benteng kesopanan. dan yang lebih menarik adalah karya ini tidak diselesaikan dengan tujuan agar pembaca dapat menggunakan angan dan inspirasinya masing-masing.
    5) Yang terkandung pada Karya Amir Hamzah yang bertemakan “buah Rindu dan nyanyi sunyi” adalah menceritakan kerinduan,keikhlasan,kedamaian yang lebih bersifat rasional.tapi pengguanaan bahasa melayu pada karya ini dapat mempersulit pemahaman sehingga cuma ini yang dapay difahami………………………………………….@
    Trims……

  77. Ass ..

    Yang bisa saya kemukakan ialah :

    1. Majalah poejangga Baru lahir karena majalah itu ingin memajukan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan, kesastraan seni.
    Lahirnya Poejangga Baru menandai awalnya para sastrawan untuk menerbitkan majalah yang diperuntukan untuk kebudayaan dan kesusastraan.
    Poejangga Baru menjadi daya tarik dan sekaligus gelanggang baru bagi para penulis-penulis kreatif angkatan baru. Lewat Poejangga Baru, STA mengguncangkan sastra Indonesia dengan konsep estetika puisi moderen yang di usungnya. Ia menolak karya sastra lama yang dianggapnya usang dan membosankan, sastra lama hanya memberikan kebebasan statis.

    2. Pada periode 1933-1942, Pokok persoalan yang dikemukakan ialah banyak membahas kesastraan dan lebih menekankan pada semangat akan perjuangan juga perjuangan batin bagi para penyair itu sendiri.
    Sedangkan pada periode sebelumnya lebih banyak menekankan pada adat-istiadat, percintaan dan tanah air.

    3. Yang ingin diungkapkan STA dalam sastranya yang berjudul Layar Terkembang ialah, seorang tokoh perempuan yang bernama Tuti itu seperti pemikiran STA yang ingin mengangkat harkat dan martabat kaum wanita pada masanya saat itu. Tokoh Tuti yang memiliki sikap moderen selalu ingin memajukan bangsanya dan memajukan harkat kaum wanita.

    4. Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dinding-dinding kesopanan.
    Maksud dari Belenggu disini ialah, sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskan bukanlah gerak-gerak lahir tokohnya akan tetapi gerak-gerak batinnya.

    5. Komentar saya tentang sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu/ Nyanyi Sunyi adalah, ia banyak menggunakan bahasa melayu dan Kawi.
    Bahasa Kawi adalah suatu jenis bahasa yang pernah berkembang di Pulau Jawa pada zaman kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan dipakai dalam penulisan karya-karya sastra. Dalam tradisi Jawa, bahasa Kawi juga disebut dengan istilah bahasa Jawa Kuna. Meskipun demikian, bahasa Kawi sendiri bukan bahasa Jawa Kuna murni, karena telah mendapat pengaruh bahasa Sansekerta.
    Istilah kawi sendiri bermakna “penyair”. Sedangkan karya sastra yang dihasilkan oleh Sang Kawi disebut dengan nama kakawin. Biasanya kakawin berupa rangkaian puisi yang mengikuti pola-pola tertentu.

    Isi sajak Amir Hamzah kebanyakan bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan.

    Wss .. m>_<m

  78. 1. mengapa majalah poejangga baroe lahir??????
    Dalam hal ini sudah sangat jelas telah dipaparkan untuk menerbitkn suatu majalah khusus yang menyangkut kebudayaan dan kesastraan belum juga terlaksana karena banyaknya masalah yang timbul akibatnya tertunda – tunda terus untuk menerbitkan majalah tersebut, tahun pun berganti tahun tepatnya pada tahun 1933 Armijn pane,Amir hamzah,dan Sutan takdir alisyhbana telah berhasil mendirikan dann melaksanakan keinginan yang telah tertunda sekian lama telah berhasil mendirikan suatu majalah yang berjudul kesusastraan dan bahsa sastra,hal tersebut membawa perubahan semangat baru dalam kesastraan,seni,kebudayaan dan soal masyarakat umum

    2.dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan dikemukkakan dalam karya yang terbit pada tahun1900-1933,masih menggunakan bahasa melayu yang begitu sangat kental dalam kehidupan bermasyarakat,dalam hal ini menjelaskan tentang hukum adat istiadat dan pergaulan yang buruk tidak sesuai dengan jaman modern, para penyair dalam sajaknya berpendapat bahwa semua ini seperti dijajah oleh para belanda,dan penyair menghasilkan karya sastra perjuangan kemerdekaan.pada tahun 1933-1942 permasalahan pokoknya sangat berbeda pada periodi sebelum dalam periodo ini menceritakan tantang kebudayaan indonesia, kehidupan indonesia,perjuangan rakyat indonesia,agama, politik,dan kebebasan untuk menghasilkan sejarah karya satra indonesia tampa ada yang perlu ditakutkan dalam menghasilkan karya sastra..

    3.roman STA yang di beri judul layar terkembang kerena menceritakan hak seorang wanita di mata kaum pria,dimata kaum pria wanita itu di anggap sangat lemah dan tidak menguntungkan kaum pria, oleh sebab itu STA ingin mengungkapkan bahwa wanita itu tidak lemah dan juga bisa berkarya…………

    4.) Dalam Sebuah karya Armjin Pane yang berjudul Belenggu pada masa itu menyebabkan terjadinya 2 perbedaan antara pro dan kontra.masalah Pro disebabkan oleh karya tersebut dianggap sebagai sebuah hasil karya yang bersifat berani dan terbuka. Sedangkan kontra terjadi karena karya tersebut adalah karya cabul yang memaparkan suatu kehidupan sehari-hari yang nyata yang selama ini ditutupi dalam bentuk kesopanan.

    5. Komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam
    sebuah Karya rindu yang diciptakannya cenderung sifatnya tentang kerinduan dan juga penuh dengan kesedihan terhadap seseorang yang ingin dijumpainya. Kemudian dalam bahasa cenderung lebih banyak menggunakan bahasa Melayu..

    Terima kasih,,,

  79. Assalamualaikum. . .

    1. Majalah poedjangga baroe berdiri pada tahun 1933. Didirikan oleh Armajn Pane, Amir Hamzah, dan Sutan Takdir Alisyahbana. Majalah poedjangga baroe lahir karena niat para penggarang yang ingin membuat majalah kesusastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. Majalah poedjangga baroe menjadi tempat berkumpulnya kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan.

    2. Pada periode 1900-1933, tema karya sastranya adalah cerita roman yang penuh dengan adat istiadat juga puisi-puisi nasionalisme. Sedangkan pada periode 1933-1942, temanya tentang perempuaan yang memperjuangkan kedudukan kaumnya dimata lelaki. Serta lebih banyak bertema cinta dan keagamaan.

    3. Yang ingin diungkapkan STA dalam roman layar berkembang adalah tentang perjuangan perempuan untuk memperoleh dan membela kedudukan kaum perempuan dimata kaum lelaki. Pada roman ini sudah tidak tentang adat istiadat lagi tetapi tentang perjuangan.

    4. Roman yang berjudul belenggu ini mendapat reaksi yang hebat, baik yang pro maupun yang kontra terhadapnya. Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani, dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama ini disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.

    5. Nyanyian sunyi adalah sajak-sajak yang dituangkannya dari perasaan sunyi dan sepi karena harus meninggalkan kampung halaman untuk alasan pendidikan juga meninggalkan seseorang yang dicintainya. Sedangkan pada buah rindu, sajaknya bernada kerinduan yang penuh dengan ratap kesedihan.

    Wss. . . ^_^

  80. 1)Mengapa Majalah Poedjangga Baroe lahir?
    Jawab:
    Pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir Alisjahbana berhasil mendirikan majalah Poedjangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953)
    Majalah Poedjangga Baroe lahir karena diperuntukan guna menampung segala tenaga yang selama itu bercerai-berai memuatkan hasil-hasil karyanya di berbagai surat kabar dan majalah umum, serta agar para kaum budayawan, seniman dan cendekiawan Indonesia dapat berkumpul menerbitkan karya-karyanya di sana.
    2).Menurut saya karya sastra dan pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada priode 1933-1942, perbedaannya ada pada penggunaan bahasanya dan juga tema karyanya. Pada periode 1900-1933 karya sastranya kebanyakan menggunakan bahasa Melayu sedangkan periode 1933-1942 karya sastranya sudah mulai menggunakan bahasa Indonesia.
    Dari segi tema yang diambil, pada periode 1900-1933 banyak bercerita tentang kebebasan akan tanah air dan adat tradisional terutama tentang kawin paksa, sedangkan pada periode 1933-1942 tema yang diambil lebih beragam. Selain yang disebutkan sebelumnya, ada juga karya sastra yang bersifat ketuhanan atau keagamaan. Jadi itulah letak perbedaan sisi tema karya sastra pada priode 1933-1942 dengan periode sebelumnya.
    3). satu diantara buku-buku Sutan Takdir Alisjahbana yaitu Layar Terkembang. Layar Terkembang merupakan roman Takdir yang terpenting. Pada roman Layar Terkembang karya STA melalui tokoh Tuti menyampaikan hak-hak dan pandangan tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa.
    4). Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra karena di pihak yang pro menyokongnya sebagai hasil karya yang berani, dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan.
    Sesungguhnya yang di ceritakan Armijn dalam Belenggu ialah sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskannya bukanlah gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya, tetapi gerak-gerik batinnya. Dalam cerita Armijn Pane menceritrakan tentang kesetiaan yang bisa luntur dikarenakan pasangan kurang perhatian. Hal ini juga disebabkan karena pada masa sebelum menikah mereka telah melakukan hal-hal yang dianggap tidak benar, jadi timbullah perasaan bersalah dan berdosa antara satu sama lain.
    5). Komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi adalah Amir banyak mempergunakan kata-kata lama, yang diambilnya dari khazanah bahasa Melayu. Isi sajak-sajak Amir kebanyakan bernadakan kerinduan, penuh ratap kesediahan, keikhlasan,kedamaian yang lebih bersifat rasional.. Kesedihan itu menimbulkan rasa sunyi, pasrah diri. Sebagai seseorang yang sejak kecilnya mendapat didikan yang keras tentang agama Islam, Amir pasrah diri kepada Allah.

    Terima kasih ……..

  81. maaf pak saya lupa mencantumkan NIM saya.
    NIM saya : A1B108208

  82. 1. Mengapa majalah poejangga baroe lahir?
    Hal ini disebabkan karena karya sastra lama dianggap telah membosankan dan dalam mengemukakan tema yang itu-itu saja (statis). Oleh karean itu atas gagasan STA dan kawan-kawan maka lahirlah majalah poejangga baroe.
    Dengan lahirnya majalah ini maka STA dan kawan-kawan berharap agar karya-karya sastra di Indonesia lebih dinamis.
    2. tema yang dikemukkakan dalam karya sastra yang terbit pada tahun1900-1933 adalah bertemakan antara lain tentang perjuangan untuk mendapatkan kebebasan dari kolonial bangsa Belanda dan hukum adat istiadat.Selain itu para sasrtawa pada periode ini masih menggunakan bahasa melayu yang pada masa itu sangat kental dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan pada tahun 1933-1942 temanya antara lain tentang kebudayaan indonesia, kehidupan indonesia,perjuangan rakyat indonesia,agama, politik,dan kebebasan untuk menghasilkan karya satra indonesia tanpa merasa terkekang dan bebas berkarya.

    3.Roman Sutan Takdir Alisjahbana yang diberi judul layar terkembang(1936) menceritakan seorang perempuan yang bernama Tuti yang memperjuangkan hak seorang wanita(emansipasi wanita) di mata kaum pria,dimata kaum pria kaum wanita hanya di anggap kaum yang lemah dan hanya bisa bergantung pada kaum pria, oleh sebab itu STA ingin mengungkapkan bahwa wanita itu tidak lemah dan juga bisa berkarya…………

    4.) Dalam Sebuah karya Armjin Pane yang berjudul Belenggu (1940), sangat mendapat reaksi hebat. Hal ini menyebabkan menyebabkan terjadinya 2 reaksi terhadap karyanya tersebut, yaitu reaksi pro dan kontra.Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani. Sedangkan kontra terjadi karena karya tersebut adalah karya cabul yang memaparkan suatu kehidupan sehari-hari yang nyata yang selama ini ditutupi dalam bentuk kesopanan.

    5. Komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam
    sebuah karyanya yang berjudul buah rindu(1941) yang diciptakannya antara lain mengambarkan sebuah kerinduan yang penuh dengan kesedihan kepada seseorang yang ingin dijumpainya. Selain itu penggunaan bahasa lebih banyak menggunakan bahasa Melayu..

    dari mana Anda menyimpulkan bahwa sastra lama itu membosankan?.

  83. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Tanggapan/komentar saya untuk periode 1933-1942 tentang :

    1) Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?

    – Majalah Poejangga Baroe lahir karena adanya cita – cita untuk mendirikan sebuah majalah yang khusus memuat berbagai hal mengenai kebudayaan dan kesusastraan Indonesia. Selain itu, majalah itu juga berfungsi untuk menjadi tempat penyaluran kreatifitas bangsa, sehingga Para Pemuda Indonesia saat itu, tak perlu bingung lagi mencari tempat memuaskan nafsu kreatifitas mereka. Jika ada tempat menampung kreatifitas bangsa, maka kebudayaan dan kesusastraan Indonesia bisa berkembang pesat. Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa Majalah Poejangga Baroe itu lahir karena adanya keinginan anak bangsa untuk memajukan kebudayaan dan kesusastraan Bangsa Indonesia.

    (2) Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?

    – Tema yang terdapat pada periode 1900-1933 ( Balai Pustaka ) adalah hubungan manusia dengan kebudayaan atau adat istiadatnya dan akibat dari hubungan itu, misalnya perjodohan atau kawin paksa dan akibatnya pada orang – orang yang mengalaminya. Sedangkan pada periode 1933-1942 ( Poejangga Baroe ), jika mengangkat tema yang terdapat dalam buku ” Layar Terkembang ” dan ” Belenggu ” sebagai acuannya, bisa dibilang temanya sudah sedikit bergeser, menjadi hubungan antara manusia dengan pandangan hidupnya dan pandangan bangsa asing yang sudah mempengaruhi pola pikir Bangsa Indonesia, misalnya saja Emansipasi, yang merupakan perkara baru bagi Indonesia saat itu, yang mendapat pengaruh dari gaya hidup wanita asing yang sangat berbeda dengan wanita Indonesia.

    (3) Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?

    – Di dalam buku ” Layar Terkembang “, secara tersirat, STA ingin mengungkapkan kepada dunia bahwa dirinya mendukung Emansipasi Wanita dengan sepenuh hatinya. ” Layar Terkembang ” itu merupakan simbol atau lambang dari Gerakan Emansipasi Wanita. Di benak STA, wanita itu adalah ” Layar “, sedangkan suatu perubahan yang membawa kebaikan, disampaikannya dengan kata ” Terkembang “.

    (4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?

    – ” Belenggu ” menceritakan tentang sebuah perselingkuhan, mengapa hal itu menjadi hal yang kontroversial, karena saat itu pembicaraan mengenai perselingkuhan itu masih dianggap tabu, tidak sesuai dengan moral orang timur. Selain itu, bangsa ini bersikeras menganggap bahwa Bangsa Indonesia bersih dari perselingkuhan, sehingga orang – orang yang pro menyatakan bahwa ” Belenggu ” merupakan suatu karya yang berani untuk mengungkapkan bangkai yang telah disimpan rapat – rapat.

    (5) Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?

    – Karya – karya Amir Hamzah bertemakan ketuhanan, objek dari puisinya itu adalah Allah atau rasa cintanya kepada Allah, begitu juga dengan ” Buah Rindu ” dan ” Nyanyi Sunyi “, yang dengan caranya sendiri, menyampaikan rasa rindu dan cintanya kepada Allah SWT.

    Terima kasih atas perhatiannya !

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    Komentar Anda variatif, OK.

  84. 1.Lahirnya majalah Poejangga Baroe karena pada masa itu belum ada majalah khusus kebudayaan dan kesastraan. Ajip Rosisi (1969:35-41) membicarakan berdirinya dan perkembangan majalah Poejangga Baroe. Terbitnya majalah ini didorong oleh semangat yang tertuang dalam pernyataan para pendirinya : “Dalam zaman kebangunan sekarang ini pun kesusasteraan bangsa kita mempunyai tanggungan dan kewajiban yang luhur. Ia menjelmakan semangat baru yang memenuhi masyarakat kita, ia harus menyampaikan berita kebenaran yang terbayang-bayang dalam hati segala bangsa Indonesia yang yakin kan tiba masa kebenaran itu.”

    2. Pada periode 1933-1942 pengarang lebih mengusung cerita-cerita bernuansa cinta tapi bukan mengenai kawin paksa atau adat istiadat seperti periode sebelumnya melainkan lebih ke polemik dalam percintaan seperti cinta yang ditentang orangtua dalam novel Dewi Rimba. Pada Periode 1933-1942 juga ada sejumlah novel yang masih mengkritik adat istiadat dalam masyarakat seperti novel Ni Rawit Ceti Penjual Orang.

    3. Takdir ingin mengungkapakan gagasannya bahwa bangsa manusia harus terus maju kedepan dalam menghadapai hidup ini tidak lagi menoleh ke belakang. Sebagaimana diungkapkan dalam novel di mana akhirnya Maria yang lincah. romantis dan manis justru meninggal karena TBC sebaliknya Tuti yang serius dan berpikir rasional serta berambisi untuk mencapai sesuatu (dalam hal ini terus menatap ke depan) akhirnya terus melanjutkan hidup. Maknanya bahwa mereka yang berpikir maju akan terus bertahan. Layar terkembang menandakan semangat untuk terus berpikir kedepan menghadapi masa yang akan datang.

    4. Mengapa terjadi pro dan kontra padakarya Armjn Pane? Karena apa yang diceritakan Armjn Pane dalam novel ini merupakan hal yang tabu pada masa itu menyangkut kehidupan rumah tangga (khususnya rumah tangga orang intelek) hal ini ditambah lagi dengan gambaran mengenai kehidupan malam terkait wanita-wanita panggilan. Armjn Pane ingin memaparkan bahwa “hal” yang dianggap tabu itu merupakan realita sosial uyang kerap terjadi di masyarakat yaitu perselingkuhan dan prostitusi. Dia juga menggambarkan bahwa setiap manusia memiliki belenggunya sendiri-sendiri. Seperti Tono yang sangat mengabdi pada profesinya sehingga mengacuhkan Tini hal ini semakin ruwet ketika muncul tokoh Rohayah seorang wanita panggilan teman sepermainan Tono yang ternyata memendam cinta pada Tono.

    5. Buah Rindu, dari judulnya terlihat Amir Hamzah ingin mengungkapkan kerinduan pada orang-orang yang dikasihinya. Kumpulan sajak Nyanyi Sunyi berlatarbelakang pengalaman hidup Amir Hamzah. Ia terpakasa meninggalkan teman-teman sepergerakan dan konon kekasihnya di Pulau Jawa krena ia harus pergi ke Langkat. Rasa kesunyian itu menimbulkan renungan-renungan mendalam

  85. Meskipun sejak sekitar tahun 1920 sudah dikenal majalah, dan diantaranya juga memuatkarangan-karangan berupa cerita, sajak, serta karangan-karangan tentang sastra seperti majalah Sri poestaka, pandji poestaka, dll, tetapi hingga awal tahun 1930-an niat para pengarang untuk menerbitkan majalah khusus kebudayaan dan kesusastraan belumjuga terlaksana. Pada tahun 1930 terbit majalah Tiimboel, mula-mula dalam bahasa Belanda, kemudian pada tahun1932 terbit juga edisi bahasa Indonesia dengan Sanusi Pane sebagai redaktur. Setelah itu lahirlah majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953) pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. Pada mulanya keterangan resmi tentang majalah itu berbunyi “Majalah kesusastraan dan bahasa serta budaya umum’, tapi sejak tahun 1935 berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesustsatraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum”. Dan sejak 1936 bunyinya berubah lagi menjadi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan perstuan Indonesia”. Majalah ini juga bertujuan agar dapat menampung semua hasil karya sastra yang tercerai berai, dan memuatn hasil karya-karya tersebut di berbagai surat kabar dan majalah-majalah umum.

    Pokok permasalahan pada periode 1933-1942, mulai berani menyimpang dari nilai kesopanan masyarakat, dan

    Salah satu hasil karya sastra dari Sultan Takdir Alisjahbana yang berjudul Layar Terkembang (1936). Sultan Takdir Alisjahbana menyampaikan pendapat dan pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa saat itu. Kisahnya ialah tentang dua orang gadis bersaudara , Tuti dan Maria. Tuti seorang yang bersungguh-sungguh, bekerja sebagai guru, dan maria seorang yang lincah, dan periang. Tuti sebagai gadis yang tergolong kaum muda, aktif pula dalam gerakan wanita. Ia merasa berkewajiban untuk membela keberadaan kaumnya di mata laki-laki, tapi ia pun berjuang pula melawan hatinya sendiri yang berkeinginan untuk memiliki seorang suami dan mejadi ibu. Dan kemudian mereka berkenalan dengan Yusuf, seorang mahasiswa kedokteran, meskipun pada awalnya Yusuf tertarik kepada Tuti, tapi kemudian menjadi kekasih Maria. Kematian Maria karena penyakkit paru-paru yang akhirnya mempertemukan cinta Yusf dengan Tuti.

    Armijn Pane sebagai pengarang “Belenggu” (1940), roamn ini mendapat reaksi yang hebat, baik dari yang pro maupun yang kontra. Yanng pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya yang cabulyang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama ini disembunyikan dibelakang nilai kesopanan. Belenggu adalah sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskan bukanlah gerak lahir tokohnya, tetapi gerak batinnya. Tokoh utamanya adalah Dokter Sukartono seorang suami yang tidak mendapatkan perhatian yang memuaskan dari si isteri, lalu tergoda oleh Yah, seorang wanita yang menjadi pasiennya. Baik Tono maupun istrinya Tini keduanya hidup dalam perasaan ketakutan dan perasaan berdosa, karena keduanya sebelum menikah telah melakukann hal yang dianggap salah. Apalagi kemudian Tini bertemu kembali dengan pemuda yang pernah merebut hatinyadan dirinya ketika masih menjadi mahasiswa. Setelah melalui kkrisis dan klimaks, Tini insyaf dan mau berkorban untuk kebahgiaan berdua. Tapi pengorbanan itu kalah oleh pengorbanan Yah yang semula dianggapnya barang tak berharga yang ternyata memiliki hati yang halus. Yah pergi meninggalkan Tono dengan sebuah piringan hitam yang merekam lagu kesayangan Tono yang dinyanyikan oleh Yah sendiri.

    Isi sajak Buah Rindu dan Nyanyian Sunyi karangan Amir Hamzah (1911-1946) kebanyakan kerinduan, penuh ratap kesedihan, juga harapan yang tak sampai (keputusasaan), penyesalan terhadap nasib. Kesedihan menyebabkan timbulnya rasa sunyi, pasrah diri (kepada ALLAH SWT). Tetapi pada akhirnnya menemukan kedamaian keikhlasan kepada ALLAH SWT.

  86. Assalamu’alaikum Wr. Wb

    1. Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?
    Jawab : Karena para pengarang dan budayawan muda Indonesia besar keinginan untuk memiliki media sendiri walaupun sebelumnya telah terbit beberapa majalah. Terbitnya majalah poejangga baroe juga didorong oleh semangat yang tertuang para pendirinya: “Dalam zaman kebangunan sekarang inipun kesusasteraan bangsa kita mempunyai tanggungan dan kewajiban yang luhur. Ia menjelmakan semangat baru yang memenuhi masyarakat kita, ia harus menyampaikan berita kebenaranyang terbayang-bayang dalam hti segala bangsa Indonesia yang yakin akan tibanya masa kebesaran itu”.

    2. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    Jawab : Yang berbeda adalah dalam segi isi sebuah karya sastra yaitu pada periode 1933-1942 sudah terdapat kebebasan dalam kehidupan, sedangkan pada sebelumnya masih adanya keterpaksaan dan keterkaitan di dalam kehidupan. Contohnya saja dalam masalah percintaan.

    3. Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?
    Jawab : Karena kisah cinta antara Yusuf dan Maria seperti layaknya kapal dengan layar terkembang yang mengarungi kehidupan. Yang ingin diungkapkan STA adalah perlu adanya keseimbangan antara pekerjaan dan perasaan sehingga tidak merasa sunyi atau kesepian. Dan dalam hidup jangan membohongi diri sendiri, kalau suka katakan “suka” kalau tidak ya katakan “tidak”. Karena kejujuran itu akan berbuah baik. Dan juga STA menyampaikan adanya emansipasi wanita sebagai manusia yang perlu dikembalikan derajatnya maka barulah bangsa itu dapat berubah.

    4. Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?
    Jawab : Karena sebagai hasil sastra yang berani dan sebuah karya yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan. Yang diceritakan Armijn Pane dalam karyanya itu yaitu tentang sebuah keluarga yang retak akibat kurangnya perhatian dalam kedua belah pihak sehingga keduanya saling menyibukkan diri. Sang istri telah berusaha mengubah sikapnya tapi sang suami sudah berpaling kepada orang lain. Dan akhirnya timbulah keretakan di antara ketiganya. Lewat novelnya ini Armijn Pane menyampaikan perlu adanya perhatian dalam sebuah kelurga sehingga tidak berakhir dengan keretakan.

    5. Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Jawab : Sajak-sajak itu pepertinya penuh makna dan pesan di dalamnya dam kebanyakan menceritakan tentang keagamaan dan mempergunakan bahasa melayu.

  87. 1. Majalah Poejangga Baroe lahir berkat penggorbanan dan keuletan Sutan Takdik Alisyahbana. Bersama dengan Armijn Pane dan Amir Hamjah STA pada tahun 1933 berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum. Sampai pada tahun 1935 membawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum kemudian tahun1936 terjadi lagi pembahasan yaitu berbunyi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.
    2. Perbedaan karya sastra yang terbit pada tahun 1933-1942 dengan karya satra periode sebelumnya adalah karya sastra pada periode ini lebih banyak melahirkan tokoh, majalah, dari karya sastra Poejangga Baroe. Sedangkan pada periode yang sebelumnya lebih membicarakan perkembangan Belanda yang mendirikan sekolah untuk rakyat Indonesia sehingga banyak orang yang mempunyai kegemaran membaca, menulis, dan muncul orang berbakat yang menulis berbagai karangan.
    3. Layar terkembang (1936) merupakan roman Takdir yang terpenting, yang terbit pada tahun tiga puluhan merupakan salah satu karya terpenting pula dari para Poejangga Baroe.
    4. Belenggu (1940) mendapat reaksi pro dan kontra karena yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani sedangkan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan. Dalam Belenggu Armijn Pane melukiskan gerak-gerik batinnya. Tokoh utamanya adalah dokter Sukartono yang karena tidak mendapat perhatian dari sang isteri lalu ia tergoda seorang wanita yang mula-mula datang padanya sebagai pasien.
    5. Sajak-sajak Amir Hamjah bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan, lalu menemukan kedamaian dan keikhlasan dengan Tuhan.

  88. Ass………….

    1) Lahirnya sebuah majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953) pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. Pada mulanya majalah itu berbunyi “majalah kesusatraan dan bahasa serta kebudayaan umum”. Tahun 1935 berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum” dan sejak tahun 1936 berbunyi “pembimbing semangat baru yang dinamis
    Majalah Poejangga Baroe berdiri bertujuan untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah dan menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu.

    2) Dari tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya pada periode 1933-1942 berbeda dengan tema karya sastra periode sebelumnya. Pada periode ini, tema yang dikembangkan lebih bebas dan banyak menceritakan tentang kehidupan nyata yang selama ini ditutupi dengan norma kesopanan.

    3) Salah satu buku Sultan Takdir Alisjahbana ada yang berjudul Layar Terkembang. Melalui Layar Terkembang (1936), Sultan Takdir Alisjahbana menyampaikan pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa saat itu.

    4) Karya Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan prokontra. Dikatakan pro karena karya ini dinilai sebagai hasil karya yang berani, sedangkan kontra karena dinilai sebagai sebuah karya cabul yang melukiskan kehidupan nyata sehari-hari yang selama ini ditutupi dalam bentuk nilai kesopanan.
    Di dalam “Belenggu” Armijn Pane menceritakan seorang tokoh yang bernama dokter Sukartono yang tidak mendapatkan perhatian yang memuaskan dari istrinya dan kemudian bermain cinta dengan Yah, seorang pasien dr.Tono. Akhir cerita ini pun tidak jelas, karena ceritanya tidak selesai dan Armijn Pane membiarkan para pembaca yang menyelesaikan cerita tersebut dengan khayalan dari masing-masing pembaca.

    5)Sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi banyak bertemakan kerinduan. Sajak-sajak ini menggunakan bahasa Melayu dan bersifat rasional.Serta dalam sajak ini ditemukan kedamaian dari Tuhan YME.

    Terima kasih………….

  89. Tanggapan saya terhadap periode 1933-1942 :

    1).Mengapa majalah pujangga baru lahir ?
    majalah pijangga baru lahir karena adanya keingginan untuk melontar kan gagasan baru dalam bidang kabudayaan dan sastra ,dan juga adanya ketidak puasan sutan takdir alisjahbanaterhadap sastra pada periode sebelum nya yang hanya menceritakan tentang roman .
    2).Yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya ?
    pada periode 1933-1942 tema karya sastra atau pokok persoalan yang di kemukakan menitik berat kan pada kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum ,seni dan masyarakat umum .Sedang pada periode sebelumnya hanya menitik beratkan pada cerita -cerita bersambung atau roman .
    3). . Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?
    Karena beliau ingin menceritakan tentang perjuangan seorang wanita yang ingin mengangkat harkat dan martabat seorang wanita ,dan beliau ingin mengungkapkan bagaimana kita bebas sebagai wanita dan bagaimana cara seorang wanita yang ingin melepaskan diri dari belengguorang tuanya .
    4.)Belenggu (1940) mendapat reaksi pro dan kontra karena masyarakat menganggap hasil karya armijn pane karya sastra yang berani dan menyebutnya sebagai karya sastra yang cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu di sembunyikan di belakang dinding -dinding kesopanan .Dan yang di ceritakan Armijn pane dalam karya sastra nya yang berjudul belenggu adalah tentang gerak-gerak batin atau kejiwaan .
    5) .Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Isi-isi sajak amir hamjah kebanyakan bernada pada kerinduan ,penuh ratap kesedihan dan menekan kan pada rasional dan beliau mempergunakan kata-kata yang di ambil dari khasanah bahasa melayu dan kawi.

    maaf pa yang kemarin itu salah
    terimakasih …………………… .

  90. Ass……………………….

    Menurut saya yang dapat saya jelaskan dari Peojangga Baroe(periode 1933-1942) yaitu:

    1.) Lahirnya Majalah Poejangga Baroe, sebab pada periode 1933, Belanda banyak mengeluarkan peraturan terutama pembatasan dalam karangan bahasa Indonesia. Hal ini terjadi karena Belanda merasa takut,kalau-kalau bangsa Indonesia bangkit untuk mengadakan pergolakan perjuangan kemerdekaan.Dengan semangat gigih,bangsa Indonesia khususnya para pengarang secara diam-diam mereka mendirikan organisasi baru yang diberi nama Poejangga Baroe. Nama itu diambil dari majalah yang diterbitkan pada 29 Juli 1933. Penerbitan majalah poejangga baroe dipimpin oleh Sultan Takdir Alisjahbana, Amir Hamzah, Armijn Pane, dan Sanusi Pane.

    2.) Perbadaan dalam karya yang diterbitkan pada periode 1933-1942 dengan tema karya sastra periode sebelumnya adalah pada angkatan Balai Pustaka (angkatan dua puluh), atau angkatan Siti Nurbaya. Tema cerita pada angkatan ini , terutama melukiskan masalah adat istiadat daerah, seperti kawin paksa,dll. Gaya ceritanya bersifat Romantik Sentimental.

    3.) Diantara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, karena Layar Terkembang merupakan roman STA yang terpenting’ ketiga diantaranya roman-roman sebelum perang. Sebagian besar kritikus sastra, seperti Ajip Rosidi, Zuber Usman, Amal Hamzah, maupun Teeuw, menyebut novel Layar Tekembang sebagai novel bertendensi. Yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu, adalah diantanya ada yang berpendapat bahwa sikap dan pemikiran tokoh Tuti lebih menyerupai sebagai sikap dan pemikiran STA khususnya dalam usaha mengangkat harkat kaum wanita (Indonesia). Tokoh Tuti yang digambarkan sebagai wanita modern yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, memang tidak sedikit melontarkan gagasan progresif. Ia juga selalu merasa terpanggil untuk ikut terjun memajukan bangsanya sendiri, khususnya kaum wanita.

    4.) Karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, sebab sejak kemunculan yeng pertama , 1940, novel ini banyak memperoleh berbagai tanggapan dan pujian. Semula novel ini ditolak oleh penerbit Balai Pustaka karena isinya dianggap tidak sesuai dengan kebijaksanaan balai pustaka. Baru pada tahun 1940 penerbit Dian Rakyat -milik STA- menerbitkan novel ini yang ternyata mendapat sambutan luas sebagai kalangan. Novel ini juga dipandang sebagai novel pertama Indonesia yang menampilkan gaya arus kesadaran (Strean of Consciousness). Yang diceritakan Armijn Pane dalam Belenggu adalah akibat kesibukan suami-istri yang jarang mempunyai waktu bersama-sama,dan timbul kesalahpahaman yang sering menimbulkan pertengkaran yang mewarnai rumah tangganya.Penyebab utama ketidakharmonisan hubungan suami-istri itu terletak pada tidak ada rasa seling mencintai dan kekacauan rumah tangga disebabkan dengan hadirnya orang ketiga.

    5.) Sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu merupakan gambaran seseorang yang kesepain dan kerinduan terhadap seseorang yang sangat dicintainya. Dan menggunakan bahasa Melayu dan menekankan pada rasional.
    Terimakasih.

    Wss…………………..
    maaf pak,komentar saya yang kemarin salah…

  91. Yang ingin saya tambahkan tentang poejangga Baru pereodi (1933-1942)

    (1) Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?

    *Poejangga Baru lahir bentukkan dari Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisyahbana karena belum ada terbitan majalah yang khusus kebudayaan dan kesusastraan, kemudian mereka berinisiatif yang banyak melontarkan gagasan dalam bidang kebudayaan umum.Tahun 1035 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan masyarakat umum. Kemudian pada tahun 1938 terjadi lagi pembahasan yang berbunyi ” Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.

    2) Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?

    *Karya sastra yang terbit pada periode 1933-1942 yang berbeda dari bahasanya, Dulu banyak yang menggunakan bahasa Belanda, dan sekarang banyak bermunculan menggunakan bahasa Indonesia. Dan dari segi tema dalam penceritaan karya sastra tersebut. Tema yang terdapat pada periode 1900-1933 ( Balai Pustaka ) adalah hubungan manusia dengan kebudayaan atau adat istiadatnya, seperti tenetng zaman siti nurbaya,( kawin paksa). Sedangkan pada periode 1933-1942 ( Poejangga Baroe ), tema yang terdapat dalam buku ” Layar Terkembang ” hubungan manusia tentang pandangan hidup seseorang.

    (3) Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?

    * Yang ingin diungkapkan Takdir melalui tokoh Tuti menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa pada saat itu. Dan merupakan roman penting, dan yang salah satu terpenting dari para pungga baru.

    4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?

    *Karya Belenggu oleh Armijn Pane menimbulkan pro dan kontra karena menceritakan menyokong sebagai hasil sastra yang berani dan yang menimbulkan kontra sebuah karya sastra cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang disembunyakan dibelakang dinding kesopanan. Belenggu merupakan sebuah roman yang melukiskan cerita dokter sukartono yang karena tidak mendapat perhatian yang memuaskan dari istrinya. kemudian mereka menempuh jalan yang salah karena kurangnya perhatian dari pasangan mereka. mungkin Disini perlunya saling pengertian dan perhatian dari pasangannya.

    5) Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?

    *Komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam buah rindu, dan nyanyian, biasanya sajak Amir hamzah isinya bernada kerinduan, kesedihan serta ratapan yang menggunakan bahasa melayu dan menekankan pada rasional. Kesedihan itu menimbulkan rasa sunyi, pasrah diri. Dia pun membuat karya sastra itu melalui apa yang dia rasakan pada saat itu.sebagai seorang yang pernah mendapat didikan sekolah yang intelektualistis ia pun mempergunakan rasionya, serta pasrah kepada Allah SWT.

    Itu saja yang dapat saya tambahkan.
    Terimakasih!!

  92. Komentar Saya tentang Poejanga Baroe ( Peride 1933-1942 ) :
    1. Mengapa majalah poejanga baroe lahir?

  93. Assalamualaikum
    komentar saya pada periode 1933-1942 tentang:
    1) Mengapa majalah Poedjangga Baroe lahir ?
    Majalah poedjangga baroe lahir karena walaupun sekitar tahun 1920 sudah dikenal majalah yang memuat karangan-karangan namun hingga awal 1930 penerbitan majalah-majalah khusus kebudayaan dan sastra belum juga terlaksana, maka dari itu tokoh-tokoh sastrawan seprti Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sitan Taqdir Alisyahbana bermupakat untuk mendirikan majalah poejdangga baroe, karena dengan dibentuknya majalah ini mereka berharap dapat menampung aspirasi-aspirasi para penulis dan para sastrawan yang selam ini masih bercerai berai. sehingga dapat membentuk kebudayaan persatuan Indonesia. mereka juga berharap dengan di bentuk nya majalah ini, bisa membawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum.

    2)Dari segi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya ?
    Menurut pendapat saya yang sedikit berbeda persoalan yang dikemukakan pada periode 1933-1942 dengan karya sastra pada periode sebelumnya adalah pada periode 1900-1933 dibahas mengenai bagaimana perjuangan para sastrawan dalam melahirkan karya-karyanya karena pada saat itu mulai ditingkatkan nya pendidikan di negara Indonesia. sehingga mengenallah mereka itu dengan ilmu pengetahuan diantaranya tentang sastra itu sendiri, sedangkan pada periode 1933-1942 ini para sastrawan tersebut mulai mengembangkan kesustraan negaranya agar dapat lebih dikenal sebagai suatu kebudayaan yang membangun persatuan.

    3) mengapa satu diantara buku STA diberi judul layar terkembang apa sesungguhnya yang ingin di ungkapkan STA dalam karya nya itu ?
    Yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya yang berjudul Layar Terkembang adalah bagaimana perjuangan dan peranan seorang wanita dalam keikut sertaan membangun bangsa. di sini STA mengemukakan perjuangan seorang wanita bernama Tuti dalam membela kedudukan kaum-kaumnya di mata laki-laki. sehingga Layar Terkembang merupakan cerminan bagaimana seorang wanita berhak dan layak untuk dihargai.

    4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul belenggu menimbulkan Pro-Kontra apa sesungguhnya yang ingin diceritakan Armijn Pane dalam Belenggu ?
    Pada dasarnya gaya bahasa Armijn Pane memang sangat bebas dari struktur bahasa melayu ia lebih banyak melukiskan tentang kejiwaan tokoh-tokohnya dari pada gerak-geriknya maka itulah yang menjadikan karyanya berbeda dari pengarang lainnya
    Dalam karyanya yang berjudul Belenggu menimbulkan Pro karena dianggap hasil sastra yang berani, serta menimbulkan Kontra karena dianggap sebagai karya yang melanggar adat-adat kesopanan.

    5)Apa komentar anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu dan Nyanyian Sunyi ?
    Menurut pendapat saya sajak-sajak yang ditulis oleh Amir Hamzah tersebut berisi tentang perasaan rindu serta kepasrahan diri kepada Penguasa Cinta yakni Allah SWT.

  94. Assalamualaikum
    Tanggapan dan Komentar Saya untuk MK Sejarah Sastra Periode 1933-1942 :

    1). Mengapa Majalah Poedjangga Baroe lahir?
    Jawab : Majalah Poedjangga baroe ini lahir karena keinginan dan semangat sastrawan untuk memberikan wadah khusus bagi para pengarang untuk menyalurkan hasil karyanya. Majalah ini juga diharapkan menjadi jembatan untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kebhinekaan. Makalah ini juga dibuat untuk mengembangkan kebudayaan bangsa jadi bukan hanya sekedar majalah biasa saja, tapi juga tempat untuk menyalurkan aspirasi dan kebudayaan sastra. Majalah ini lahir atas kerja keras dan kerjasama dari Armijn Pane, Amir Hamzah dan STA . Majalah ini diharapkan untuk menjadi Pembimbing seangat baru dalam kesustraan, seni, dan kebudayaan persatuan Indonesia.

    2. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandungkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    Jawab : Pada periode 1933-1942 ini Kesustraan sudah tidak terikat pada bahasa melayu dan adat istiadat saja, tetapi sudah lebih bebas lagi dalam mengembangkan karya sastranya. Tema yang diangkat tidak hanya sekitar kawin paksa. Ada tema nasionalisme, kritik terhadap suatu kebudayaan atau kebiasaan lama. Ada juga tema yang bernuansa kebangsaan meskipun masih dibumbui dengan roman percintaan antara pemuda dan pemudi.

    3. Mengapa satu diantara buku-buku STA diberi judul layar terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya tersebut?
    Jawab : Roman ini menceritakan tentang perjuangan seorang wanita (tuti) yang berjuang membela kaum perempuan akan kedudukannya dihadapan masyarakat.
    Melalui karya ini STA ingin menyampaikan pendapatnya tentang perjuangan kaum wanita dan juga kaum pemuda dalam peranannya menegakkan perjuangan bangsa. Karya ini adalah karya yang bertendensi dan merupakan salah satu karya terpenting dalam angkatan pujangga baru.

    4. Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul belenggu menimbulkan pro-kontra. Apa sesungguhnya yang igin diceritakan Armijn dalam belenggu?
    Jawab : Roman Belenggu menimbulkan pro dan kontra karena dalam karya nya ini Armijn Pane mengangkat cerita yang biasanya dianggap tabu oleh masyarakat yaitu kebiasaan yang ingin disembunyikan oleh masyarakat selama ini tentang perselingkuhan. Bagi pihak yang kontra menganggap karya ini (dianggap kurang pantas) untuk diceritakan karena melanggar norma dan kebudayaan timur yang menjunjung tinggi norma kesantunan. Tetapi bagi yang pro hal ini dianggap karya yang berani karena membuka mata masyarakat bahwa hal tersebut (perselingkuhan) bukanlah hal yang baik, dan tidak perlu disembunyi-sembunyikan jika hal itu toh memang ada dalam masyarakat saat itu.

    5. Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu/Nyanyian sunyi?

    Dalam sajak ini ia ingin menyampaikan rasa rindu kepada sesuatu tempat atau seseorang. Ia sempat putus asa, menyesali nasib, sampai ia menemukan kebenaran dan kedamaian dari Ilahi robbi. Hal ini saya sampaikan melihat dari cerita hidup Amir Hamzah, yang harus pergi dari tanah jawa dan juga seorang gadis yang dicintainya, karena dipanggil oleh pamannya yang merupakan seorang Sultan Langkat. Ia dinikahkan dengan putri sultan tersebut. Dalam karya-karyanya A.H banyak menggunakan bahasa melayu dan kawi dan juga memiliki nada serta keahlian dan kemahiran yang tinggi dalam membuat karyanya tersebut.

    Ini saja tanggapan yang bisa saya samapikan, mohon maaf jika ada salah kata-kata, hehe

    Wassalam

  95. Norhidayati (A1B108050)

    Assalamualaikum Wr. Wb
    bapak, ini sedikit komentar saya

    1. Lahirnya Majalah poejangga baroe dikarenakan para pengarang pada awal tahun 1930an belum bisa menerbitkan majalah khusus yang berkaitan dengan budayaan dan kesusastraan.Tapi kemudian, Amir Hamzah, armijin pane, dan Sutan Takdir Ali Syahbana (STA) akhirnya sukses mendirikan Majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum, yang kemudian tahun 1935 menjelma menjadi pengobar semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan permasalahan masyarakat umum. Munculnya najalah PB sedikit banyaknya telah turut serta berperan aktif menyumbangkan pikiran – pikiran baru, meskipun juga melahirkan bentuk pro dan kontra, tapi hal tersebut merupakan hal yang lumrah dalam perkembangan kemajuan.

    2. Perbedaan dari sisi tema kayra satra atau pokok persoalan yang dikemukaan dlam karya yang terbit dalam periode 1933-1942 dibandingkan dengan tema karya sastra sebelumnya adalah pada masa sebelumnya yaitu periode 1900-1933 lebih bertema pada perjuangan para sastrawan untuk membangkitkan semangat dan kesadaran rakyat indonesia dengan kata lain usaha propaganda untuk berontak dari penjajahan, dan hal ini pun merupakan buah dari pendidikan yang didapat dari politik etis dari pihak Belanda yang akhirnya membuat ra kyat indonesia lebih pintar, khususnya para sastrawan pada saat itu.sedangkan tema karya sasta pada masa 1933-1945 lebih kearah pengembangan sastra lebih kepada cerita – cerita nyata dalam kehidupan seari – hari.

    3. Di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang karena buku itu merupakan roman yang terpenting dan memang karena roman ini mencerminkan cita – cita menuju kemerdekaan dengan diwujudkan dalam karakter tokoh tuti yang juga sebuah refleksi keidupan dmana perempuan juga berhak dan pantas mendapatkan hak dan menunaikan kewajiban yang sama dalam mengisi kemerdekaan.

    4. Karya Armijn Pane yang berjudul belenggu menimbulkan reaksi keras baik pro dan kontra karena pada karyanya Armijn terlalu banyak melukiskan tragedi – tragedi kehidupan nyata yang tersembunyi dalam permainan kata dan alur ceritanya.karya nya ini memperoleh reaksi keras dari berbagai kalangan dikarenakan dianggap terlalu berani dan telah melanggar adat – adat kesopanan.Karya yang berjudul BELENGGU ini tidak diselesaikan secara utuh melainkan membiarkannya diselesaikan oleh para pembaca sesuai dengan imajinasi masing – masing.

    5. persepsi saya terhadap sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu adalah sajaknya merupakan wujud kepasrahan, kesedihan, keharuan dan bernada kerinduan yang diinterpretasikan pada rasa rindunya kepada sang pencipta. Pada sajak Buah Rindunya Amir Hamzah banyak menggunakan bahasa melayu serta kiasan-kiasan dan memang agak sukar untuk dipahami.

    TERIMAKASIH,

  96. Ma’af pa sebelumnya ada kesalahan jadi ini saya tulis yang baru.
    Tanggapan Saya tentang majalah pujangga baru pada periode (1933-1942) adalah sbb:

    1. Lahirnya majalah pujangga baru tersebut dikarenakan, inginnya para pengarang yang membuat karangan-karangan berupa sastra lama yang jenis majalahnya itu tentang kebudayaan dan kesastraan. Majalah tersebut terus dimuat dari tahun ke tahun agar menemukan majalah yang di inginkan oleh para pengarang, seperti Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sutan Takdir Alisyahbana.
    Dengan ketekunan dan keuletan Sutan takdir Ali syahbana yang memuat majalah tsb, berupa gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan yang bukan berarti tidak menimbulkan reaksi malah justru timbul reaksi dalam bahasa Indonesia sekolah sebagai bahasa melayu. Dan juga akhirnya menimbulkan reaksi dari para tokoh bahasa yang berpegang erat kepada kemurniaan bahasa melayu tinggi, spt : H. Agus Salim (1884-1954), Sutan Moh Zain (1887), dan S.M Latif.

    2. Yang berbeda dari sisi tema Karya Sastra Periode sebelumnya adalah.
    – Tema yang terdapat pada periode 1900-1933 ( Balai Pustaka ) adalah hubungan manusia dengan kebudayaan atau adat istiadatnya dan akibat dari hubungan itu, misalnya perjodohan atau kawin paksa dan akibatnya pada orang – orang yang mengalaminya. Sedangkan pada periode 1933-1942 ( Poejangga Baroe ), jika mengangkat tema yang terdapat dalam buku ” Layar Terkembang ” dan ” Belenggu ” sebagai acuannya, bisa dibilang temanya sudah sedikit bergeser, menjadi hubungan antara manusia dengan pandangan hidupnya dan pandangan bangsa asing yang sudah mempengaruhi pola pikir Bangsa Indonesia, misalnya saja Emansipasi, yang merupakan perkara baru bagi Indonesia saat itu, yang mendapat pengaruh dari gaya hidup wanita asing yang sangat berbeda dengan wanita Indonesia.

    3.STA Pada karyanya yang berjudul Layar Terkembang yang merupakan sebuah roman yang terpenting pada tahun (1936) dan yang tebit tahun tiga puluhan tersebut.
    Yang ingin di sampaikan STA atau maksud dari karya itu adalah STA mendukung emansipasi kaum wanita untuk melakukan hak-haknya dalam kebangkitan. Dan layar iu diungkapkan sebagai kata “wanita” dan Terkembang itu “merupakan usaha atau peranan wanita untuk terus bangkit dan berjuang untuk menjadi kaum yang terbaik.

    4.(4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?

    – Karena “Belenggu” itu menceritakan tentang sebuah perselingkuhan, dan yang lebih hebatnya roman tersebut menimbulkan pro-kontra. Pro tersebut yaitu menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani. Dan kontra nya tersebut : Sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan. Jadi dapat ditari kesimpulan bahwa roman tersebut punya cerita cinta yang berawal dari roman tersebut.
    Tapi, mengapa al itu menjadi hal yang kontroversial, karena saat itu pembicaraan mengenai perselingkuhan itu masih dianggap tabu, tidak sesuai dengan moral orang timur. Selain itu, bangsa ini bersikeras menganggap bahwa Bangsa Indonesia bersih dari perselingkuhan, sehingga orang – orang yang pro menyatakan bahwa ” Belenggu ” merupakan suatu karya yang berani untuk mengungkapkan bangkai yang telah disimpan rapat – rapat.

    5. Komentar saya tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam ” bah rindu atau nyanyi sunyi ” adalah

    – Dalam sajaknya tersebut menggambarkan hati seorang penyair kepada sang pujaan hatinya yang tidak merespon hatinya yang diungkapkan lewat perasaannya, sehingga ia merasa pasrah dan terlintas di pikirannya untuk mati saja.
    Dan karya -karyanya yang bertemakan ketuhanan dalam puisinya itu adalah Allah atau rasa cintanya kepada Allah, Begitu juga dengan “Buah Rindu” dan “Nyanyian Sunyi”, juga hubungannya kepada Tuhan dengan menyampaikan rasa rindunya dan cintanya kepada Allah.

    Mungkin menurut saya itu saja yang dapat saya tanggapi dan jelaskan. Selebihnya dan kekurangannya dari saya mohon ma’af sebesar-besarnya.
    Terima kasih.

  97. 1. Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?
    Jawab :
    Majalah Pujangga Baru lahir karena untuk memenuhi keinginan para pengarang/ penyair seperti Sutan Takdir Alisyahbana, Amir Hamzah, dan Armijn Pane, mereka bertigalah tokoh yang memprakarsai dalam terbitnya majalah Poejangga Baroe yang berguna sebagai wadah untuk menampung segala karya-karya sastra yang dihasilkan pada masa itu, yang kebanyakan berisi tentang kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum.
    2. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    Jawab :
    yang membedakan antara karya sastra pada masa Pujangga Baru dan karya sastra pada periode 1900-1933 yaitu penggunaan bahasa, pada masa sebelumnya bahasa melayu sangat kental dalam mempengaruhi hasil-hasil karya sastra sedangkan pada periode 1933-1942 sudah mulai menggunakan bahasa Indonesia meskipun masih ada pengaruh dari bahasa melayu. Dari segi tema, karya sastra pada masa sebelumnya lebih menonjolkan tentang kebudayaan lokal para pengarang pada masa itu, seperti kawin paksa.
    3). Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?
    Jawab :
    Dalam karyanya yang berjudul Layar Terkembang STA mengungkapkan tantang adanya gagasan tentang perjuangan kaum wanita. Roman Layar Terkembang menceritakan perjuangan wanita Indonesia beserta cita-citanya. Dua gadis bersaudara memiliki perangai yang berbeda. Maria adalah seorang dara yang lincah dan periang, sedang Tuti selalu serius dan aktif dalam kegiatan wanita.

    4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?
    Jawab :
    novel Belenggu karya Armijn Pane menceritakan tentang kehidupan rumah tangga yang tidak lagi harmonis. Penuh dengan kemisteriusan. Cerita yang disuguhkan mengandung nilai-nilai budaya, etika dan moral yang dapat mempengaruhi pembacanya. Penokohan juga sangat baik karena memberikan karakter-karakter yang pasti dan tidak berbelit-belit. Menggunakan setting budaya Jawa yang sangat khas di masa lalu. Kental dengan seni dan etikanya.
    5) Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Jawab :
    Puisi Amir Hamzah yang berjudul Buah rindu atau Nyanyi Sunyi berisi tentang kerinduan yang penuh dengan kesedihan. ia juga berusaha melawan rasa kepedihan yang amat sangat kepada orang yang ia sayangi. dalam pemilihan kata atau diksi pengarang banyak menggunakan kata-kata lama yang diambil dari berbagai bahasa seperti bahasa melayu, jawa, dan yang lainnya.

  98. Ass…………………….
    mengapa majalah poejangga Baroe lahir:
    1) Lahirnya majalah Poejangga Baroe (1933-1942 dan 1949-1953) pada tahun 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sultan Takdir Alisjahbana. Pada mulanya majalah itu berbunyi “majalah kesusatraan dan bahasa serta kebudayaan umum”, tetapi tahun 1935 berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan, dan soal masyarakat umum” dan sejak tahun 1936 berbunyi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.
    Majalah Poejangga Baroe berdiri karena mempunyai tujuan untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah dan menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu.

    2) Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya pada periode 1933-1942 berbeda dengan tema karya sastra periode sebelumnya. Pada periode ini, tema yang dikembangkan lebih bebas dan terbuka serta banyak menceritakan kehidupan nyata yang selama ini ditutupi dengan kesopanan.

    3) Satu diantara buku-buku Sultan Takdir Alisjahbana ada yang berjudul Layar Terkembang. Melalui Layar Terkembang (1936), Sultan Takdir Alisjahbana menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam pembangunan bangsa saat itu.juga menceritakan tentang perjuangan para wanita.

    4) Karya Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro dan kontra saat itu. Dikatakan pro karena karya ini dinilai sebagai hasil karya yang berani, sedangkan kontra karena dinilai sebagai sebuah karya cabul yang melukiskan kehidupan nyata sehari-hari yang selama ini ditutupi dalam bentuk kesopanan.
    Di dalam “Belenggu” Armijn Pane menceritakan seorang tokoh yang bernama dokter Sukartono yang tidak mendapatkan perhatian yang memuaskan dari istrinya dan kemudian bermain cinta dengan Yah, seorang pasien dr.Tono. Akhir cerita ini pun tidak jelas, karena ceritanya tidak selesai.

    5) sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi banyak bertemakan kerinduan. Sajak-sajak ini menggunakan bahasa Melayu dan bersifat rasional.

    Maaf pak saya ingin memperbaiki komentar saya yang kemarin,yang kemarin salah.
    Terimakasih
    Wassalam…..

  99. Assalamu’alaikum……………….

    1)Mengapa Majalah Poedjangga Baroe lahir?

    Majalah Poedjangga Baroe lahir pada tahun 1933 pendirinya adalah Armijn pane, Amirhamzah dan Sutan takdiralisjahbana. Majalah ini diperuntukan guna menampung segala tenaga yang selama itu bercerai-berai memuat hasil karyanya diberbagai surat kabar dan majah umum seperti dikataka dalam siaran tersebut.

    2)Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?

    Pada tema 1900-1933 masih banyak menggunakan bahasa belanda dan juga bahasa melayu dan bahasa daerah, serta adat istiadatnya sangat masih kental contohnya roman buah tangan marah rusli yang berjudul sitti nurbaya yang terbit pada tahun 1922 cerita merupakan kritikan terhadap berbagai keburukan adat guna berkenaan dengan perkawinan, sedangja pada priode 1933-1942 sudah banyak menggunakan bahasa indonesia walaupun masih ada sedikit bercampur bahasa melayunya.

    3). Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?

    Yang ingin diungkapkan STA dalam bukunya yangberjudul layar terkembang adalah tentang peranan seoang wanita yang jga bisa membela bangsa dan negaranya dan ingin menunjukan bahwa wanita juga bisa lebih di mata pria karena kisah itu mengisahkan tentang dua orang gadis yang bersaudara, tuti dan maria yang ingin membela kaumnya dimata pria dalam pentingnya pembangunan bangsa dalam menyampaikan pendapat-pendapat yang juga harus bisa dihargai dalam membangun bangsa.

    4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?

    Karya Armijn Pane mendapat reaksi yang hebat baik dari yang pro maupun kontra terhadapnya yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani dan yang kontra menyebutnya sebgai sebuah hasil karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang didind-dinding kesopanan.

    5) Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?

    Pada sajak-sajak bah rindu Amir hamzah menggambarkan kerinduan yang sangat mendalam dan kesedihan. Kesedihan itu yang menyebabkan rasa sunyi , pasrah diri.

    Trimakasih pak……………….

  100. Ass………….!!!

    1).Majalah Poejangga Baroe lahir pada periode 1933 yang didirikan oleh Armijn Pane ,Amir Hamzah dan Sultan Takdir Alisyabana.Majalah ini lahir dan diterbitkan untuk khusus majalah Kesastraan dan Bahasa sastra Kebudayaan Umum.Majalah ini merupakan suatu gebrakan baru untuk sejarah sastra waktu itu hasil -dari karya satra yang menggunakan bahasa Indonesia.

    2). Pada periode 1933-1942 ini Kesustraan sudah tidak terikat pada bahasa melayu dan adat istiadat saja, tetapi sudah lebih bebas lagi dalam mengembangkan karya sastranya. Tema yang diangkat tidak hanya sekitar kawin paksa.

    3). Beliau ingin menceritakan tentang perjuangan seorang wanita yang ingin mengangkat harkat dan martabat seorang wanita ,dan beliau ingin mengungkapkan bagaimana kita bebas sebagai wanita dan bagaimana cara seorang wanita yang ingin melepaskan diri dari belengguorang tuanya .

    4). Pada karya sastra Armijn Pane yang berjudul “Belenggu” menimbulkan pro dan kontra karena roman ini dianggap sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidipan yang nyata yang selama ini disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.

    5).dalam sajak Amir Hamzah tersebut menceritakan tentang kerinduan seseorang terhadap kekasihnya namun fikiran yang ingin diungkapkan dalam sajak tersebut mungkin bukan kerinduannya terhadap seseorang tetapi kerinduannya tehadap kemerdekaan tanah airnya.
    kata-kata yang diungkapkan sangat sulit untuk dipahami karena selain banyak terdapat bahasa melayu juga banyaknya kiasan-kiasan yang sulit untuk diberi makna.
    itu saja yang dapat saya tanggapi dari hasil yang saya baca.

    terima kasih…

  101. Poejangga Baroe
    1) Majalah Poejangga Baroe lahir pada tahun1933. Yang mendrikan majalah kesastraan dan bahasa serta budaya umum adalah Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sultan Takdir Alisyabana. pada tahun 1935 menjadi pembawa semangat dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum. Pada tahun 1936 terjadi pembahasaan yang berbunyi : Pembimbing semengat baru yang dinamais untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia. Majalah Poejangga Baroe lahir berkat pengorbanan sultan takdir alisyabana.

    2) Karya sastra yang terbit pada periode 1933-1942 yang berbeda adalah banyak menggunakan bahasa melayu dan bahasa belanda

    3) (1936) sebuah buku yang lahir karya Sultan Takdir Alisyabana menyampaikan pandangan tentang wanita dan kaum muda dalam pembangunan saat itu

    4)roman belenggu menimbulkan pro dan kontra karena karya Armijn pane ini mengangkat cerita tentang kebiasaan yang disembunyikan masyarakat tentang perselingkuhan. bagi pihak yang kontra karya ini dianggap kurang pantas untuk diceritakan karena melanggar norma kesantunan.tetapi bagi yang pro, hal ini dianggap karya yang berani membuka mata karena hal-hal yang seperti itu tidak perlu disembunyikan.

    5)tentang sajak-sajak karya Amir Hamzah didalam buah rindu atau nyanyian sunyi banyak bertemakan kerinduan,dan sajak ini menggunakan bahasa melayu yang bersifat rasional.

    cukup sekian paparan saya……

    terima kasih……………………………

  102. Ass….. Wr. Wb.

    1. Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?
    Jawab :

    Majalah Poejangga Baroe lahir dikarenakan untuk memenuhi berbagai keinginan para pengarang/penyair, yaitu sebagai wadah khusus untuk menampung hasil karya-karya sastra yang memuat kebudayaan dan kesastraan Indonesia pada masa itu.

    Karya sastra yang lahirnya pada tahun1933-1942 telah mengalami perubahan dari segi bahasa dan sebagai Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan dan kesastraan Indonesia itu sendiri.

    Majalah Poejangga Baroe berdiri karena memiliki tujuan yaiut bersedia untuk menampung semua hasil karya yang selama ini terpisah-pisah, tidak jelas tempat dan menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman, dan cendekiawan Indonesia pada masa itu.

    Majalah ini diterbitkan oleh Sutan takdir Alisyahbana, Amir Hamzah dan Armijn Pane pertama kali pada tahun 1933.

    2. Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    Jawab :

    Menurut saya, karya sastra pada periode 1933 – 1942 ( poedjangga baru ), menimbulkan semangat baru kesusastraan dan bagaimana cara untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia. Reaksi gerakan pujangga baru bukanlah hanya gerakan bahasa dan sastra belaka tetapi mengenai kebudayaan, pendidikan, serta pandangan hidup bermasyarakat yang terjadi menjadi polemik yang seru.

    Armijn Pane terkenal dengan roman “Belenggu” (1940) yang terbit pertama kali dalam majalah poedjangga baroe. Belenggu adalah sebuah roman yang menarik Karena yang dilukiskannya bukanlah gerak – gerik lahir tokoh – tokohnya, tetapi gerak – gerik batinnya. Sebelum menulis romannya itu, Armijn Pane banyak menulis cerpen, sajak, dan sandiwara. Gaya bahasa Armijn sangat bebas dari struktur bahasa melayu. Dalam karangan- karangannya ia pun lebih banyak melukiskan gerak kejiwaan tokoh –tokohnya daripada gerak lahirnya.

    Inilah terutama yang membedakan Armijn Pane dengan para pengarang sezamannya. Amir Hamzah dan J.E.Tatengkeng merupakan dua orang penyair yang dikenal sebagai penyair religius. Amir Hamzah (Islam) sedangkan J.E.Tatengkeng (Kristen). Keduanya tidak semata – mata menulis sajak tetapi juga menulis prosa, berupa esai, kritik maupun sketsa. Namun mereka lebih terkenal dalam sajak “Buah Rindu” dan “Nyanyi Sunyi”. Dalam sajak – sajaknya banyak mempergunakan kata – kata lama, yang diambil dari khazanah bahasa melayu dan kawi dan kata – kata yang dijemputnya dari bahasa daerah terutama bahasa melayu, jawa, dan sunda. Sajak – sajak Amir Hamzah kebanyakan bernada kerinduan, penuh ratap kesedihan yang menyebabkan timbulnya rasa sunyi, pasrah diri kepada Allah. J.E. Tatengkeng dalam sajak berjudul Rindu Dendam ialah salah satu buku J.E.Tatengkeng yang pernah terbit. Sebenarnya masih banyak lagi buah tangannya yang masih berserakan dalam berbagai majalah terutama dalam majalah poedjangga baru. Kecuali sajak , juga kritik – kritik dan esai –esainya penting karena sikapnya yang tegas dan jujur. Justru karena itulah buah tangannya menarik. Sajak – sajak asmara Hadi sebagian penuh romantik dan kesedihan karena ditinggal mati oleh kekasihnya yang pertama. Dan dalam sebagian sajaknya juga terasa semangat perjuangan yang penuh keyakinan. Ia bukan saja seorang yang yakin akan kemenangan apa yang diperjuangkannya, melainkan juga tabah serta riang dalam menempuh segala kesukaran yang dihadapinya. Sajak A.M.Thahir sajaknya cenderung kepada pelukisan kehidupan sehari – hari kaum buruh. Sajak M.R.Dajoli kebanyakan melukiskan para petani melarat dan akibat – akibat keburukan ijon di desa. Sajak – sajak Mohammad Zain kebanyakan melukiskan kegembiraan menghadapi alam. Kalau pada zaman balai pustaka cenderung tentang hikayat dan roman – roman. Pada zaman balai pustaka penulissajak yang paling terkjenal adalah Yamin dan Roestam Effendi. Kebanyakan sajak – sajak yamin berupa pujian – pijian terhadap tanah air dabn bahsa bundanya. M. Yamin banyak menulis drama yang berlatar belakang ken arok dan ken dedes. Penyair sezaman dengan Yamin yang juga sadar akan tugasnya untuk berjuang guna kemerdekaan bangsanya adalah Roestam Effendi. Roestam menulis dua buah buku yaitu”Bebasari” dan “Percikan Permenungan”.

    Meskipun mengalami kesulitan, berkat pengorbanan dan keuletan para pengarang majalah ini, kelahiran majalah Poejangga Baru yang banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksi terhadap pengarangnya. Keberaniannya menandakan bahasa Indonesia sekolah bahasa Melayu menimbulkan berbagai reaksi, sikap ini menimbulkan reaksi dari para tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa Melayu tinggi seperti H. Agus Salim (1884-1954) Sutan Moh. Zain (tahun1887), S.M Latif yang menggunakan nama samaran Linea Recta dan lain-lain.
    Dan yang membedakan karya sastra pada masa Pujangga Baru dan tema karya sastra pada periode sebelumnya yang paling mencolok, yaitu dalam penggunaan Bahasa ataupun strukturnya yang tidak lagi terikat oleh khazanah kesastraan Melayu Lama.

    3). Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?
    Jawab :

    Karena untuk menangani pertanggung jawaban wanita Indonesia yang telah merdeka.
    Apa yang ingin di ungkapkan STA dalam karya itu yaitu memperlihatkan adanya gagasan tentang para wanita yang berbeda dari novel-novel lainnya.
    Dan yang diceritakan dalam Layar Terkembang yaitu tentang wanita yang diwakili oleh tokoh Tuti. Tuti yang mempunyai kedudukan yang sangat berbeda dari tokoh wanita dalam novel-novel yang telah disebutkan di atas. la berjuang bukan hanya untuk dirinya, melainkan untuk kaumnya. Pendidikan yang dituntutnya digunakan sebagai bekal untuk perjuangan itu. Dalam novel ini juga ada perubahan sikap wanita yang sangat berbeda dengan sikap wanita dalam novel-novel sebelumnya, yaitu sikap Tuti yang pada awalnya memperjuangkan kedudukan kaum wanita dengan prinsip yang keras karena hanya berdasarkan pikirannya, tanpa menghiraukan perasaannya sebagai wanita.

    4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?
    Jawab :

    Karya yang ditolak oleh Balai Pustaka, merupakan rangkuman dari realita sosial dalam sebuah kehidupan di rumah tangga. Karya novel yang berjudul “Belenggu” itu, memaparkan kehidupan para tokohnya yang masing-masing terbelenggu oleh ke-egoisannya sendiri., sehingga tidak memunculkan sebuah kebahagiaan. Padahal, pada tiap-tiap Ijab Qabul, sering terlontar, bahwa setiap pasangan harus hidup rukun demi menciptakan kehidupan yang mawaddah dan warohmah.

    5) Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Jawab :

    Menurut pendapat saya terhadap puisi Amir Hamzah dalam Buah rindu atau Nyanyi Sunyi yaitu menimbulkan nada-nada kerinduan, penuh ratap kesedihan. Tetapi isi puisi dan nyanyian sunyi itu tidak hanya menimbulkan kesedihan, rasa sunyi dan pasrah diri tapi ia juga menekankan pada rasional. Bahkan pada puisi itu, ia banyak mempergunakan kata-kata lama yang diambilnya dari khasanah bahasa melayu dan kawi. Kata-kata yang dijemputnya dari bahasa daerah, terutama bahasa-bahasa Melayu, Jawa, Sunda.

  103. (1) Mengapa Majalah Poejangga Baroe lahir?
    Majalah Poejangga Baroe berisi tulisan-tulisan mengenai budaya dan sastra Indonesia. Semuanya itu adalah karya-karya orang Indonesia. Di sini tempat mereka menyalurkan karya mereka agar bisa dinikmati orang banyak. Karena itulah majalah ini disusun, sebagai tempat mempublikasikan karya-karya anak Indonesia, tempat menyalurkan hasrat berkarya mereka.

    (2) Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra periode sebelumnya?
    Tema periode sastra sebelumnya, yaitu periode 1900-1932 lebih banyak mengangkat tentang adat istiadat yang ganjil atau prokontra pada masyarakat zaman itu, contohnya kawin paksa dan perjodohan. Pada periode 1933-1942 memang masih ada karya yang mengangkat masalah adat istiadat itu tapi tidak mendominasi. Tema-tema pada periode ini lebih luas dan beragam.

    (3) Mengapa satu di antara buku-buku STA diberi judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu?
    Layar terkembang dapat diartikan kaum perempuan yang sudah keluar dari adat kolot dan berkembang pola pikirnya untuk maju.
    Dalam layar terkembang, STA mengemukakan pendapatnya tentang bagaimana tugas dan peran perempuan itu bagi kebangkitan bangsa. Kaum perempuan itu tidak hanya bisa mengurusi pekerjaan rumah tangga, tapi juga bisa mandiri dan membantu dalam upaya untuk kebangkitan Nusantara seperti lelaki. Bisa disebut emansipasi. Dalam buku ini STA mewakilkan pandangannya pada tokoh Tuti dan Maria.

    (4) Mengapa karya Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu?
    Dalam ‘Belenggu’, Armijn Pane dengan keberaniannya mengungkapkan sisi gelap realita kehidupan sosial pada masa itu, yaitu masalah perselingkuhan dan prostitusi yang dianggap tabu dan tidak pantas untuk dipublikasikan sehingga menimbulkan kontra. Sementara kelompok pro menganggap ini adalah karya yang berani.

    5) Apa komentar Anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyi Sunyi?
    Amir Hamzah dalam sajaknya itu sedang mengalami kerinduan hati yang dalam kepada kekasihnya dan ia sangat ingin bertemu dengannya. Ia sudah berusaha mencari kekasihnya itu tapi tetap tidak tahu keberadaannya dan akhirnya mereka tetap tidak bisa bertemu.

  104. Nama : Mika paramitha
    NIM : A1B108042

    1) Mengapa majalah Poejangga Baroe lahir ?
    Jawab :
    Majalah Poejangga Baroe didirikan pada tahun 1933 oleh Armijn Pane, Amir Hamzah, dan Sutan Takdir Alisyahbana. Pada mulanya majalah itu berbunyi “majalah kesusastraan dan bahasa serta kebudayaan umum”, tetapi sejak tahun 1935 berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum”dan sejak 1936 berubah pula menjadi “pembimbinh semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia”.
    Majalah Poejangga Baroe didirikan guna menampung segala tenaga yang selama itu bercerai berai memuatkan hasil-hasil karyanya di berbahgai surat kabar dan majalah umum. Majalah Poejangga baru menjadi tempat berkumpul kaum budayawan, seniman dan cendikiawan Indonesia pada masa itu.
    Ketika jepang masuk majalah Poejangga Baroe dilarang terbit, tetapi setelah Indonesia merdeka majalah ini diterbitkan kembali.

    2) Dari sisi tema karya sastra atau pokok persoalan yang dikemukakan dalam karya yang terbit pada periode 1933-1942 apa yang berbeda dibandingkan dengan tema karya sastra sebelumnya ?
    Jawab :
    Pada periode 1933-1942 telah banyak mengalami perubahan, periode ini lebih bebas dan terbuka dan lebih bercerita mengenai kehidupan sehari-hari. Tetapi pada periode sebelumnya lebih cenderung mengisahkan tentang adat-isitiadat dan kawin paksa.

    3) mengapa satu diantara buku-buku STA diebri judul Layar Terkembang, apa sesungguhnya yang ingin diungkapkan STA dalam karyanya itu ?
    Jawab :
    Layar Terkembang merupakan roman STA yang terpenting yang merupakan roman bertendensi. Lewat tokoh Tuti STA ingin menyampaikan pendapat-pendapat dan pandangan-pandangannya tentang peranan wanita dan kaum muda dalam kebangunan bangsa. Kaum wanita itu berkewajiban membela kedudukan kaumnya di mata laki-laki. Jangan sampai wanita dipandang rendah. Martabat antara wanita dan laki-laki itu adalah sama.

    4). Mengapa Armijn Pane yang berjudul Belenggu menimbulkan pro-kontra, apa sesungguhnya yang diceritakan Armijn dalam Belenggu ?
    Jawab :
    Belenggu ialah sebuah roman yang menarik karena dilukiskan bukanlah gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya, tetapi gerak-gerak batinnya. Tokoh utamanya ialah dokter Sukartono yang karena tidak mendapat perhatian yang memuaskan dari istrinya, lalu tergoda oleh Yah, seorang pasien. Tono dan tini hidup dalam ketakutan karena keduanya sebelum menikah telah melakukan hal-hal yang dianggap salah.
    Yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani, sedangkan yang kontra menyebutnya sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan di belakang dinding-dinding kesopanan.
    Namun dalam cerita ini Armijn tidak menyelesaikan bagaimana akhir ceritanya itu, ia membiarkan cerita ini didelesaikan oleh para pembaca sesuai dengan angan-angannya masing-masing.

    5). Apa komentar anda tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam Buah Rindu atau Nyanyian Sunyi ?
    Jawab :
    Dalam sajak-sajaknya Amir banyak mempergunakan kata-kata lama, yang diambilnya dari bahasa Melayu dan Kawi. Dan kata-kata yang dijemputnya dari bahasa daerah, terutama bahasa Melayu, Jawa dan Sunda. Isi sajak Amir Hamzah kebanyakan juga bernada kerinduan yang akhirnya menimbulkan kesedihan, namun ia juga menekankan pada rasional.

    Sekian komentar saya….
    Terima kasih………

  105. Nama : Iswahyuni
    NIM : A1B108028

    Yang dapat saya kemukakan
    1. Majalah poejangga baroe lahir karena pada tahun 1933, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan Takdir Ali Syahbana sukses mendirikan Majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaan umum dan pada tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan, seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum”. Kemudian tahun 1936 terjadi lagi pembahasan yaitu berbunyi “Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia.”
    Majalah ini terbit dengan setia meskipun bukan tanpa kesulitan berkat pengorbanan dan keuletan Sutan Takdir Alisahbana lahirlah majalah Poejangga Baru yang banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan.
    2. Perbandingan antara karya sastra yang terbit pada 1933-1942 dan karya sastra sebelumnya adalah karya sastra yang terbit sebelum tahun 1933-1942 dalam penerapan dan pemakaian Bahasa tidak lagi terikat oleh kesastraan melayu lama kemudian tema yang di pakai kebanyakan bercerita tentang keadaan dan penderitaan. Sedangkan Karya sastra 1933-1942 telah mengalami perubahan dari segi bahasa dan juga banyak menimbulkan gagasan baru dalam bidang kebudayaan.
    3. Satu diantara buku-buku STA diberi judul layar terkembang adalah karena novel Layar Tekembang disebut sebagai novel yang bercenderung bersikap mengagap. Kemudian Mungkin yang ingin diungkapkan STA pada buku yang berjudul layar terkembang adalah
    usaha untuk mengangkat harkat dan martabat seluruh kaum wanita dan memajukan bangsa/negara.
    4. Karya Armijn pane yang berjudul belenggu menimbulkan pro-kontra karena cerita tersebut dianggap terlalu berani karena Arminj pane tidak menyelesaikan ceritanya sehinga membiarkan para pembaca menyelesaikan bacaannya dengan pemikiran mereka sendiri kemudian roman tersebut juga menarik karena yang dilukiskan bukanlah gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya melainkan gerak-gerak batinnya.
    sedangkan bagi yang pro kemudian meanggap bahwa karya armijn pane sebagai karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan.
    5. Komentar tentang sajak-sajak Amir Hamzah dalam
    Karya buah rindu yang diciptakannya cenderung bersifat kerinduan dan juga penuh kesedihan terhadap seseorang|(adinda|) yang ingin dijumpainya. Kemudian penggunakan bahasa cenderung lebih banyak menggunakan bahasa Melayu.
    terima kasih..
    ass.wr.wb

  106. Nurfita Tri Astuti(A1B108220)

    Assalamu’alaikum Wr. Wb…..
    1. Lahirnya Majalah poejangga Baru di bentuk pada tahun 1933 oleh Amijn Pane, Amir Hamzah dan Sutan takdir Ali Syahbana berhasil mendirikan majalah kesastraan dan bahasa serta kebudayaanumum. Pada tahun 1935 berubah menjadi pembawa semangat baru dalam kesastraan seni, kebudayaan dan soal masyarakat umum. Mjalah Poejangga Baru yang banyak melontarkan gagasan-gagasan baru dalam bidang kebudayaan bukan berarti tidak menimbulkan reaksi keberaniannya menandakan bahasa Indonesia sekolah bahasa melayu meimbulkan berbagai reaksidari para tokoh bahasa yang erat berpegang kepada kemurnian bahasa Melayu tinggi seperti; H. Agus Salim(1884-1954), Sutan Moh. Zain (tahun 1887), S.M.Latif menggunakan nama samaran LineaRecta dan lain-lain.
    2. Karya sastra yang terbit pada priode 1933-1942 yang berbeda dari segi bahasanya pada priode 1933-1942 banyak menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Belanda sekarang banyak yang menggunakan bahasa Indonesia.
    3.Layar Berkembang merupakan roman Takdir yang penting yang terbit pada tahun tiga puluhan merupakan salah satu karya terpenting pula dari para punjangga baru sebagai penulis roman, Takdir dikenal sebagai penulisesai dan sebagai pembina Indonesia.
    4. Armijn Pane terkenal sebagai pengarang roman belenggu (1940). Roman ini mendapat reaksi yang hebat, baik yang pro maupun yang kontra. yang pro menyokongnya sebagai hasil sastra yang berani. Sedangkan yang kontra menyebut sebagai sebuah karya cabul yang terlalu banyak melukiskan kehidupan nyata yang selama itu disembunyikan dibelakang dinding-dinding kesopanan, Yang ingin diceritakan oleh Armijn Pane ialah sebuah roman yang menarik karena yang dilukiskan bukan gerak-gerak lahir tokoh-tokohnya melainnkan gerak-gerak batinnya.
    5.Amir hamzah dalam karya yang berjudul “Buah Rindu” banyak menggunakan bahasa Melayu serta kata-kata bahsa daerah banyak menekan rasional. Isinya bernada kerinduan.
    Wasssalm…..

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: